Palangka Raya | EnterKal – Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini membuka Festival Handep Lewu di Dermaga Wisata Kereng Bangkirai, Minggu (16/8/2026). Festival tersebut menjadi bagian dari Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Universitas Palangka Raya (UPR) yang diarahkan pada pengembangan wisata budaya berbasis potensi lokal dan penguatan ekonomi berkelanjutan.
Program tersebut mengusung tema “Pengembangan Smart Cultural Tourism Berbasis Potensi Lokal untuk Mendukung Penguatan Ekonomi Berkelanjutan.” Konsep itu menempatkan mahasiswa dan masyarakat sebagai dua unsur yang saling melengkapi dalam pengembangan potensi wisata Kereng Bangkirai.
Mahasiswa Didorong Bawa Inovasi ke Pariwisata Lokal
Dalam sambutannya, Achmad Zaini mengapresiasi keterlibatan mahasiswa PPK Ormawa UPR dalam pengembangan pariwisata dan pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa tidak sebatas memenuhi kegiatan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga diharapkan menghasilkan gagasan dan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan Kota Palangka Raya.
“Kehadiran mahasiswa bukan sekadar mengabdi secara formalitas, melainkan membawa gagasan strategis yang sangat relevan dengan arah pembangunan kota kita, yaitu pengembangan smart cultural tourism berbasis potensi lokal untuk mendukung penguatan ekonomi berkelanjutan,” ujar Achmad Zaini.
Handep Lewu Jadi Dasar Kolaborasi
Zaini menilai semangat Handep Lewu, yang bermakna gotong royong dalam membangun kampung, perlu menjadi dasar pelaksanaan program di Kereng Bangkirai.
Mahasiswa diharapkan berkontribusi melalui pengetahuan, inovasi, dan kreativitas, sedangkan masyarakat memberikan pengalaman serta kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
“Mahasiswa hadir membawa inovasi dan pengetahuan, sementara masyarakat menyambutnya dengan kearifan serta pengalaman lokal. Sinergi inilah yang akan melahirkan kemandirian ekonomi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan bagi warga Kereng Bangkirai,” katanya.
Menurut Zaini, Pemerintah Kota Palangka Raya akan terus mendukung kolaborasi yang melibatkan generasi muda dan kalangan akademisi dalam pembangunan daerah.
Festival Diharapkan Tinggalkan Dampak Jangka Panjang
Zaini berharap program PPK Ormawa tidak berhenti setelah festival selesai. Ia ingin program tersebut menghasilkan kelompok masyarakat yang lebih berdaya sekaligus memperkuat daya tarik wisata Kereng Bangkirai.
“Kami berharap program ini tidak berhenti saat festival selesai, tetapi meninggalkan jejak sistemik, kelompok masyarakat yang berdaya, serta daya tarik wisata yang semakin berkelas,” tuturnya.
Harapan tersebut menempatkan keberlanjutan program sebagai salah satu tantangan utama, sehingga kegiatan mahasiswa tidak hanya menghasilkan acara, tetapi juga memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
UPR Perkuat Kolaborasi dengan Masyarakat
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UPR Wijanarka menjelaskan bahwa PPK Ormawa merupakan program kompetisi yang diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Mahasiswa yang terpilih menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat berdasarkan potensi dan kebutuhan daerah masing-masing.
Wijanarka menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Palangka Raya atas dukungan terhadap pelaksanaan PPK Ormawa. Menurutnya, kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, mahasiswa, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas program sekaligus memperkuat kontribusi mahasiswa terhadap pembangunan daerah.
Festival Handep Lewu di Kereng Bangkirai kemudian menjadi ruang untuk mempertemukan gagasan mahasiswa dengan potensi dan pengalaman masyarakat lokal, dengan tujuan mendorong pengembangan wisata yang tetap bertumpu pada budaya dan potensi setempat. (Red)





