Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya memperkuat daya saing tenaga kerja melalui Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Program Pendidikan dan Pelatihan Vokasi 2026 yang diikuti 40 peserta dari kalangan masyarakat umum. Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan industri, serta mampu bersaing di pasar kerja maupun membangun usaha secara mandiri.
Pelatihan yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja Kota Palangka Raya itu dibuka Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, di Aula Dinas Tenaga Kerja, Senin (22/6/2026).
Pelatihan Vokasi Jawab Kebutuhan Industri
Transformasi digital, perkembangan teknologi, dan perubahan kebutuhan dunia usaha mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja menjadi kebutuhan mendesak. Tanpa kompetensi yang sesuai, pencari kerja akan semakin sulit bersaing dalam pasar kerja yang terus berkembang.
Karena itu, pelatihan vokasi dipandang sebagai instrumen strategis untuk menjembatani kebutuhan dunia usaha dan dunia industri dengan ketersediaan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan pasar.
“Jadikan pelatihan ini sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta membangun karakter kerja yang profesional sehingga mampu bersaing dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar kerja maupun menciptakan peluang usaha secara mandiri,” ujar Arbert.
Perkuat SDM untuk Tekan Pengangguran
Arbert menegaskan Pemerintah Kota Palangka Raya akan terus mendukung berbagai program peningkatan kualitas tenaga kerja sebagai bagian dari upaya menekan angka pengangguran, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Menurutnya, investasi pada peningkatan kompetensi tenaga kerja akan memberikan dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
40 Peserta Disiapkan Jadi Tenaga Kerja Kompeten
Pelatihan Vokasi Nasional 2026 diikuti 40 peserta masyarakat umum yang telah lulus seleksi.
Selama pelatihan, peserta dibekali kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sehingga memiliki kesiapan lebih baik untuk memasuki pasar kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
“Semoga kegiatan ini dapat menghasilkan lulusan yang kompeten, tersertifikasi, dan siap memasuki dunia kerja maupun berwirausaha sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Arbert.
Dorong SDM Berdaya Saing dan Ekonomi Daerah
Program Pendidikan dan Pelatihan Vokasi menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan perkembangan industri dan transformasi ekonomi.
Melalui peningkatan kompetensi, sertifikasi, serta pembentukan karakter kerja yang profesional, pemerintah berharap semakin banyak tenaga kerja lokal yang terserap di dunia usaha maupun menciptakan lapangan kerja baru. Langkah tersebut diharapkan berkontribusi pada penurunan pengangguran, peningkatan produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (Red)





