spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Khemal Nasery Soroti Dampak Kabut Asap terhadap UMKM Palangka Raya

Khemal Nasery menilai berkurangnya aktivitas warga akibat kabut asap dapat memengaruhi penjualan harian UMKM, sementara kenaikan harga bahan baku dan kebutuhan pokok menambah tekanan ekonomi.

PALANGKA RAYA | EnterKal – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berpotensi menekan aktivitas ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Palangka Raya. Berkurangnya aktivitas masyarakat di luar rumah dinilai dapat memengaruhi penjualan, terutama bagi usaha yang mengandalkan transaksi harian.

Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, mengatakan kondisi udara yang memburuk membuat sebagian masyarakat memilih membatasi kegiatan di luar rumah dan hanya bepergian untuk memenuhi kebutuhan penting.

“Dampaknya luar biasa, masyarakat enggan keluar rumah kalau tidak ada kepentingan atau keperluan mendesak,” ucapnya, Rabu (28/10/2026).

Aktivitas Warga dan Penjualan UMKM

Berkurangnya mobilitas masyarakat dapat menjadi tantangan bagi pedagang kecil dan pelaku UMKM yang mengandalkan pembelian langsung. Namun, besarnya dampak terhadap penjualan masih memerlukan data dari pelaku usaha atau instansi terkait.

Khemal juga menyoroti tekanan biaya hidup yang dihadapi masyarakat akibat kenaikan harga kebutuhan pokok. Menurut dia, kondisi tersebut dapat membatasi kemampuan belanja rumah tangga.

“Di sisi lain, masyarakat juga masih dihadapkan pada kenaikan harga kebutuhan pokok. Situasi ini membuat pengeluaran rumah tangga semakin besar, sementara kemampuan belanja masyarakat cenderung terbatas,” tambahnya.

Biaya Produksi Naik, Daya Beli Terbatas

Tekanan ekonomi juga dirasakan pelaku UMKM yang menghadapi kenaikan harga bahan baku dan modal usaha. Dalam situasi tersebut, menaikkan harga jual bukan perkara mudah karena berisiko memengaruhi keputusan konsumen untuk membeli.

“Pelaku usaha tidak mudah menaikkan harga jual meskipun biaya produksi meningkat. Sebab, kenaikan harga berisiko membuat konsumen mengurangi pembelian,” lanjutnya.

Kondisi ini menempatkan pelaku usaha pada dua tekanan sekaligus: biaya operasional yang meningkat dan potensi penjualan yang melemah. Bagi usaha dengan modal terbatas dan perputaran uang harian, penurunan transaksi dapat memengaruhi kemampuan memenuhi kebutuhan operasional.

Meski demikian, besaran penurunan penjualan, kenaikan biaya produksi, serta jumlah UMKM yang terdampak belum disertai data kuantitatif dalam keterangan tersebut.

Penanganan Karhutla Perlu Memperhatikan Dampak Ekonomi

Khemal menilai dampak karhutla perlu menjadi perhatian bersama. Selain penanganan kebakaran dan pemulihan kualitas udara, kondisi ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM yang bergantung pada aktivitas harian, juga perlu diperhatikan.

“Karena itu, dampak karhutla perlu menjadi perhatian bersama. Selain penanganan kebakaran dan upaya pemulihan kualitas udara, kondisi ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas harian, juga perlu diperhatikan,” ungkapnya.

Dampak ekonomi tersebut menjadi salah satu aspek yang perlu dicermati dalam penanganan karhutla. Data mengenai perubahan omzet, biaya bahan baku, dan kondisi perdagangan selama kabut asap dapat membantu pemerintah daerah memetakan kebutuhan pelaku UMKM serta menentukan langkah dukungan yang sesuai. (Vr)

Pemko Palangka Raya Perkuat Sinergi Lintas Sektor melalui Penandatanganan Kerja Sama Strategis

Kerja sama dengan Kejaksaan Negeri, PT Pos Indonesia, dan Rutan Kelas IIA Palangka Raya menjadi langkah strategis memperkuat tata kelola pemerintahan, kepastian hukum, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pemprov Kalteng Salurkan 122.600 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan

Bantuan air bersih sementara mencapai 122.600 liter dan disalurkan ke sejumlah desa di 11 kabupaten, sementara Pemprov Kalteng meminta pemerintah daerah mempercepat respons terhadap warga yang kesulitan air.

Menteri P2MI Mukhtarudin Pimpin Rapat Perdana, Soroti Penyerapan Anggaran dan Penguatan Pelindungan PMI

“Di sisa waktu di tahun 2025 ini, perlu adanya penguatan dan peningkatan penyerapan anggaran. Segera persiapkan program dan kegiatan yang akan dilakukan. Pastikan bukan hanya untuk menyerap anggaran, tetapi betul-betul yang bisa menunjang capaian dan target kementerian”

Gubernur Lantik KPID Kalteng Periode 2026–2029

Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menghadiri pelantikan anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Tengah periode 2026–2029 di Aula Jayang Tingang Lantai I Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (7/5/2026).

Agustiar Sabran Minta ASN dan Relawan Bergerak Perkuat Penanganan Karhutla

Keputusan Gubernur 31 Agustus 2026 mengubah status penanganan karhutla menjadi tanggap darurat dan memperkuat operasi melalui satu komando, pengerahan ASN, relawan, serta dukungan layanan bagi masyarakat.

Bamsoet Dorong Pemerintah Percepat Ratifikasi Konvensi PBB dan Pengesahan RUU Keamanan Siber

“Disahkannya Konvensi PBB tentang Kejahatan Siber adalah momentum penting bagi dunia, termasuk Indonesia. Ini babak baru kerja sama global melawan kejahatan siber. Kita tidak bisa tinggal diam. Indonesia harus segera meratifikasi konvensi itu dan mempercepat pembentukan UU Keamanan dan Ketahanan Siber sebagai perangkat hukum nasional”

DPRD Ingatkan Pemkot Jaga Bapok Jelang Ramadan

“Pemerintah harus memastikan pasokan bahan pokok tetap aman. Jangan sampai terjadi kelangkaan atau lonjakan harga yang tidak wajar menjelang puasa”

Fairid: Hari Jadi ke-61 Pemko Palangka Raya Jadi Momentum Muhasabah dan Kolaborasi Pembangunan

Peringatan Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dimaknai sebagai momentum refleksi pembangunan, penguatan kualitas aparatur sipil negara, serta peningkatan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Ketua DPRD Ajak Warga Palangka Raya Tertib Bayar PBB demi Pembangunan Berkelanjutan

“BPPRD sebagai dinas yang menangani pajak daerah perlu meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat. Jika pembayaran PBB meningkat, maka sumber dana pembangunan juga akan semakin besar dan merata”

DLH Palangka Raya Gandeng PLN Perkuat Program Kampung Iklim di Bukit Tunggal

“Program ini juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup"

Popular Articles