spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Festival Handep Lewu Dorong Wisata Budaya Kereng Bangkirai Berkelanjutan

Festival Handep Lewu menjadi bagian program PPK Ormawa UPR untuk mengembangkan wisata budaya berbasis potensi lokal, dengan kolaborasi mahasiswa dan masyarakat sebagai fondasi penguatan ekonomi berkelanjutan di Kereng Bangkirai.

Palangka Raya | EnterKal – Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini membuka Festival Handep Lewu di Dermaga Wisata Kereng Bangkirai, Minggu (16/8/2026). Festival tersebut menjadi bagian dari Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Universitas Palangka Raya (UPR) yang diarahkan pada pengembangan wisata budaya berbasis potensi lokal dan penguatan ekonomi berkelanjutan.

Program tersebut mengusung tema “Pengembangan Smart Cultural Tourism Berbasis Potensi Lokal untuk Mendukung Penguatan Ekonomi Berkelanjutan.” Konsep itu menempatkan mahasiswa dan masyarakat sebagai dua unsur yang saling melengkapi dalam pengembangan potensi wisata Kereng Bangkirai.

Mahasiswa Didorong Bawa Inovasi ke Pariwisata Lokal

Dalam sambutannya, Achmad Zaini mengapresiasi keterlibatan mahasiswa PPK Ormawa UPR dalam pengembangan pariwisata dan pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa tidak sebatas memenuhi kegiatan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga diharapkan menghasilkan gagasan dan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan Kota Palangka Raya.

“Kehadiran mahasiswa bukan sekadar mengabdi secara formalitas, melainkan membawa gagasan strategis yang sangat relevan dengan arah pembangunan kota kita, yaitu pengembangan smart cultural tourism berbasis potensi lokal untuk mendukung penguatan ekonomi berkelanjutan,” ujar Achmad Zaini.

Handep Lewu Jadi Dasar Kolaborasi

Zaini menilai semangat Handep Lewu, yang bermakna gotong royong dalam membangun kampung, perlu menjadi dasar pelaksanaan program di Kereng Bangkirai.

Mahasiswa diharapkan berkontribusi melalui pengetahuan, inovasi, dan kreativitas, sedangkan masyarakat memberikan pengalaman serta kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

“Mahasiswa hadir membawa inovasi dan pengetahuan, sementara masyarakat menyambutnya dengan kearifan serta pengalaman lokal. Sinergi inilah yang akan melahirkan kemandirian ekonomi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan bagi warga Kereng Bangkirai,” katanya.

Menurut Zaini, Pemerintah Kota Palangka Raya akan terus mendukung kolaborasi yang melibatkan generasi muda dan kalangan akademisi dalam pembangunan daerah.

Festival Diharapkan Tinggalkan Dampak Jangka Panjang

Zaini berharap program PPK Ormawa tidak berhenti setelah festival selesai. Ia ingin program tersebut menghasilkan kelompok masyarakat yang lebih berdaya sekaligus memperkuat daya tarik wisata Kereng Bangkirai.

“Kami berharap program ini tidak berhenti saat festival selesai, tetapi meninggalkan jejak sistemik, kelompok masyarakat yang berdaya, serta daya tarik wisata yang semakin berkelas,” tuturnya.

Harapan tersebut menempatkan keberlanjutan program sebagai salah satu tantangan utama, sehingga kegiatan mahasiswa tidak hanya menghasilkan acara, tetapi juga memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

UPR Perkuat Kolaborasi dengan Masyarakat

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UPR Wijanarka menjelaskan bahwa PPK Ormawa merupakan program kompetisi yang diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Mahasiswa yang terpilih menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat berdasarkan potensi dan kebutuhan daerah masing-masing.

Wijanarka menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Palangka Raya atas dukungan terhadap pelaksanaan PPK Ormawa. Menurutnya, kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, mahasiswa, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas program sekaligus memperkuat kontribusi mahasiswa terhadap pembangunan daerah.

Festival Handep Lewu di Kereng Bangkirai kemudian menjadi ruang untuk mempertemukan gagasan mahasiswa dengan potensi dan pengalaman masyarakat lokal, dengan tujuan mendorong pengembangan wisata yang tetap bertumpu pada budaya dan potensi setempat. (Red)

Manjawet Uwei di FBIM 2026, Anyaman Rotan Dayak Dirawat Generasi Baru

Tradisi anyaman rotan kembali dihidupkan melalui lomba budaya yang mempertemukan kreativitas, filosofi, dan identitas masyarakat Dayak

Bupati Heriyus Pimpin Jalan Sehat dan Aksi Bersih Sampah Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025

“Terkait sampah, jika tidak ditangani secara serius dan bersama-sama, maka dampaknya akan semakin luas terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat"

PP 28/2025: Langkah Pemerintah Bangun Ekosistem Digital yang Aman, Inklusif dan Berdaulat

PP 28/2025: Langkah Pemerintah Bangun Ekosistem Digital yang Aman,...

Menteri P2MI Bekali 332 CPMI ke Korea, Tekankan Disiplin dan Literasi Keuangan

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin memberikan pembekalan kepada 332 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dalam kegiatan Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) skema Government to Government (G to G) Korea Selatan.

Pemko Palangka Raya Alokasikan Rp25,8 Miliar untuk Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025

“Anggaran ini diarahkan untuk memastikan seluruh anak mendapatkan gizi yang baik, akses layanan kesehatan yang merata, serta dukungan lingkungan tumbuh kembang yang sehat"

PLN Operasikan GI Tempadung 150 kV, Dukung Pasokan Listrik Industri Smelter di Kaltim

“GI Tempadung adalah infrastruktur strategis dalam penguatan sistem transmisi di Kalimantan Timur. Keberhasilan proses energize ini menunjukkan komitmen PLN menjaga keandalan sistem dan memenuhi kebutuhan listrik pelanggan industri”

Meski Anggaran Turun, Fairid Pastikan ASN dan TPP Tetap Aman

“Meskipun kondisi keuangan daerah diprediksi menghadapi tekanan, tidak akan ada pengurangan jumlah pegawai maupun penghapusan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP)"

Harga Emas Antam Naik, Tembus Rp2,94 Juta per Gram

Mengutip laman Logam Mulia, harga emas Antam pecahan 1 gram tercatat di level Rp2.940.000, naik Rp20.000 dibandingkan harga pada Sabtu (7/2/2026) malam yang berada di Rp2.920.000 per gram.

Pemkot Palangka Raya Ajak Kurban Tanpa Sampah Plastik

Pemerintah Kota Palangka Raya mendorong pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah yang lebih ramah lingkungan melalui pengurangan penggunaan kantong plastik sekali pakai dalam distribusi daging kurban.

Fairid Janji Tindaklanjuti Rekomendasi BPK soal Pajak dan Retribusi Daerah

“Memang ada kekurangan bayar dari objek pajak. Sebenarnya Pemko sudah mulai melakukan pembenahan sambil berjalan"

Popular Articles