spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Mukhtarudin Hadiri Peluncuran Buku 50 Tahun Bahlil Lahadalia di Jakarta

Peluncuran buku 10 Karya Nyata untuk Negeri menjadi ruang refleksi tentang kepemimpinan, kerja nyata, dan nilai kebajikan yang relevan dengan pengabdian pemerintah kepada masyarakat.

Jakarta | EnterKal – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menghadiri peluncuran dan bedah buku “10 Karya Nyata untuk Negeri, Setengah Abad Bahlil Lahadalia” di The Ballroom at Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (7/8/2026). Kehadiran Mukhtarudin menjadi bagian dari dukungan terhadap karya yang mendokumentasikan perjalanan pengabdian dan kepemimpinan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

Mukhtarudin menilai buku tersebut tidak hanya menjadi catatan perjalanan, tetapi juga dapat menjadi warisan gagasan dan inspirasi bagi generasi berikutnya.

“Peluncuran buku ini bukan hanya merayakan perjalanan pengabdian Bapak Bahlil Lahadalia, tetapi juga mengajak kita meneladani bahwa kepemimpinan dibangun melalui kerja keras, ketekunan, integritas, dan keberanian menghadapi setiap tantangan demi kepentingan rakyat,” tutur Menteri Mukhtarudin.

Kepemimpinan Harus Berpijak pada Kebajikan

Peluncuran buku tersebut turut dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, pejabat tinggi negara, tokoh politik, akademisi, pelaku usaha, serta berbagai elemen masyarakat.

Selain peluncuran buku, kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi mengenai kepemimpinan, kebijakan strategis, dan pembangunan ekonomi nasional.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan bahwa keberanian saja tidak cukup untuk membentuk seorang pemimpin. Menurutnya, keberanian harus disertai kebajikan, kearifan, dan empati agar kepemimpinan tidak justru merugikan masyarakat.

“Berani tanpa kebajikan akan muncul sebagai pemimpin, tetapi mungkin pemimpin yang tidak hati-hati, pemimpin yang tidak arif, pemimpin yang ujungnya membahayakan yang dipimpin,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga menyoroti peran tantangan dan kesulitan dalam membentuk karakter seorang pemimpin. Menurutnya, proses menghadapi berbagai hambatan menjadi bagian penting dalam menempa kepemimpinan.

“Kondisi yang memberatkan, kondisi rintangan, kondisi hambatan justru kondisi-kondisi ini yang membesarkan seorang pemimpin. Orang yang tidak menghadapi hambatan, tidak menghadapi kesulitan, tidak mengalami penderitaan, kemungkinan besar tidak akan menjadi seorang pemimpin,” tegas Presiden Prabowo.

Mukhtarudin Kaitkan Pesan Kepemimpinan dengan Pengabdian

Bagi Mukhtarudin, pesan Presiden Prabowo tersebut menjadi pengingat bahwa kepemimpinan pemerintahan harus diwujudkan melalui kerja nyata, kolaborasi, serta keberpihakan kepada masyarakat.

“Pesan Presiden Prabowo mengingatkan kita bahwa keberanian harus berjalan berdampingan dengan kebajikan dan empati. Nilai-nilai itulah yang harus menjadi fondasi setiap pemimpin dalam mengabdi kepada bangsa dan negara,” tandas Menteri Mukhtarudin.

Mukhtarudin menilai nilai-nilai kepemimpinan yang disampaikan Presiden Prabowo, bersamaan dengan semangat pengabdian yang diangkat dalam buku “10 Karya Nyata untuk Negeri, Setengah Abad Bahlil Lahadalia”, dapat menjadi motivasi bagi Kementerian P2MI dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, semangat tersebut relevan dengan agenda Kementerian P2MI dalam menghadirkan pelindungan yang lebih baik bagi Pekerja Migran Indonesia.

“Pelayanan yang semakin profesional, serta membuka lebih banyak peluang bagi pekerja migran Indonesia agar dapat berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara,” pungkas Menteri Mukhtarudin.

Sinergi Pemerintah dalam Agenda Pembangunan

Di sela-sela acara, Mukhtarudin juga tampak bersalaman dan berbincang dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Pertemuan tersebut mencerminkan interaksi dan sinergi antarkementerian dan lembaga dalam mendukung agenda pembangunan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Kehadiran para pejabat negara dan berbagai elemen masyarakat dalam peluncuran buku tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa gagasan mengenai kepemimpinan dan pengabdian terus menjadi bagian penting dalam diskursus pembangunan nasional.

Bagi Kementerian P2MI, nilai kerja keras, integritas, keberanian, kebajikan, dan empati menjadi prinsip yang dapat diterjemahkan dalam penguatan pelayanan serta perluasan kesempatan bagi Pekerja Migran Indonesia untuk berkontribusi terhadap pembangunan nasional. (Red)

Menteri P2MI Ucapkan Selamat Milad ke-79 HMI

“HMI memiliki sejarah panjang dalam mencetak pemikir dan pemimpin bangsa yang mampu menjaga keseimbangan antara nilai keislaman dan keindonesiaan”

Dishut Kalsel Rencanakan Penanaman Mangrove di Desa Sabuhur Kabupaten Tanah Laut

Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan survei...

Gubernur Agustiar Sabran Tebar 4.500 Benih Ikan di Danau Sanggu Barito Selatan

“Melalui restocking atau pelepasliaran benih ikan Jelawat dan Gurame di Danau Sanggu, diharapkan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha perikanan tangkap, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan beserta keluarganya serta memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Tengah"

Mukhtarudin Hadiri Rapat Perdana Satgas Percepatan Ekonomi Nasional

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, menghadiri rapat koordinasi perdana Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Pertumbuhan Ekonomi yang digelar di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026).

Pemko Palangka Raya dan UIN Perkuat Sinergi Lewat Program KKN

Kolaborasi pemerintah daerah dan perguruan tinggi diharapkan memperkuat pengabdian masyarakat dan pembangunan SDM

Tim SAR Lanjutkan Pencarian Lansia Hilang di Habaring Hurung

Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian hari kedua terhadap seorang warga lanjut usia bernama Endang Suarman (78) yang dilaporkan hilang di kawasan hutan Kelurahan Habaring Hurung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Rabu (6/5/2026).

Bupati Ahmad Rifa’i Tinjau Lahan Sekolah Rakyat di Pulang Pisau, Dukung Langsung Program Presiden Prabowo

“Lokasi lahan ini sudah clear and clean dan siap untuk dibangun. Lahan disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, sementara desain dan pembangunan sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat”

Satgas PKH Tinjau Tambang Ilegal di Murung Raya, Kejagung Dalami Kasus

Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) melakukan peninjauan langsung ke lokasi tambang ilegal milik PT Asmin Koalindo Tuhup di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.

Gubernur Agustiar Sabran: Huma Betang Night Angkat Budaya dan Gairahkan UMKM

“Ini adalah minggu kedua pelaksanaan Huma Betang Night. Kegiatan ini akan menjadi agenda rutin mingguan yang tidak hanya mengangkat budaya lokal, tetapi juga membangkitkan gairah UMKM agar bisa tumbuh kuat di tengah arus globalisasi"

Berantas Narkoba di Puntun, Satpol PP Turunkan Personel ke Posko GDAN

Satpol PP Kota Palangka Raya menyatakan kesiapan mendukung operasional Posko Terpadu Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) di Kawasan Puntun melalui penempatan personel untuk memperkuat pengawasan, patroli, dan menjaga ketertiban lingkungan.

Popular Articles