spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

PNS ESDM Kalsel Ditangkap Kejati, Diduga Peras Pemohon Izin Tambang

Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan menetapkan seorang ASN Dinas ESDM Kalsel sebagai tersangka setelah diduga meminta sejumlah uang kepada pemohon izin usaha pertambangan dengan dalih memperlancar proses administrasi.

Banjarmasin | EnterKal – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel) menangkap seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Selatan berinisial HPW, Senin (8/6/2026).

HPW ditangkap di kawasan kantor Dinas ESDM Kalsel setelah penyidik menemukan dugaan tindak pidana pemerasan yang berkaitan dengan proses penerbitan izin usaha pertambangan di Kabupaten Tabalong.

Kepala Kejaksaan Negeri Tabalong, Anggara Suryanagara, membenarkan penetapan tersangka tersebut.

“Setelah mempertimbangkan kecukupan alat bukti yang diperoleh, penyidik menetapkan satu orang tersangka berinisial HPW yang pada saat kejadian bertindak sebagai evaluator pada Seksi Pengusahaan Bidang Pertambangan,” ujar Anggara.

Diduga Minta Uang Pelicin Izin Tambang

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, tersangka yang diketahui menjabat sebagai evaluator pada Seksi Pengusahaan Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara Dinas ESDM Kalsel diduga menyalahgunakan kewenangannya dalam proses perizinan usaha pertambangan.

Penyidik menduga HPW meminta sejumlah uang kepada para pemohon izin tambang dengan alasan untuk memperlancar proses administrasi.

“Berdasarkan hasil penyidikan sementara, HPW diduga meminta sejumlah uang kepada para pemohon izin tambang dengan dalih memperlancar proses administrasi,” kata Anggara.

Kasus tersebut diduga terjadi dalam proses pengurusan izin usaha pertambangan yang berada di wilayah Kabupaten Tabalong.

Kantor dan Rumah Tersangka Digeledah

Selain melakukan penangkapan, penyidik Kejati Kalsel juga melakukan penggeledahan di kantor Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Selatan.

Pengamanan selama proses penggeledahan turut melibatkan personel TNI.

Penyidik juga menggeledah dua rumah yang berada di Kota Banjarbaru dan diduga memiliki keterkaitan dengan tersangka maupun perkara yang sedang ditangani.

Dari rangkaian penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan sejumlah dokumen serta beberapa aset yang diduga berkaitan dengan hasil tindak pidana.

“Selain dokumen, penyidik juga mengamankan sejumlah aset yang diduga berkaitan dengan hasil tindak pidana, termasuk kendaraan dan perhiasan. Namun, rincian nilai maupun jumlah aset yang disita masih dalam proses pendataan,” jelas Anggara.

Penyidikan Masih Berkembang

Saat ini, tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif selama 1×24 jam.

Kejati Kalsel juga masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat maupun aliran dana yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana tersebut.

Penyidik tengah mempertimbangkan langkah hukum lanjutan, termasuk kemungkinan penahanan terhadap tersangka.

“Kami masih melakukan pendalaman. Tidak menutup kemungkinan perkara ini berkembang seiring hasil penggeledahan dan bukti-bukti yang ditemukan penyidik,” tegas Anggara. (Red)

Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Lebih dari 60 Ribu Siswa SMA/SMK/SKH

emerintah Provinsi Kalimantan Tengah meluncurkan program bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH) se-Kalimantan Tengah dalam kegiatan yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (5/3/2026). Program ini menyasar lebih dari 60 ribu siswa dari berbagai wilayah, mulai dari kawasan pedalaman hingga perkotaan, dengan prioritas bagi peserta didik yang membutuhkan.

Rudy Mas’ud Batalkan Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar, Dana Dikembalikan ke Kas Daerah

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, resmi membatalkan pengadaan mobil dinas baru senilai Rp 8,5 miliar yang sebelumnya menuai polemik di ruang publik. Keputusan tersebut diumumkan melalui video pada akun resmi h.rudymasud, Senin (2/3/2026), disertai permohonan maaf kepada masyarakat.

Disparbudpora Catat Kenaikan Kunjungan Wisata Palangka Raya

“Sepanjang 2025, kunjungan wisata ke Palangka Raya menunjukkan peningkatan yang cukup positif dan melampaui 644 ribu orang"

Gubernur Kalteng Resmikan “Huma Betang Night”: Perpaduan Budaya, Ekonomi Kreatif, dan Ruang Publik Inklusif

“Ini bukan hanya tentang hiburan, tapi juga ruang ekspresi, ruang ekonomi, dan ruang budaya. Kita ingin Bundaran Besar menjadi jantung aktivitas masyarakat, terutama di akhir pekan"

Pemprov Kalteng Resmikan Samsat Drive Thru di Palangka Raya

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi mengoperasikan layanan Samsat Drive Thru di Kantor Samsat Palangka Raya, Senin (30/3/2026).

RSUD Palangka Raya Perpanjang MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan, Tegaskan Komitmen Perlindungan Tenaga Kerja

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh tenaga kerja di lingkungan RSUD, khususnya yang berstatus non-ASN, mendapatkan perlindungan dari risiko kerja, baik kecelakaan kerja maupun jaminan kematian"

NPCI Kalbar Gelar Rakor, Soroti Status dan Pembinaan Atlet Disabilitas

NPCI Kalimantan Barat menggelar rapat koordinasi bersama Disporapar serta pengurus NPCI kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Bersinergi Membangun Organisasi untuk Meningkatkan Prestasi”.

152 PPPK Guru Palangka Raya Ikuti Orientasi Nilai ASN dan Etika Pelayanan Publik

Pemerintah Kota Palangka Raya membekali 152 PPPK Guru dengan pemahaman nilai dasar ASN, etika pemerintahan, dan budaya pelayanan publik untuk memperkuat profesionalisme aparatur sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan.

Gerakan Pramuka Bartim Susun Arah Organisasi 2026–2031, Selaraskan dengan Pembangunan Daerah

“Musyawarah Cabang bukan hanya memilih ketua dan pengurus, tetapi juga menyusun rencana kerja lima tahun ke depan yang selaras dengan program pembangunan Pemerintah Kabupaten Barito Timur”

Menteri P2MI Mukhtarudin Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Asta Cita Presiden Prabowo

“Asta Cita Presiden Prabowo harus kita sukseskan dan laksanakan sebaik mungkin karena tugas berat ke depan terkait dengan tenaga kerja migran, PR yang cukup harus kita perhatikan”

Popular Articles