spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Kasus Kematian Perempuan di Muara Wahau

Korban ditemukan meninggal di kontrakan di Desa Wanasari, sedangkan polisi masih menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab kematian dan melengkapi penyidikan.

KUTAI TIMUR | EnterKal – Satuan Reserse Kriminal Polres Kutai Timur (Kutim) bersama Polsek Muara Wahau mengamankan seorang pria berinisial J dalam penyelidikan kasus kematian perempuan berinisial D, 27, yang ditemukan meninggal di rumah kontrakannya di Desa Wanasari, Kecamatan Muara Wahau, Kamis (8/10/2026).

J, yang diketahui merupakan suami siri korban, diamankan di sebuah rumah kontrakan di kawasan Gang Barru, Sangatta Utara, pada Kamis malam. Polisi menduga J terlibat dalam penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal. Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

Kasat Reskrim Polres Kutim Iptu Raden Bagoes Prasetyo Raharjo mengatakan pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat mengenai penemuan jasad korban di kontrakannya.

Korban Ditemukan di Kamar Kontrakan

Bagoes menjelaskan, tim gabungan mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, serta mengumpulkan petunjuk untuk mengungkap peristiwa tersebut.

Peristiwa itu diketahui setelah seorang saksi perempuan diminta J mendatangi kontrakan korban. Setibanya di lokasi, saksi menemukan korban terbaring kaku di kamar dan tidak merespons.

Saksi kemudian menghubungi pihak lain dan melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Petugas Polsek Muara Wahau selanjutnya melakukan pemeriksaan awal di lokasi.

“Seorang pria berinisial J, yang diketahui merupakan suami siri korban, telah bekuk polisi ketika berada di kawasan Gang Barru, Sangatta Utara, pada Kamis malam usai kami menindaklanjuti laporan berupa penyelidikan,” ujar Bagoes, seperti dikutip Sabtu (10/10).

Penyebab Kematian Masih Menunggu Visum

Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan luka lecet pada pipi kiri dan lebam di bagian tubuh korban.

Dokter Puskesmas II Muara Wahau telah melakukan pemeriksaan luar. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Sangatta untuk pemeriksaan medis lanjutan.

Meski ditemukan tanda-tanda luka pada tubuh korban, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kematian. Hasil visum resmi masih diperlukan untuk mendukung pembuktian perkara.

Menurut hasil pemeriksaan sementara yang disampaikan polisi, korban dan J sempat terlibat pertengkaran sebelum kejadian. Perselisihan tersebut diduga berujung pada penganiayaan pada Kamis dini hari.

Setelah kejadian, J diduga meninggalkan Muara Wahau menuju Sangatta Utara sebelum akhirnya diamankan petugas di kawasan Gang Barru.

Penyidik Periksa Saksi dan Kumpulkan Bukti

Saat ini, penyidik masih mendalami keterangan saksi, mengumpulkan barang bukti, dan menunggu hasil pemeriksaan medis untuk melengkapi berkas perkara.

“Penyidikan masih berjalan. Kami akan mendalami keterangan yang telah diperoleh, memeriksa saksi-saksi, dan menunggu hasil pemeriksaan medis untuk melengkapi pembuktian perkara,” jelas Bagoes.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan spekulasi mengenai penyebab kematian korban maupun informasi yang belum terverifikasi di media sosial.

“Atas kejadian ini, kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Penanganan perkara dilakukan berdasarkan alat bukti dan hasil penyidikan, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah,” pungkasnya.

Penyebab pasti kematian korban dan konstruksi perkara masih menunggu hasil penyidikan lebih lanjut. Status J sebagai terduga pelaku tetap harus ditempatkan dalam asas praduga tak bersalah sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. (Red)

Pemkab Barsel Salurkan Bansos Bagi Warga Terdampak Banjir Barito Di Dua Kecamatan

BUNTOK – Sebagai bentuk kepedulian atas bencana banjir yang melanda...

Majelis Ulama Indonesia Kalsel Gelar Musda XI, Gubernur Tekankan Peran Strategis Ulama

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan di Pendopo Bupati Hulu Sungai Selatan, Jumat (13/2/2026) malam. Pembukaan ditandai dengan pemukulan rebana oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhammad Syarifuddin, yang mewakili gubernur.

DPRD Serahkan Hasil Reses, Gubernur Rudy Mas’ud Tegaskan Aspirasi Rakyat Jadi Fondasi Perencanaan Pembangunan Kaltim

Suara masyarakat Kalimantan Timur yang dihimpun anggota DPRD selama masa reses resmi diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam Rapat Paripurna ke-3 DPRD Kaltim Masa Sidang I Tahun 2026, di Gedung Utama (B) DPRD Kaltim, Senin (23/2/2026).

Pemkab Seruyan Sambut Kepulangan Jamaah Haji Tahun 2025

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Seruyan, saya menyampaikan selamat kembali ke tanah air kepada para jamaah haji. Semoga ibadah yang telah ditunaikan menjadi haji yang mabrur serta memberi inspirasi di tengah masyarakat”

Tim Pemenangan Paslon Nomor 3 Optimistis Menang Telak di Pilkada Seruyan

“Dari quick count kami berdasarkan C1 sampai malam ini sudah terkumpul 37 persen lebih suara, dengan perolehan suara paslon nomor 3 sebanyak 40 persen”

Pasar Properti Banjarmasin Meningkat, Rumah Milenial di Bawah Rp1 Miliar Jadi Incaran

“Dalam tiga bulan terakhir ini, permintaan rumah satu lantai untuk kaum milenial dan keluarga muda harga di bawah Rp1 miliar meningkat”

Gubernur Agustiar Sabran Sosialisasikan KHBS, Tegaskan Bansos Tepat Sasaran di Tengah Dinamika Global

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar sosialisasi Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memberikan pemahaman mengenai manfaat dan mekanisme program bantuan sosial tersebut.

Mukhtarudin Dukung Indonesia Super Grid sebagai Pilar Transisi Energi Nasional

“Proyek ini akan bisa mengintegrasikan potensi energi baru terbarukan (EBT) di seluruh Indonesia dan menciptakan sistem kelistrikan yang andal, efisien, dan ramah lingkungan”

Bupati Ahmad Rifa’i Tinjau Lahan Sekolah Rakyat di Pulang Pisau, Dukung Langsung Program Presiden Prabowo

“Lokasi lahan ini sudah clear and clean dan siap untuk dibangun. Lahan disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, sementara desain dan pembangunan sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat”

1 Suro dan Jumat Kliwon Kembali Bertepatan Setelah 8 Tahun, Tahun Dal Dianggap Istimewa

“1 Suro dan Jumat Kliwon baru akan bersamaan lagi itu 8 tahun lagi, itu sudah ditentukan di Penanggalan Sultan Agungan, itu sudah pasti”

Popular Articles