spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Bamsoet Soroti Tantangan Koperasi, Dorong Model Merek Kolektif

Potensi Koperasi Merah Putih Dinilai Besar, Namun Terkendala Kualitas dan Daya Saing

Jakarta | EnterKal – Anggota DPR RI, Bambang Soesatyo, menilai potensi pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai transformasi koperasi desa cukup besar, namun masih dibayangi berbagai persoalan struktural yang belum terselesaikan.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi tahun 2025, jumlah koperasi di Indonesia mencapai sekitar 220.000 unit, namun tidak semuanya aktif. Sebagian di antaranya stagnan, bahkan hanya tersisa secara administratif tanpa aktivitas ekonomi yang berjalan.

Kontribusi Masih Rendah

Bamsoet menyoroti kontribusi koperasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang masih berada di kisaran 5 persen, tertinggal dibandingkan negara dengan ekosistem koperasi maju seperti Jepang dan Korea Selatan.

Menurutnya, mayoritas koperasi di Indonesia masih berfokus pada sektor simpan pinjam dengan skala usaha terbatas, sehingga dampaknya terhadap ekonomi riil belum signifikan.

“Realitas di lapangan menunjukkan bahwa kita memiliki jumlah koperasi yang besar, tetapi kualitas dan keberlanjutannya masih lemah. Situasi ini memperlihatkan bahwa pembenahan koperasi tidak cukup berhenti pada pembentukan kelembagaan, tetapi harus menyentuh model bisnis dan daya saing produk,” ujar Bamsoet.

Hambatan Produk dan Branding

Pernyataan tersebut disampaikan dalam peluncuran buku “Penguatan Koperasi Merah Putih Melalui Produk Lokal Berbasis Merek Kolektif” karya Dewi Tenty Septi Artiany di Parle Senayan, Kamis (30/4/2026).

Ia menilai salah satu hambatan utama koperasi produksi adalah belum adanya produk unggulan dengan identitas merek yang kuat.

Banyak koperasi desa memiliki potensi komoditas, mulai dari pertanian hingga kerajinan, namun belum terintegrasi dalam sistem produksi dan pemasaran yang solid.

Merek Kolektif sebagai Solusi

Bamsoet mendorong penerapan konsep merek kolektif sebagai solusi untuk meningkatkan daya saing koperasi.

Menurutnya, melalui satu merek bersama, koperasi dapat melakukan standarisasi kualitas, efisiensi distribusi, serta penguatan promosi secara terpusat.

“Melalui merek kolektif, anggota koperasi tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. Mereka terhubung dalam satu ekosistem produksi dan pemasaran yang saling menguatkan. Ini akan meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan anggota,” katanya.

Koperasi sebagai Motor Ekonomi Lokal

Ia menegaskan, Koperasi Merah Putih harus berperan sebagai motor penggerak ekonomi lokal, tidak hanya sebagai lembaga keuangan mikro, tetapi juga sebagai pusat produksi, pengolahan, dan distribusi.

“Kita ingin koperasi menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Ketika produk lokal memiliki merek yang kuat dan sistem distribusi yang efisien, maka dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat di sekitar koperasi,” ujarnya.

Dorong Sinergi Nasional

Bamsoet juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta dalam memperkuat ekosistem koperasi.

Menurutnya, kolaborasi tersebut diperlukan agar koperasi menjadi bagian integral dari sistem ekonomi nasional.

“Jika dikelola dengan serius, Koperasi Merah Putih berbasis merek kolektif dapat menjadi kekuatan baru ekonomi Indonesia. Ini bukan sekadar program, tetapi strategi jangka panjang untuk membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal,” pungkasnya. (Red)

Jelang Iduladha, Distanketpang Palangka Raya Pastikan Hewan Kurban Bebas PMK

Pengawasan dilakukan untuk memastikan hewan kurban di Palangka Raya memenuhi standar aman, sehat, utuh, dan halal jelang Iduladha 1447 Hijriah

Doli Tandjung Minta Negara Jamin Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

“Negara harus memberikan penghargaan yang tinggi kepada para almarhum yang gugur dalam tugas. Selain itu, pemerintah harus menjamin masa depan anak-anak korban—terkhusus pendidikannya”

Semangat Sumpah Pemuda, Syaufwan Hadi Dorong Pemuda Aktif Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Momentum Hari Sumpah Pemuda dimanfaatkan Syaufwan Hadi untuk mendorong generasi muda menjaga pergaulan, saling mengingatkan, dan membangun lingkungan yang mendukung pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Malam Nisfu Syaban, Pemprov Kalteng Teguhkan Komitmen Pelayanan dan Harmoni Sosial

“Alhamdulillah, kita semua bisa bersama-sama mengisi Malam Nisfu Syaban kali ini dengan Shalat Berjamaah dan Doa Bersama, mendoakan kebaikan untuk kita, untuk Kalimantan Tengah, dan untuk Indonesia”

Rupiah Melemah ke Rp17.305 per Dolar AS, Airlangga: Kita Monitor

Nilai tukar rupiah melemah 0,76 persen ke level Rp17.305 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (23/4/2026) pukul 09.40 WIB, di tengah tekanan global dan pelemahan mayoritas mata uang kawasan.

Pemprov Kalteng Perketat Validasi KHBS, Gubernur: Bantuan Harus Tepat Sasaran dan Transparan

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui tim MBH Validator terus melakukan validasi dan verifikasi data calon penerima Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Langkah ini ditempuh untuk memastikan bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang berhak dan meminimalkan potensi kesalahan data, Selasa (24/2/2026).

Gubernur Kalteng Lepas Distribusi Bansos KHBS, Sasar 300 Ribu KK

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah secara resmi melepas distribusi bantuan sosial (bansos) yang merupakan bagian dari Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) di Halaman Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (20/2/2026). Pelepasan ini menandai dimulainya penyaluran bantuan terintegrasi kepada masyarakat penerima manfaat di seluruh wilayah Kalteng.

Wali Kota Palangka Raya Terima Audiensi Pedagang TVRI dan Sapma Pemuda Pancasila Kalteng

“Kami sangat mengapresiasi langkah positif ini. Pemerintah Kota terus berupaya menata aktivitas perdagangan agar tetap memberi ruang bagi pelaku usaha, sekaligus menjaga ketertiban dan estetika kota”

Panen Raya Opla di Pulang Pisau, Pemprov Kalteng Perkuat Posisi sebagai Lumbung Pangan Nasional

“Pembangunan sektor pertanian, termasuk peternakan dan perikanan, menjadi salah satu fokus Bapak Gubernur Kalimantan Tengah”

Kesbangpol Gelar Duta Muda Pemilih Cerdas di Palangka Raya

“Kegiatan ini digelar sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pemilih pemula. Generasi muda harus menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab”

Popular Articles