Palangka Raya | EnterKal — Sebanyak 13 peserta kontingen Palangka Raya yang mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) 2025 masih menjalani perawatan akibat gangguan pencernaan yang diduga disebabkan keracunan makanan. Mereka merupakan bagian dari 37 peserta yang sebelumnya mendapatkan penanganan medis.
Pj Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, mengatakan Pemerintah Kota langsung turun memastikan kondisi para peserta begitu menerima laporan insiden tersebut.
“Kami kemarin langsung datang ke rumah sakit untuk melihat kondisi para peserta. Semuanya sudah mendapatkan perawatan dan berada dalam kondisi stabil,” ujarnya di Palangka Raya, Selasa (25/11/2025).
Arbert menjelaskan bahwa dari 37 peserta yang dirawat, 36 orang mengalami gangguan pencernaan, sementara satu peserta lainnya dirawat akibat kecelakaan lalu lintas.
Hingga 24 November, sebanyak 13 peserta masih harus menjalani perawatan lanjutan di rumah sakit. Meski demikian, perkembangannya dinilai positif.
“Perkembangan kesehatan 13 orang peserta ini sudah 80 persen membaik,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa sebagian besar peserta telah diizinkan pulang sebelumnya. Sementara 13 orang yang masih dirawat hanya menunggu rekomendasi medis sebelum bisa kembali.
“Sisa 13 orang yang harus diopname, menunggu rekomendasi dari dokter untuk izin pulang dan kemungkinan hari ini sudah dapat kembali,” tambah Arbert.
Pemerintah Kota Palangka Raya memastikan terus memantau kondisi seluruh peserta serta melakukan koordinasi terkait penanganan lanjutan atas insiden tersebut. (R-Adv)





