Palangka Raya | EnterKal – Peringatan HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai menjadi momentum memperkuat soliditas TNI, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung pembangunan di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mendampingi Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin selaku Inspektur Upacara pada Parade, Defile, dan Syukuran HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai di Lapangan Upacara Makodam XXII/Tambun Bungai, Senin (10/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, jajaran Forkopimda Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, serta kepala OPD lingkup Pemprov Kalimantan Tengah.
Setahun Kodam, Perkuat Pengabdian di Kalimantan
Dalam amanatnya, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengatakan peringatan HUT ke-1 merupakan momentum untuk merefleksikan perjalanan organisasi sekaligus meneguhkan kembali komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Seiring berjalannya waktu, Kodam XXII/Tambun Bungai telah tumbuh dan berkembang menjadi salah satu kekuatan pertahanan yang kokoh. Berbagai pencapaian, keberhasilan, dan prestasi yang telah diukir hingga saat ini tentu tidak terlepas dari dedikasi, tetesan keringat, dan pengorbanan para pendahulu, serta seluruh prajurit yang bertugas dengan loyalitas tanpa batas,” ujarnya.
Pangdam memberikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Kodam XXII/Tambun Bungai atas profesionalisme dan integritas dalam mengawal kedaulatan, menjaga stabilitas keamanan, serta menciptakan ketenteraman bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas juga ditopang dukungan berbagai pemangku kepentingan melalui sinergi, koordinasi, dan kemitraan strategis.
“Mulai dari penanganan bencana alam, pengamanan wilayah, hingga penyelesaian berbagai program nasional dalam rangka membangun kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan,” katanya.
Prajurit Dituntut Adaptif Hadapi Tantangan
Menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks, Zainul meminta seluruh prajurit tidak berpuas diri. Kemampuan harus terus diasah, kesiapan operasional ditingkatkan, serta perkembangan teknologi dan situasi sosial di wilayah tugas harus direspons secara adaptif.
“Jadilah prajurit modern yang adaptif, namun tetap memegang teguh jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional yang selalu hadir memberikan solusi di tengah kesulitan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran menjadikan HUT ke-1 sebagai momentum memperkuat tekad, menyamakan persepsi, dan merapatkan barisan dalam melanjutkan pengabdian.
“Melalui semangat persatuan, mari kita bersama-sama bahu-membahu dengan Forkopimda, jajaran TNI-Polri, Kejaksaan, serta seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas dan mengawal kemajuan daerah demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ajaknya.
Tiga Satuan Raih Penghargaan Binsat
Rangkaian peringatan HUT ke-1 juga diisi dengan penyerahan penghargaan atas prestasi pembinaan satuan (Binsat).
Kodim 1006/Banjar meraih penghargaan kategori terbaik Binsat Satwil. Sementara kategori terbaik Binsat Batalyon TP Markas Komando diraih Yonif TP 830/Isen Mulang dan kategori terbaik Binsat Batalyon TP Marshalling Area diraih Yonif TP 924/Uria Mapas.
Selain itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai bersama Gubernur Kalimantan Tengah menyerahkan piala bergilir kepada Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 884/Saijaan sebagai juara umum bidang olahraga militer.
Peringatan HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai tersebut menjadi penegasan pentingnya menjaga soliditas dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat. Kolaborasi lintas sektor menjadi modal untuk menjaga keamanan dan stabilitas sekaligus mendukung agenda pembangunan di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. (Red)





