spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Kasus Internet Starlink Mentawai, Komdigi Siapkan Solusi Perizinan

Komdigi menghormati proses hukum warga Sikakap yang menyediakan internet berbasis Starlink, sembari mencari jalan agar layanan tersebut dapat memenuhi ketentuan perizinan.

Solo | EnterKal – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mendorong pendekatan pembinaan untuk menyelesaikan persoalan layanan internet berbasis Starlink yang disediakan Yogi Gilang Arya Setia (39), warga Mentawai yang sedang menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Padang.

Meutya menegaskan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak akan melakukan intervensi. Namun, pemerintah melihat adanya kebutuhan konektivitas masyarakat di Desa Sikakap yang perlu dipertimbangkan bersamaan dengan aspek perizinan.

“Tanpa mengurangi rasa hormat terhadap proses hukum yang sedang berjalan, kita juga tidak ingin melakukan intervensi. Ini bukan bagian dari intervensi. Namun demikian, dari Komdigi kami melihat ada dua sisi. Yang pertama, seseorang yang melakukan layanan internet memang perlu memiliki izin. Tetapi sisi yang kedua, di Desa Sikakap, Mentawai, memang ada kebutuhan masyarakat terhadap layanan internet yang kualitasnya lebih baik,” kata Meutya di Solo, Jawa Tengah, Selasa (25/8/2026).

Kebutuhan Internet dan Persoalan Perizinan

Meutya menjelaskan, wilayah Sikakap memang telah terjangkau jaringan 4G. Namun, infrastruktur pendukung seperti jaringan serat optik atau fiber optic belum tersedia.

Selain itu, layanan 4G di wilayah tersebut masih bergantung pada satu operator. Kondisi tersebut membuat kualitas dan pilihan layanan internet masyarakat berbeda dibandingkan wilayah yang memiliki infrastruktur lebih lengkap.

“Kalau kita bicara coverage 4G, memang sudah ter-cover, tetapi yang belum ada adalah fiber optic. Jadi layanannya masih sulit dan kualitasnya juga berbeda dengan daerah lain. Operator 4G pun hanya satu, artinya mungkin secara layanan masyarakat masih bergantung pada satu operator. Sehingga ini tidak bisa kita pisahkan. Ada kebutuhan masyarakat untuk internet yang kualitasnya lebih bagus, di sisi lain ada kegiatan yang belum memiliki izin,” ujarnya.

Menurut Meutya, kebutuhan konektivitas masyarakat dan kewajiban memenuhi perizinan perlu dilihat secara bersamaan.

Karena itu, Komdigi memilih pendekatan solutif melalui pembinaan terhadap masyarakat yang memiliki itikad menghadirkan layanan internet.

“Kalau kami di Komdigi, kami tidak pernah melihat ini menjadi satu bagian tersendiri. Sehingga yang kita lakukan adalah langkah-langkah solutif untuk melakukan pembinaan. Jadi, ketika ada masyarakat yang punya itikad baik membantu menghadirkan konektivitas, kita ingin mencari jalan agar kegiatan itu bisa menjadi legal dan berizin,” kata Meutya.

Komdigi Buka Opsi Legalitas Layanan

Meutya mengatakan pendekatan pembinaan sejalan dengan upaya mengedepankan langkah korektif sebelum penggunaan instrumen pidana. Namun, proses hukum yang sedang berlangsung tetap berjalan sesuai kewenangan.

“Menurut hemat kami, semangat KUHAP yang baru juga harusnya mengedepankan langkah-langkah pembinaan, dan langkah hukum pidana adalah solusi terakhir. Jadi, itu yang biasa kita lakukan. Di beberapa daerah lain juga ada kasus seperti ini, tetapi biasanya ketika Komdigi menemukan melalui pengawasan yang kami lakukan, kita lakukan pembinaan,” ujarnya.

Pembinaan dapat dilakukan dengan membantu masyarakat atau pelaku usaha memenuhi aspek perizinan. Komdigi juga membuka kemungkinan menghubungkan layanan tersebut dengan penyelenggara jasa internet atau ISP yang telah memiliki izin.

“Caranya bagaimana? Bisa jadi mereka kita bantu membuat izin. Bukan dipidana, tetapi dibantu membuat izin. Atau kita bantu juga untuk dikoneksikan atau diperbantukan dengan ISP-ISP yang sudah mendapat izin di daerah tersebut, sehingga dia menjadi bagian dari ekosistem atau reseller dari ISP tersebut,” jelas Meutya.

Ia kembali menegaskan bahwa langkah tersebut tidak dimaksudkan untuk memengaruhi proses hukum terhadap warga Sikakap.

“Sekali lagi, tanpa mengurangi rasa hormat terhadap proses hukum yang berlaku, kita ingin ada pendekatan-pendekatan atau solusi yang bisa dilakukan terhadap warga di Desa Sikakap yang punya itikad baik untuk konektivitas di sana. Kita ingin membantu agar kegiatan tersebut menjadi legal atau berizin,” ujar Meutya.

