spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Pemko Palangka Raya Perkuat Kolaborasi Antarkota di Rakernas XVIII APEKSI

Keikutsertaan Pemerintah Kota Palangka Raya dalam Rakernas XVIII APEKSI dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi antarpemerintah kota, memperluas jejaring kerja sama, dan mendorong inovasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Medan | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya memperkuat komitmen membangun kolaborasi antardaerah melalui keikutsertaan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Medan. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperluas jejaring kerja sama, berbagi inovasi, serta memperkuat sinergi antarpemerintah kota dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Palangka Raya, Merty Achmad Zaini, pada Gala Dinner Rakernas XVIII APEKSI sekaligus penutupan Gelar Melayu Serumpun (GEMES) di Lapangan Merdeka, Medan, Selasa (30/6/2026).

Kolaborasi Jadi Fokus Rakernas

Rakernas XVIII APEKSI yang berlangsung pada 28 Juni–4 Juli 2026 mengusung tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat”.

Forum tersebut menjadi wadah strategis bagi pemerintah kota di seluruh Indonesia untuk memperkuat koordinasi, bertukar pengalaman, serta membangun kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan perkotaan.

Bagi Pemerintah Kota Palangka Raya, keikutsertaan dalam Rakernas menjadi bagian dari upaya memperluas kerja sama antardaerah guna mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.

Budaya Jadi Fondasi Pembangunan

Dalam sambutannya, Wali Kota Medan, Rico Waas, menegaskan bahwa budaya memiliki peran penting dalam membangun karakter daerah sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, nilai-nilai luhur budaya Melayu seperti kehormatan, kesantunan, tanggung jawab, dan kearifan perlu terus dijaga sebagai bagian dari fondasi pembangunan.

“Gelar Melayu Serumpun menjadi simbol kebersamaan yang mempertemukan warisan budaya dalam semangat persatuan. Sejalan dengan semangat APEKSI, kebersamaan menjadi kunci mewujudkan kota yang maju, tangguh, dan berdaya saing,” ujarnya.

Rico berharap seluruh rangkaian Rakernas XVIII APEKSI mampu melahirkan berbagai gagasan, inovasi, dan kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan kota-kota di Indonesia.

Perluas Jejaring Kerja Sama

Pemerintah Kota Palangka Raya memandang forum APEKSI sebagai ruang strategis untuk memperkuat hubungan antarpemerintah kota sekaligus mengembangkan berbagai inovasi pelayanan publik.

Melalui jejaring tersebut, pemerintah daerah diharapkan mampu saling berbagi praktik terbaik (best practices), memperkuat kolaborasi pembangunan, serta menghadirkan kebijakan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Keikutsertaan dalam Rakernas XVIII APEKSI juga menjadi bagian dari komitmen Pemko Palangka Raya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Forum Rakernas XVIII APEKSI diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi dan kerja sama konkret yang mampu memperkuat pembangunan kota di Indonesia. Bagi Pemerintah Kota Palangka Raya, momentum tersebut menjadi peluang untuk memperluas kolaborasi, meningkatkan inovasi pelayanan publik, serta mempercepat terwujudnya kota yang tangguh, kompetitif, dan berkelanjutan. (Red)

Wali Kota Palangka Raya Terima Audiensi Pedagang TVRI dan Sapma Pemuda Pancasila Kalteng

“Kami sangat mengapresiasi langkah positif ini. Pemerintah Kota terus berupaya menata aktivitas perdagangan agar tetap memberi ruang bagi pelaku usaha, sekaligus menjaga ketertiban dan estetika kota”

Lonjakan Jemaah Haul Guru Sekumpul Diproyeksikan Capai 6 Juta Orang

“Prediksi sementara menunjukkan adanya potensi kenaikan sekitar 46,84 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ini masih gambaran awal dan belum merupakan rilis resmi BPS”

Disnaker Palangka Raya Perkuat Pengembangan SDM melalui Pelatihan dan Sertifikasi Nasional

Pelatihan vokasi berbasis kompetensi disiapkan untuk meningkatkan keterampilan pencari kerja, memperkuat daya saing tenaga kerja lokal, serta menjawab kebutuhan dunia usaha dan dunia industri yang terus berkembang.

Pemkot Palangka Raya Dorong Pengembangan Produk Lokal Berbasis Potensi Daerah

“Pengembangan produk anyaman rotan dapat menjadi salah satu produk unggulan khas Kota Palangka Raya yang mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat. Untuk itu, perlu langkah konkret membangun identitas atau branding bagi rotan khas Palangka Raya agar lebih dikenal dan memiliki daya saing di pasar”

Ketua Komisi II DPRD Kalteng Soroti Banyak Kendaraan Pelat Non-KH, Dorong Optimalisasi PAD

“Banyak kendaraan yang beroperasi di wilayah Kalimantan Tengah, tetapi menggunakan pelat nomor luar daerah, seperti B, DA, atau KT. Hal ini tentu saja merugikan daerah karena potensi pajaknya tidak masuk ke PAD Kalteng.

Rapat Koordinasi KHBS, Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Lintas Sektor dan Skema Penyaluran 300 Ribu KPM

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat konsolidasi lintas sektor dalam implementasi Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Langkah tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Unsur Pendukung KHBS yang dipimpin Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, mewakili Gubernur Agustiar Sabran, di Istana Isen Mulang, Kamis (26/2/2026).

Panen Raya Opla di Pulang Pisau, Pemprov Kalteng Perkuat Posisi sebagai Lumbung Pangan Nasional

“Pembangunan sektor pertanian, termasuk peternakan dan perikanan, menjadi salah satu fokus Bapak Gubernur Kalimantan Tengah”

Pemkot Balikpapan Siapkan Revitalisasi Pasar Kebun Sayur Senilai Rp80 Miliar

“DED (Detail Engineering Design) untuk Pasar Induk memang sudah kita coba buat. Tapi untuk saat ini, yang kita prioritaskan adalah Pasar Kebun Sayur”

KemenP2MI dan Kemenlu Teken MoU Perkuat Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

“Hari ini kami menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Luar Negeri terkait pelayanan dan pelindungan terhadap pekerja migran Indonesia. Nota kesepahaman ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir melindungi para pahlawan devisa”

Pemkab Seruyan Serahkan LKPD 2025 ke BPK Kalteng Tepat Waktu

Pemerintah Kabupaten Seruyan menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 yang belum diaudit kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (31/3/2026).

Popular Articles