spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Layanan Kesehatan Jadi Prioritas Palangka Raya dalam Penilaian Kota Antikorupsi KPK

Pemerintah Kota Palangka Raya memperkuat tata kelola layanan kesehatan yang transparan, akuntabel, dan mudah diakses sebagai bagian dari pemenuhan indikator Kota Antikorupsi yang diinisiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya menjadikan pembenahan layanan kesehatan sebagai salah satu prioritas utama dalam memenuhi indikator Kota Antikorupsi. Kebijakan tersebut diarahkan untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang bersih, transparan, akuntabel, serta memberikan kemudahan akses bagi masyarakat.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengatakan sektor kesehatan kini menjadi indikator penting dalam penilaian Kota Antikorupsi yang diinisiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI karena berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Layanan kesehatan merupakan salah satu sektor pelayanan publik yang paling sering diakses masyarakat. Tata kelola yang transparan dan akuntabel dinilai mampu mencegah praktik pungutan liar, memperkuat kepercayaan publik, serta memastikan setiap warga memperoleh pelayanan yang adil tanpa diskriminasi.

Penguatan sektor kesehatan juga menunjukkan bahwa upaya pencegahan korupsi tidak hanya berfokus pada pengelolaan keuangan, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan publik.

Layanan Kesehatan Jadi Fokus Reformasi

Fairid menegaskan pemerintah daerah berkomitmen membangun sistem pelayanan kesehatan yang bersih dan profesional sebagai bagian dari reformasi birokrasi.

“Pemenuhan sektor kesehatan yang bersih, transparan, dan akuntabel merupakan komitmen nyata pemerintah dalam menghadirkan tata kelola kepegawaian dan pelayanan publik yang prima,” ujarnya.

Menurutnya, pembenahan layanan kesehatan diharapkan mampu menutup berbagai celah yang berpotensi memunculkan praktik koruptif di fasilitas pelayanan kesehatan.

Perbaiki Infrastruktur dan Perkuat SDM Kesehatan

Untuk mencapai target tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya akan terus meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan, memperbarui sarana dan prasarana, serta menyederhanakan birokrasi pelayanan agar masyarakat memperoleh layanan yang lebih cepat, mudah, dan bebas dari biaya tidak resmi.

Selain pembenahan infrastruktur, pemerintah juga memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di rumah sakit daerah guna memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang komprehensif.

“Pemerintah kota berkomitmen untuk menyusun skema insentif dan pemenuhan kuota yang matang demi menarik minat para tenaga ahli medis. Yang penting berikan pelayanan terbaik,” kata Fairid.

Dukung Indikator Kota Antikorupsi

Fairid menilai peningkatan mutu layanan kesehatan sejalan dengan indikator penilaian Kota Antikorupsi yang dikembangkan KPK.

Penilaian tersebut tidak hanya menekankan aspek pencegahan korupsi dalam pengelolaan anggaran, tetapi juga mengukur kualitas pelayanan publik, transparansi, serta tingkat kepuasan masyarakat.

Melalui sistem pelayanan yang terintegrasi dan akuntabel, pemerintah berharap potensi pungutan liar maupun diskriminasi pelayanan dapat diminimalkan sehingga masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas.

Perkuat Kepercayaan Masyarakat

Penguatan tata kelola layanan kesehatan menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Palangka Raya membangun pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dengan peningkatan kualitas infrastruktur, pemenuhan tenaga medis, penyederhanaan birokrasi, dan pelayanan yang transparan, pemerintah menargetkan terwujudnya sistem kesehatan yang lebih profesional sekaligus mendukung pencapaian indikator Kota Antikorupsi secara berkelanjutan. (Red)

Golkar Palangka Raya Gelar Sembako Murah dan Cek Kesehatan Gratis, Ribuan Warga Antusias

“Jika dihitung, total harga satu paket mencapai Rp102.300. Namun masyarakat cukup menebusnya seharga Rp60.000”

Jelang Akhir Tahun, DPKUKMP dan TPID Palangka Raya Intensif Pantau Harga Bahan Pokok

“Kami bersama TPID aktif memantau harga, berdialog dengan pedagang, dan mencatat perkembangan harga di tiap pasar”

DLH Palangka Raya Gelar Aksi Bersih Sampah Peringati Hari Lingkungan Hidup

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Palangka Raya diwujudkan melalui aksi bersih sampah yang melibatkan pemerintah, aparat, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat sebagai bagian dari upaya menghadapi tantangan perubahan iklim.

Wali Kota Palangka Raya Ajak Hentikan Diskriminasi dan Kekerasan terhadap Anak

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memastikan tidak ada lagi diskriminasi, kekerasan, maupun eksploitasi terhadap anak di Kota Palangka Raya.

Gubernur Kalteng Lantik Linae Viktoria Aden sebagai Pj Sekda

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, resmi melantik Linae Viktoria Aden sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dalam prosesi khidmat, Selasa (31/3/2026) malam.

ULM Banjarmasin Gelar Tes IELTS Perdana, Permudah Akses Beasiswa Global

Unit Pelaksana Akademik (UPA) Bahasa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk pertama kalinya menyelenggarakan tes International English Language Testing System (IELTS) melalui kolaborasi dengan IALF Bali, Sabtu (4/4/2026).

Zaini Pastikan Pelayanan Optimal bagi Jemaah Haji Risiko Tinggi

Puluhan jemaah lanjut usia dan risiko tinggi mendapat pendampingan khusus selama proses ibadah haji

Keyakinan Konsumen Balikpapan Turun Tipis, BI Waspadai Perubahan Sentimen Masyarakat

“Penurunan IKK ini perlu dicermati sebagai sinyal awal perubahan sentimen masyarakat, meski masih dalam batas wajar”

Dinkes Palangka Raya Gelar Bimtek Keamanan Pangan bagi 50 Pelaku IRTP

Bimbingan Teknis Penyuluhan Keamanan Pangan menjadi langkah meningkatkan kapasitas pelaku Industri Rumah Tangga Pangan dalam memenuhi standar keamanan produk sekaligus mendukung legalitas usaha dan perlindungan konsumen.

Mobil Dinas Rp8,49 Miliar Dikembalikan, Pemprov Kaltim Pastikan Proses Tuntas Administratif

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan proses pengembalian mobil dinas Gubernur Rudy Mas’ud senilai Rp8,49 miliar telah tuntas secara administratif, di tengah sorotan publik terkait efisiensi anggaran.

Popular Articles