spot_img

Top EnterKal

Related Posts

Pemkab Bartim Pantau BBM, Dexlite Naik, Solar Kosong

Tamiyang Layang | EnterKal – Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) melakukan pemantauan ketersediaan dan harga bahan bakar minyak (BBM), Senin (20/4/2026), guna memastikan distribusi berjalan lancar di lapangan.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut melibatkan tim gabungan dari pemerintah daerah, TNI, Polri, dan Satpol PP.Asisten I Setda Bartim, Ari Panan P Lelo, menyampaikan hasil pemantauan di SPBU Longkang menunjukkan harga BBM masih sesuai ketentuan, yakni Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamax Rp12.600 per liter, dan Dexlite Rp24.150 per liter.

Namun, terjadi lonjakan signifikan pada Dexlite yang sebelumnya berada di kisaran Rp14.500 per liter. Sementara itu, Bio Solar dilaporkan tidak tersedia.

“Permintaan BBM diajukan setiap hari ke Depo Banjarmasin, namun ketersediaan masih terbatas. Bahkan untuk Bio Solar saat ini kosong,” ujarnya.

Harga Eceran Melonjak

Di tingkat eceran, ditemukan perbedaan harga yang cukup tinggi. Di Kios Sayuti, Desa Matabu, Pertalite dijual Rp14.000 per liter dan Pertamax Rp16.000 per liter. Sementara di Pom Mini Tiga Putri, Pertalite Rp13.500 per liter dan Pertamax Rp15.500 per liter.

Harga tersebut lebih tinggi dibandingkan harga pembelian dari pelansir yang berkisar Rp12.500 hingga Rp14.500 per liter.

Distribusi Dibatasi

Untuk mengendalikan distribusi, pelansir BBM dari Bartim dan Kalimantan Selatan dibatasi maksimal 20 liter per hari dan tidak diperbolehkan menggunakan jerigen.

Jika masih terdapat sisa stok, SPBU Longkang akan membuka penjualan tambahan pada malam hari mulai pukul 18.00 WIB.

Pemerintah daerah juga mengimbau pengelola SPBU mengatur antrean secara tertib guna mencegah potensi keributan di masyarakat. Transparansi informasi ketersediaan BBM dinilai penting, terutama saat stok menipis.

“Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan situasi dengan menimbun BBM atau memainkan harga. Ini akan merugikan masyarakat,” tegas Ari.

Tunggu Tambahan Kuota

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Bartim berencana menerbitkan surat edaran terkait pengaturan distribusi dan penjualan BBM.

Sementara itu, usulan penambahan kuota BBM ke Depo Banjarmasin masih menunggu tanggapan.

spot_imgspot_img
spot_img
spot_img

Popular Articles