spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Pemprov Kaltim Jelaskan Protokol Duduk Sultan saat Kunjungan Presiden

Balikpapan | EnterKal — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberikan penjelasan terkait viralnya pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mempertanyakan posisi duduk Sultan Kutai Kertanegara ing Martadipura Aji Muhammad Arifin yang berada di barisan belakang saat peresmian proyek kilang Refinery Development Master Plan(RDMP) di Balikpapan, Senin (12/1/2026).

Dalam momen tersebut, Presiden Prabowo secara langsung meminta Sultan untuk maju dan duduk di barisan depan sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh adat setempat. Peristiwa ini kemudian menjadi perhatian publik di media sosial.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Syarifah Alawiyah, menegaskan bahwa seluruh pengaturan teknis acara, termasuk penempatan tempat duduk dan sistem pengamanan, sepenuhnya menjadi kewenangan protokoler Istana Kepresidenan dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

“Pengaturan tempat duduk dan penjagaan acara saat itu sepenuhnya wewenang protokoler Istana dan Paspampres. Protokol kami bahkan hampir tidak diperbolehkan masuk ke area utama,” ujar Syarifah saat dihubungi melalui telepon, Rabu (14/1/2026).

Ia menjelaskan, setelah melalui proses koordinasi dan negosiasi, petugas protokoler Pemprov Kaltim baru diperkenankan mendampingi, itupun dengan ruang gerak yang terbatas.

“Setelah diizinkan mendampingi, tugas kami hanya mengatur dan mengarahkan Gubernur dan Wakil Gubernur ke tempat duduk yang sudah disiapkan. Sepenuhnya kewenangan tetap berada di protokol Istana. Staf humas pun tidak diperbolehkan masuk saat itu,” ujarnya.

Syarifah juga mengakui minimnya informasi yang diterima pemerintah daerah terkait teknis pelaksanaan kunjungan kerja Presiden RI ke Balikpapan. Menurutnya, rapat koordinasi wilayah yang seharusnya membahas teknis acara batal dilaksanakan karena protokol Istana tidak hadir.

“Yang terlaksana hanya rapat pengamanan. Akibatnya, kami tidak mendapatkan informasi lengkap mengenai daftar tamu undangan yang hadir,” terangnya.

Bahkan, lanjut Syarifah, kepastian kehadiran Presiden Prabowo baru diketahui menjelang hari pelaksanaan acara.

“Pada saat itu, kepastian Presiden hadir atau tidak masih belum jelas. Jadi kami benar-benar tidak mengetahui secara detail siapa saja tamu yang diundang,” katanya.

Meski demikian, Syarifah menilai secara aturan keprotokoleran, penempatan posisi duduk Sultan tidak menyalahi ketentuan.

“Secara prinsip protokoler, penempatan tersebut tidak salah. Tata letak lokasi acara memanjang ke belakang, bukan melebar ke samping. Gubernur, Wakil Gubernur, serta anggota DPR RI ditempatkan di barisan kedua karena kedudukannya lebih tinggi secara struktural. Sementara Sultan dalam ketentuan undang-undang dikategorikan sebagai tokoh masyarakat,” jelasnya.

Namun demikian, Syarifah menegaskan bahwa sikap Presiden Prabowo yang meminta Sultan duduk di barisan depan merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai adat dan kearifan lokal yang patut dihargai. (Red)

DLH Palangka Raya Ingatkan Pengelolaan Limbah Program MBG

Selain memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis diharapkan menerapkan pengelolaan limbah yang baik agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.

Pemko Palangka Raya Salurkan 4.935 Paket Sembako Lewat Operasi Pasar Murah

Sebanyak 4.935 paket sembako disiapkan untuk warga di delapan kelurahan sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Mukhtarudin Hadiri Rapat Perdana Satgas Percepatan Ekonomi Nasional

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, menghadiri rapat koordinasi perdana Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Pertumbuhan Ekonomi yang digelar di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026).

DPKUKMP Palangka Raya Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan

“Koperasi menjadi pondasi utama karena dibangun atas semangat kebersamaan dan gotong royong”

Achmad Zaini: Data Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Palangka Raya

Wakil Wali Kota Palangka Raya menegaskan data Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan, sekaligus referensi bagi investor dalam membaca potensi ekonomi daerah.

Bereng Bengkel Wakili Kalteng di Lomba Desa Pangan Aman Nasional 2026

Kelurahan Bereng Bengkel mengandalkan inovasi pengawasan pangan berbasis masyarakat dan integrasi program kesehatan serta ketahanan pangan

Polresta Palangka Raya Sediakan Layanan Penitipan Kendaraan Gratis bagi Warga Mudik Lebaran 2026

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menyediakan layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik pada momen Idulfitri 2026.

BKAD Sosialisasikan Analisis Standar Belanja untuk Tingkatkan Efisiensi Anggaran

Pemerintah Kota Palangka Raya mendorong peningkatan kualitas perencanaan dan penganggaran daerah melalui penerapan Analisis Standar Belanja (ASB) sebagai instrumen untuk memastikan setiap program dan kegiatan disusun secara rasional, terukur, dan akuntabel.

Doa Lintas Agama Tutup 2025, Pemkot Palangka Raya Sambut 2026

“Acara doa bersama ini menjadi momentum refleksi akhir tahun sekaligus ungkapan syukur atas perjalanan pembangunan dan kehidupan bermasyarakat sepanjang 2025”

Bupati Pulang Pisau Tinjau Progres Pembangunan Lewu Bahalap di Kahayan Hilir

“Kami ingin memastikan pembangunan Lewu Bahalap ini tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga berkualitas dan membawa manfaat langsung bagi masyarakat. Lewu Bahalap adalah simbol kearifan lokal yang harus kita jaga dan kembangkan bersama”

Popular Articles