spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Lamandau Catat Capaian Positif Pembangunan, Kemiskinan Turun Jadi 3,33 Persen

Lamandau | EnterKal – Kabupaten Lamandau berhasil mencatat sejumlah indikator strategis pembangunan daerah pada 2024–2025 yang menunjukkan tren positif. Meski masih menghadapi tantangan di sektor harga dan produksi pangan, kinerja ekonomi, sosial, hingga kesejahteraan masyarakat tetap stabil.

Berdasarkan data terbaru, pertumbuhan ekonomi Lamandau pada Triwulan II-2025 mencapai 3,44 persen (year-on-year). Dari sisi harga, Indeks Perkembangan Harga (IPH) tercatat 0,20 persen pada Juli, naik tipis menjadi 0,21 persen pada Agustus, lalu terkoreksi minus 0,65 persen pada minggu ketiga September.

Dari aspek sosial, persentase penduduk miskin hanya 3,33 persen pada Maret 2025, jauh di bawah rata-rata nasional. Tingkat pengangguran terbuka juga rendah, yakni 3,17 persen pada Agustus 2024. Rasio gini sebesar 0,28 menegaskan ketimpangan di Lamandau masih dalam kategori rendah (<0,4), yang menunjukkan distribusi pendapatan masyarakat relatif merata.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lamandau mencapai 73,95 pada 2024, masuk kategori tinggi. Indikator lain turut mendukung, di antaranya umur harapan hidup 73,59 tahun, harapan lama sekolah 12,53 tahun, rata-rata lama sekolah 8,82 tahun, serta rata-rata pengeluaran per kapita Rp12,28 juta per tahun. Dari sisi makroekonomi, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp2.189,5 miliar pada Triwulan II-2025, setara Rp79,71 juta per kapita per tahun (2024).

Jumlah penduduk Lamandau berdasarkan proyeksi sensus 2020 mencapai 105,21 ribu jiwa pada 2025, menjadikannya salah satu kabupaten dengan populasi terkecil di Kalimantan Tengah, namun memiliki capaian indikator pembangunan yang cukup kompetitif.

Di sektor produksi pangan, luas panen padi tahun 2024 mencapai 288,41 hektare dengan total produksi beras 473,07 ton. Meski belum besar, pertanian tetap menjadi penopang kebutuhan pangan lokal. Sementara itu, perkebunan sawit rakyat masih menjadi tulang punggung ekonomi daerah dengan luas areal 35.991 hektare dan produksi tandan buah segar 112.071 ton pada 2024.

Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menegaskan bahwa pencapaian tersebut tidak boleh membuat daerah terlena.
“Capaian ini memang membanggakan, terutama rendahnya angka kemiskinan dan ketimpangan. Namun kita tidak boleh berpuas diri. Masih ada PR besar dalam meningkatkan produktivitas pangan, memperkuat daya saing ekonomi daerah, dan menjaga stabilitas harga agar tidak terlalu fluktuatif,” ujarnya, Senin (22/9).

Rizky menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan program pembangunan yang menyentuh langsung masyarakat. “Fokus kami adalah mendorong sektor pertanian dan perkebunan rakyat agar semakin produktif, sekaligus memperkuat kualitas SDM melalui pendidikan dan kesehatan. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi Lamandau bisa lebih inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Secara umum, potret pembangunan Lamandau menunjukkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, penguatan kualitas hidup, dan pemerataan kesejahteraan. Pemerintah daerah berharap momentum ini mampu menjadikan Lamandau sebagai kabupaten yang terus melaju dengan pembangunan berkeadilan.

Pengedar Sabu Ditangkap di Sabangau, Polisi Sita 1,59 Gram

“Polresta Palangka Raya berkomitmen menindak tegas pengedar narkoba dan menutup ruang bagi peredaran narkotika yang merusak generasi muda. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindaklanjuti secara profesional"

Heriyus dan Rahmanto Muhidin Resmi Dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Murung Raya Periode 2025–2030

“Saya Heriyus dan Rahmanto Muhidin mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Murung Raya atas kepercayaan dan dukungannya.

Presiden Prabowo Luncurkan Sekolah Rakyat, Fairid Naparin Resmikan di Palangka Raya

“Saya mengingatkan kepada kepala sekolah beserta tenaga pendidik untuk memberikan pelajaran yang terbaik, agar anak-anak mendapatkan pendidikan selayaknya dan tidak kalah dengan SD negeri maupun swasta"

Saham Big Banks Melemah, Analis Soroti Sentimen Global

Harga saham kelompok bank berkapitalisasi besar (big banks) masih mengalami tekanan dalam perdagangan pekan ini, meskipun kinerja laba hingga Februari 2026 menunjukkan pertumbuhan positif.

S1F Unggul di Quick Count Pilbup Barito Utara, Selisih 3.376 Suara

“Keunggulan ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari kepercayaan publik terhadap visi dan program kami. Ini adalah amanah yang akan kami jaga dengan integritas tinggi”

Gubernur Agustiar Sabran Resmi Luncurkan Kartu Huma Betang Sejahtera

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, secara resmi meluncurkan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) dalam kegiatan yang digelar di Aula Jaya Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Jumat (20/2/2026).

Gubernur Lantik KPID Kalteng Periode 2026–2029

Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menghadiri pelantikan anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Tengah periode 2026–2029 di Aula Jayang Tingang Lantai I Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (7/5/2026).

Bulog Kaltim-Kaltara Luncurkan Bantuan Pangan 323.824 KPM, Salurkan Beras dan Minyak Goreng Pasca Lebaran

Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara resmi meluncurkan program bantuan pangan periode Februari–Maret 2026 dengan sasaran 323.824 keluarga penerima manfaat (KPM) di dua provinsi tersebut. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi.

Palangka Raya Diakui Nasional atas Akselerasi Pembangunan Berkelanjutan

“Alhamdulillah, Palangka Raya masuk 10 besar terbaik nasional dalam kategori The Encourager. Ini adalah buah dari kerja kolaboratif lintas sektor yang konsisten menerapkan prinsip SDGs dalam setiap kebijakan pembangunan”

Natalius Pigai: Indonesia Berpotensi Lampaui Rekor Dunia Pendidikan HAM Uruguay

Menteri HAM Natalius Pigai menyebut Indonesia berpotensi melampaui rekor dunia pendidikan hak asasi manusia yang saat ini dipegang Uruguay setelah program pelatihan HAM di berbagai daerah melibatkan ribuan peserta.

Popular Articles