Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Mukhtarudin Gandeng GMKI Siapkan SDM Hadapi Bonus Demografi

Kolaborasi fokus pada migrasi aman, kewirausahaan, dan pemberantasan TPPO

Jakarta | EnterKal – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menerima audiensi Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Senin (4/5/2026).

Pertemuan ini menjadi langkah strategis memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menghadapi puncak bonus demografi Indonesia.

Transformasi Kelembagaan dan Fokus Perlindungan

Dalam pertemuan tersebut, Mukhtarudin menjelaskan bahwa Kementerian P2MI merupakan hasil transformasi dari BP2MI, yang diperkuat di era Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan tata kelola dan pelindungan pekerja migran secara menyeluruh.

“Penanganan pekerja migran kini dilakukan dari hulu hingga hilir secara lebih serius dan profesional,” ujarnya.

Fokus kementerian mencakup seluruh siklus migrasi, mulai dari pra-penempatan (edukasi dan pelatihan), masa penempatan, hingga pemberdayaan purna pekerja migran.

Bonus Demografi dan Peluang Kerja Global

Mukhtarudin menekankan Indonesia akan memasuki puncak bonus demografi pada 2030–2035, sehingga penyiapan lapangan kerja menjadi krusial.

Hingga Mei 2026, tercatat lebih dari 249.000 lowongan kerja luar negeri yang belum terisi, dengan sektor kesehatan dan manufaktur sebagai peluang utama.

“Penempatan tenaga kerja ke luar negeri menjadi salah satu solusi strategis untuk mengurangi pengangguran,” jelasnya.

Kolaborasi Strategis: GMKI Preneur dan Edukasi Migrasi

Kementerian P2MI membuka ruang kolaborasi luas dengan GMKI, di antaranya melalui program GMKI Preneur yang difokuskan pada pengembangan kewirausahaan bagi purna pekerja migran.

Selain itu, GMKI didorong menjadi mitra edukasi migrasi aman melalui jaringan kampus dan gereja di seluruh Indonesia.

“Kami ingin menciptakan ekosistem di mana pekerja migran kembali tidak hanya membawa uang, tetapi juga skill dan jaringan untuk menjadi pengusaha,” kata Mukhtarudin.

Pemanfaatan platform digital GMKI juga didorong untuk menyebarkan informasi peluang kerja luar negeri yang resmi dan aman.

GMKI Siap Jadi “Rumah Talenta”

Ketua Umum PP GMKI Prima Surbakti menyatakan komitmennya menjadikan organisasi sebagai “rumah talenta” bagi kader.

“Kami ingin GMKI menjadi ekosistem yang mampu mencetak SDM berintegritas, kompeten, dan siap bersaing secara global,” ujarnya.

Saat ini GMKI memiliki sekitar 120 cabang di seluruh Indonesia dengan 12.000–15.000 anggota baru setiap tahun.

Fokus Pemberantasan TPPO

Salah satu isu utama yang menjadi perhatian bersama adalah pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Prima menegaskan GMKI siap terlibat dalam edukasi, advokasi, hingga pendampingan korban.

“Isu perdagangan manusia adalah pergumulan bersama. Kami siap berada di garda terdepan sebagai simbol perlawanan atas nama kemanusiaan,” tegasnya.

Sinergi untuk Generasi Masa Depan

Mukhtarudin menyampaikan optimismenya terhadap transformasi GMKI dan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun generasi unggul.

Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah dan organisasi pemuda menjadi kunci dalam memperkuat pelindungan pekerja migran sekaligus menyiapkan kepemimpinan masa depan. (Fj-Red)

KP2MI Gandeng BNSP dan Kampus, Perkuat SDM Pekerja Migran

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) resmi menjalin kolaborasi strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah mitra, di antaranya Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Yayasan MATAULI, serta delapan perguruan tinggi di Indonesia.

KemenP2MI Gandeng Pemkab Kobar dan Kampus, Perkuat Pelindungan PMI

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, Universitas Antakusuma, dan STIKes Borneo Cendekia Medika, Selasa (7/4/2026).

Wali Kota Tekankan Makna Isra Mi’raj bagi Kehidupan Beragama

“Momentum Isra Mi'raj hendaknya menjadi bahan introspeksi diri untuk terus memperbaiki kualitas ibadah, memperkuat akhlak mulia, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama"

Fairid Naparin Satu-satunya Kepala Daerah dari Kalteng Terpilih Ikuti KPPD Lemhannas 2025

“Beberapa waktu lalu saya menerima surat pemanggilan dari Lemhannas RI untuk mengikuti kegiatan KPPD ini. Saya bangga terpilih dalam program ini karena memiliki kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan, serta belajar langsung dari para pemimpin dan pakar nasional maupun internasional”

Seleksi Paskibraka Palangka Raya 2026 Dimulai, 156 Peserta Berebut 26 Formasi Terbaik

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palangka Raya, Yohn Benhur G. Pangaribuan, secara resmi membuka seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Palangka Raya tahun 2026, Selasa (10/3/2026).

Cakupan JKN Tembus 100,18 Persen, Kalteng Raih UHC Award 2026 Kategori Madya

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali meraih pengakuan nasional di sektor kesehatan dengan memboyong Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya dalam ajang yang digelar di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Selasa (27/1/2026).

Pemko Palangka Raya Tuntaskan 20.418 Meter Jalan Lingkungan dan 1.895 Meter Drainase

Palangka Raya | EnterKal — Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perumahan, Kawasan...

Kemenperin Dukung Xiaomi Produksi Tablet dan Kendaraan Listrik di Indonesia

“Pemerintah Indonesia sangat mengapresiasi komitmen Xiaomi yang terus menanamkan investasi dan mengembangkan lini produknya di Indonesia”

Unboxing Ekonomi Syariah: Indonesia Siap Pimpin Ekonomi Halal Dunia

Unboxing Ekonomi Syariah: Indonesia Siap Pimpin Ekonomi Halal Dunia.

Eni Investasi Rp253 Triliun Garap Proyek Gas Raksasa Kaltim, Produksi Mulai 2028

Perusahaan migas asal Italia, Eni SpA, resmi mengambil keputusan investasi akhir (final investment decision/FID) untuk pengembangan dua proyek gas besar di lepas pantai Kalimantan Timur, yakni Gendalo–Gandang (South Hub) dan Geng North–Gehem (North Hub).

Popular Articles