spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Agustiar Sabran Lantik DAD dan BATAMAD se-Kalteng

Pelantikan DAD dan BATAMAD se-Kalimantan Tengah diarahkan menjadi momentum memperkuat peran kelembagaan adat dalam meredam konflik, menjaga harmoni investasi, serta mempertahankan identitas budaya Dayak di tengah arus modernisasi.

Palangka Raya | EnterKal – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran selaku Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng melantik pengurus DAD dan Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (BATAMAD) Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (22/05/2026).

Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan DAD Kalteng oleh Sekretaris Umum Yulindra Dedy, dilanjutkan pemasangan Mandau dan Peteng Tengang didampingi Parada/Tandak kepada Ketua DAD Kabupaten/Kota, serta ritual Tampung Tawar oleh basir sebagai simbol penguatan amanah adat.

Dalam sambutannya, Agustiar Sabran menegaskan pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial organisasi, melainkan momentum strategis memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah menghadapi dinamika sosial, budaya, hingga ekonomi di Kalimantan Tengah.

Menurutnya, Kalimantan Tengah memiliki kekayaan sumber daya alam sekaligus keberagaman suku, budaya, dan agama yang harus dijaga secara bersama di tengah derasnya arus investasi dan modernisasi.

“Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, kita memiliki tanggung jawab besar menjaga harmoni agar pilar-pilar kebangsaan tetap kokoh berdiri,” ujar Agustiar.

Tiga Fokus Utama DAD

Agustiar menekankan tiga fokus utama yang harus menjadi arah gerak DAD ke depan.

Pertama, DAD diminta fokus pada penanganan dan pencegahan konflik sosial di masyarakat. Ia menilai kelembagaan adat harus mampu mendeteksi potensi konflik sejak dini sebelum berkembang menjadi sengketa yang lebih besar.

Menurutnya, pendekatan dialog dan musyawarah harus tetap menjadi prioritas dalam penyelesaian persoalan masyarakat, dengan DAD hadir sebagai lembaga yang netral, adil, dan dipercaya publik.

Kedua, penguatan kearifan lokal sebagai instrumen hukum, moral, dan pendidikan masyarakat. Agustiar menyebut falsafah Huma Betang harus terus diwujudkan dalam kehidupan sosial melalui hukum adat, ritual perdamaian, dan nilai gotong royong masyarakat Dayak.

Ia juga meminta pembangunan ekonomi dan investasi di Kalimantan Tengah tetap berjalan selaras dengan penghormatan terhadap hak-hak adat dan pelestarian budaya lokal.

Dalam konteks regenerasi budaya, Agustiar mendorong penerapan muatan lokal sehari berbahasa Dayak di sekolah-sekolah guna menjaga keberlangsungan bahasa daerah agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.

Ketiga, DAD dan BATAMAD diminta terus memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan aparat keamanan melalui prinsip koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi.

Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk menjaga harkat masyarakat adat Dayak, melestarikan adat istiadat, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban daerah.

Integrasi Nilai Adat dan Program Kependudukan

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Penguatan Program Kependudukan dan Pembangunan Keluarga melalui integrasi nilai budaya lokal dan kearifan adat Dayak di Kalimantan Tengah.

Agustiar berharap kepengurusan DAD dan BATAMAD Kabupaten/Kota yang baru dilantik dapat menjaga soliditas organisasi serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum.

“Dengan prinsip melayani masyarakat adat Dayak, marilah kita menjaga hubungan antar pengurus yang sejuk, demokratis, dan penuh rasa kekeluargaan demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin Berkah, Maju, dan Sejahtera,” pungkasnya.

Turut hadir unsur Forkopimda Provinsi Kalteng, Presiden Majelis Adat Dayak Nasional Marthin Billa, para bupati dan wali kota se-Kalteng, Penjabat Sekda Kalteng Linae Victoria Aden, kepala OPD lingkup Pemprov Kalteng, Staf Khusus Gubernur Herson B. Aden dan Leonard S. Ampung, pengurus DAD Provinsi Kalimantan Tengah, serta jajaran BATAMAD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalteng. (Red)

Jamnas XII 2026, 24 Pramuka Palangka Raya Terima Lencana Tiska

Penyematan Tiska menjadi penanda penghargaan atas partisipasi 24 Pramuka Palangka Raya di Jamnas XII sekaligus momentum mendorong mereka menerapkan disiplin, kepemimpinan, dan etika bermedia sosial.

Komdigi Hubungkan 10 Kota Lewat Garuda Spark Innovation Hub

Jaringan Garuda Spark membuka akses talenta dan startup daerah terhadap investor, industri, pasar nasional hingga jejaring global untuk memperluas manfaat transformasi digital.

ITS Kembangkan Pembangkit Hybrid Surya-Angin, Efisiensi Capai 25,12 Persen

ITS mengembangkan PV-Wind Turbin yang menggabungkan tenaga surya dan angin dengan sistem penjejak matahari cerdas untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus membuka peluang akses listrik di kawasan terpencil.

Bupati Pulang Pisau: Struktur Ramping Harus Dongkrak Kinerja ASN

Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menegaskan bahwa penyederhanaan struktur organisasi harus berbanding lurus dengan peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN).

Lomba Mangenta FBIM 2026 Jadi Ruang Pelestarian Kuliner Tradisional Dayak

Tradisi mengolah Kenta diangkat sebagai bagian pelestarian budaya dan identitas masyarakat Kalimantan Tengah

Bulog Kaltim-Kaltara Luncurkan Bantuan Pangan 323.824 KPM, Salurkan Beras dan Minyak Goreng Pasca Lebaran

Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara resmi meluncurkan program bantuan pangan periode Februari–Maret 2026 dengan sasaran 323.824 keluarga penerima manfaat (KPM) di dua provinsi tersebut. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi.

Golkar Palangka Raya Gelar Syukuran Puncak HUT ke-61, Fairid Tegaskan Komitmen Perjuangan untuk Masyarakat

“Acara puncak malam ini adalah wujud syukur kami semua para kader dan simpatisan partai yang sudah cukup lama berkiprah, atas bertambahnya usia Partai Golkar yang ke-61 tahun,”

Bupati Seruyan Serahkan Combine Harvester, Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan Nasional

“Program ketahanan pangan adalah salah satu program strategis nasional. Apabila ketahanan pangan kita kuat, maka pertahanan negara juga akan kuat. Oleh karena itu, sektor pertanian harus dikelola secara serius agar dapat memberikan hasil maksimal dan berkelanjutan”

Hotspot Menurun, Asap Karhutla Masih Ganggu Kualitas Udara dan Jarak Pandang

Jumlah hotspot high confidence turun 629 titik dalam sehari, tetapi 60 lokasi karhutla masih menjalani pemadaman dan asap mengganggu kualitas udara serta jarak pandang di sejumlah wilayah.

Pemkot Pantau 13 Peserta Pesparani yang Masih Dirawat, Pastikan Penanganan Maksimal

“Kami kemarin langsung datang ke rumah sakit untuk melihat kondisi para peserta. Semuanya sudah mendapatkan perawatan dan berada dalam kondisi stabil"

Popular Articles