Komdigi Siapkan Perluasan Internet di Daerah Terpencil

Di luar persoalan Sikakap, Meutya mengatakan secara umum seluruh desa di Indonesia telah memiliki koneksi 4G. Namun, belum seluruh wilayah memiliki jaringan fiber optic yang mendukung layanan internet berkecepatan lebih baik.

Pemerintah juga telah melelang frekuensi 1,4 GHz untuk penetrasi layanan internet ke rumah tangga melalui teknologi Fixed Wireless Access (FWA).

“Yang kita lakukan kemarin juga kita sudah melelang frekuensi 1,4 GHz ya, untuk melakukan penetrasi ke rumah tangga melalui teknologi Fixed Wireless Access. Mereka yang menang lelang ini kita wajibkan untuk membangun di wilayah-wilayah terpencil,” kata Menkomdigi Meutya Hafid.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya menyasar Kepulauan Mentawai. Masukan dari daerah lain yang membutuhkan konektivitas juga dapat menjadi bagian dari pengembangan program tersebut.

“Mudah-mudahan ini solusinya. Tentunya perlu waktu untuk membangun, tapi solusi dalam setahun itu mudah-mudahan bisa terasa di wilayah-wilayah yang saat ini memang belum memiliki layanan internet yang baik,” ujar Meutya.

Inovasi Masyarakat Tetap Perlu Memenuhi Aturan

Meutya mengakui perkembangan teknologi informasi mendorong munculnya berbagai inovasi dan kreativitas masyarakat, termasuk upaya menghadirkan konektivitas di wilayah yang belum mendapatkan layanan internet secara optimal.

“Jadi di lapangan mungkin saja ada kejadian-kejadian inovasi dan kreativitas dalam rangka membantu masyarakat,” katanya.

Namun, ia mengingatkan agar setiap layanan atau inovasi di bidang telekomunikasi tetap memenuhi ketentuan perizinan.

Meutya menegaskan Komdigi terbuka membantu masyarakat agar inovasi yang telah berjalan dapat masuk ke dalam ekosistem layanan telekomunikasi yang legal dan berizin. (Red)

Indonesia Siapkan Roadmap AI 2026–2029 dan Regulasi Berbasis Risiko

Menkomdigi Meutya Hafid mendorong Meaningful AI yang terukur dampaknya, dari produktivitas dan layanan publik hingga inklusi, daya saing, serta ketahanan masyarakat.

Kabut Asap Memburuk, Pemko Palangka Raya Gelar Doa Bersama

Doa bersama digelar saat karhutla dan kabut asap kembali memburuk, bersamaan dengan penguatan penanganan pemerintah terhadap dampaknya bagi masyarakat.

Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Pergantian Menteri Keuangan menjadi yang kedua dalam pemerintahan Prabowo setelah Suahasil Nazara, yang lama berkarier di Kementerian Keuangan dan pernah menjadi Wakil Menteri Keuangan, kembali dipercaya memimpin kebijakan fiskal nasional.

Irma Suryani Apresiasi Respons Cepat Menteri P2MI Mukhtarudin Tangani Kasus Pekerja Migran

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago mengapresiasi respons cepat Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dalam menangani berbagai kasus pekerja migran, sekaligus menilai koordinasi antara DPR dan kementerian berjalan efektif.

Bamsoet: Pemerintahan Prabowo Tutup 2025 dengan Fondasi Kepemimpinan Kuat

“Tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo menjadi fase penting konsolidasi nasional. Pemerintah tidak bermain aman, tetapi berani memilih kebijakan strategis untuk jangka panjang"

Pulau Kharg Jadi Sorotan Usai Serangan AS, Terminal Ekspor 90 Persen Minyak Iran

Pulau Kharg di Teluk Persia menjadi sorotan internasional setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap sejumlah fasilitas militer di wilayah tersebut. Pulau kecil yang terletak sekitar 24 kilometer dari daratan utama Iran itu memiliki nilai strategis tinggi karena menjadi pusat ekspor minyak utama negara tersebut.

PWI Barsel Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Humas OPD

“Pelatihan ini sangat baik dan positif. Saya berharap para humas OPD dapat memahami perbedaan antara produk jurnalistik dan media sosial, serta mampu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan sesuai dengan kaidah jurnalistik”

Pemkab Lamandau Salurkan Seragam Sekolah Gratis dan Hibah Pendidikan untuk Tingkatkan Kualitas Belajar

“Pendidikan adalah prioritas utama dalam visi dan misi kami. Kami ingin anak-anak belajar dengan semangat, tanpa kendala biaya"

Pemkab Mura Gelar Upacara Hari Pahlawan 2025

“Ada tiga hal yang dapat kita teladani dari para pahlawan bangsa: pertama kesabaran para pahlawan, kedua semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, dan ketiga pandangan jauh ke depan"

Kucing Liar Khas Kalbar Jadi Target Penyelundupan, Karantina Perketat Pengawasan PLBN

“Untuk di Pontianak ini yang banyak diselundupkan jenis burung, tanduk rusa di bandara, kura-kura bintang berbagai jenis, serta trenggiling”

Popular Articles