spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Prabowo: Ekonomi 2026 Siap “Take Off”, Target Tumbuh 5,4–5,6 Persen

Jakarta | EnterKal – Prabowo Subianto menghadiri Indonesia Economic Outlook 2026 yang digelar di Auditorium Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat (13/02/2026). Forum tersebut menjadi ajang strategis penyelarasan visi dan arah kebijakan ekonomi nasional tahun 2026.

Dalam pengantar pidatonya, Presiden menyampaikan apresiasi atas kinerja kabinet pada tahun pertama pemerintahannya. Ia menilai capaian yang diraih merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran.

“Semua pencapaian kita yang kita harus bangga adalah hasil kerja keras seluruh tim yang saya pimpin. Jadi, Saudara-saudara, di hadapan seluruh Indonesia, saya katakan memang tim saya adalah menurut pendapat saya, menurut keyakinan saya, karena saya pengguna, saya melihat langsung dari dekat, mereka sungguh-sungguh adalah putra-putri terbaik bangsa Indonesia,” ucap Presiden Prabowo.

Ekonomi 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Dalam laporan kinerja ekonomi, Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia secara year-on-year tercatat sebesar 5,11 persen. Angka tersebut ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh 4,98 persen.

“Ini mencerminkan stimulus ekonomi yang tepat sasaran, stabilitas harga, serta peningkatan mobilitas akibat daripada hari besar Nataru dan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Airlangga.

Pemerintah, lanjutnya, menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun 2026 sebesar 5,4 persen dengan potensi mencapai 5,6 persen.

“Seperti pesawat kita pernah mau take off di tahun ’98 tetapi ada gangguan internasional. Nah sekarang kita akan take off dalam dua tahun ke depan. Tentu mesin produksi baik itu belanja pemerintah maupun investasi pelaku usaha dan Danantara ini menjadi engine yang harus bergerak secara harmonis,” katanya.

Mesin Pertumbuhan dan Momentum 2026

Pemerintah memproyeksikan belanja negara, investasi swasta, serta peran lembaga pembiayaan seperti Danantara menjadi motor penggerak pertumbuhan pada 2026. Sinkronisasi kebijakan fiskal, moneter, dan investasi dinilai menjadi kunci menjaga stabilitas sekaligus mendorong ekspansi ekonomi.

Forum Indonesia Economic Outlook 2026 turut dihadiri para duta besar negara sahabat, menteri Kabinet Merah Putih, ekonom, dan akademisi. Kehadiran Presiden dalam forum tersebut menegaskan komitmen pemerintah menjaga optimisme ekonomi nasional melalui kebijakan adaptif dan kolaboratif.

Pemerintah menilai 2026 sebagai momentum strategis untuk memperkuat daya saing nasional, meningkatkan arus investasi, serta menciptakan lapangan kerja berkualitas guna menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi jangka panjang. (BPMI Setpres-Red)

Pemkot Palangka Raya Perkuat Kompetensi Mediator untuk Cegah Konflik Sosial

Pemerintah Kota Palangka Raya meningkatkan kapasitas aparatur di bidang mediasi guna mempercepat penyelesaian sengketa, menjaga stabilitas sosial, dan memperkuat kualitas pelayanan publik.

Posbakum Bukit Tunggal Jadi Percontohan Nasional, Arbert Tombak: Bukti Keadilan Humanis untuk Masyarakat

“Kelurahan Bukit Tunggal menjadi satu-satunya yang berhasil mengimplementasikan Posbakum dengan baik. Kami sangat bangga karena kerja nyata tim mendapat perhatian nasional”

KemenP2MI Canangkan Gerakan Nasional Migran Aman di Seluruh Indonesia

Gerakan nasional ini menjadi langkah besar pemerintah memperkuat pelindungan pekerja migran dari desa hingga ruang digital

Pemkab Barsel Salurkan Bansos Bagi Warga Terdampak Banjir Barito Di Dua Kecamatan

BUNTOK – Sebagai bentuk kepedulian atas bencana banjir yang melanda...

Kabut Asap Memburuk, Pemko Palangka Raya Gelar Doa Bersama

Doa bersama digelar saat karhutla dan kabut asap kembali memburuk, bersamaan dengan penguatan penanganan pemerintah terhadap dampaknya bagi masyarakat.

Pemkot Palangka Raya Salurkan Dana Hibah Rp600 Juta ke 16 BPK Swakarsa

“BPK Swakarsa selama ini telah aktif dalam membantu masyarakat menangani kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun lahan. Dana hibah ini diharapkan bisa mendukung operasional mereka agar lebih optimal”

Kalteng Kembali Raih Opini WTP, Agustiar: Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025. Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa keberhasilan tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas pembangunan dan pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kisah Paskibraka HUT ke-81 RI: Haru, Doa, dan Kebanggaan di Istana Merdeka

Tiga Paskibraka dari Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua membagikan pengalaman saat menjalankan tugas di Istana Merdeka, dari kebanggaan hingga doa untuk keluarga dan daerah asal.

Haul Ke-6 K.H. Ahmad Zuhdiannor Digelar di Tiga Lokasi Kalsel dan Kalteng

Peringatan haul ke-6 Almarhum bin H. Muhammad atau yang akrab disapa Abah Haji kembali dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Ramadan 1447 Hijriah.

Pengamat: Pemerintah Perlu Fokus Benahi Masalah Dasar Pendidikan

Pengamat pendidikan Ina Liem menilai pemerintah perlu memprioritaskan penyelesaian persoalan mendasar pendidikan nasional, mulai dari literasi, kualitas pendidikan, hingga kekurangan guru, sebelum mewacanakan penambahan mata pelajaran wajib baru.

Popular Articles