spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Deteksi Dini Diabetes Melitus, Dinkes Palangka Raya Sasar Mahasiswa dan ASN

Program skrining faktor risiko Diabetes Melitus menyasar mahasiswa dan civitas akademika guna meningkatkan kesadaran deteksi dini serta mendorong penerapan gaya hidup sehat di usia produktif.

Palangka Raya | EnterKal – Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya melaksanakan program Penemuan Dini Faktor Risiko Diabetes Melitus (DM) pada kelompok usia produktif dengan menyasar mahasiswa, civitas akademika, dan pegawai instansi di Kota Palangka Raya. Kegiatan tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 400 peserta sebagai upaya memperkuat deteksi dini penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat.

Program yang dilaksanakan pada sejumlah perguruan tinggi dan instansi pemerintah itu bertujuan mengidentifikasi faktor risiko Diabetes Melitus sejak dini agar langkah pencegahan dan pengendalian dapat dilakukan lebih efektif.

Diabetes Melitus menjadi salah satu penyakit tidak menular yang terus mengalami peningkatan dan berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi serius apabila tidak terdeteksi sejak awal. Banyak penderita tidak menyadari kondisi kesehatannya hingga penyakit memasuki tahap yang lebih berat.

Karena itu, skrining dini pada kelompok usia produktif menjadi langkah strategis untuk mengenali faktor risiko lebih awal sekaligus mendorong perubahan perilaku menuju pola hidup yang lebih sehat.

Sasar Kampus dan Instansi Pemerintah

Kegiatan dilaksanakan berdasarkan Surat Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Nomor 800.1.11.1/63/SPT/DINKES-UP/VI/2026 tanggal 5 Juni 2026.

Pelaksanaan skrining dilakukan di sejumlah lokasi, yakni Poltekkes Kemenkes Palangka Raya pada 9 Juni 2026, IAKN Palangka Raya pada 10 Juni 2026, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Palangka Raya pada 11 Juni 2026, serta BNNP Kalimantan Tengah pada 12 Juni 2026.

Setiap lokasi ditargetkan diikuti sekitar 100 peserta sehingga total sasaran program mencapai sekitar 400 orang.

Perkuat Kesadaran Hidup Sehat

Selain pemeriksaan kesehatan dasar, peserta juga mendapatkan skrining faktor risiko Diabetes Melitus serta edukasi mengenai pola hidup sehat.

Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sekaligus memahami langkah-langkah pencegahan yang perlu dilakukan untuk mengurangi risiko terkena Diabetes Melitus.

Edukasi yang diberikan mencakup pentingnya aktivitas fisik rutin, pola makan seimbang, pengendalian berat badan, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Deteksi Dini Cegah Komplikasi Penyakit

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya menegaskan bahwa Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang memerlukan perhatian serius karena dapat menyebabkan berbagai komplikasi apabila tidak dikendalikan dengan baik.

“Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius apabila tidak dikendalikan dengan baik. Karena itu, deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya penyakit maupun komplikasi di kemudian hari,” ujarnya.

Menurutnya, semakin cepat faktor risiko ditemukan, semakin besar peluang untuk melakukan intervensi dan pencegahan sebelum penyakit berkembang menjadi lebih serius.

Dorong Masyarakat Lebih Sehat dan Produktif

Melalui kegiatan skrining ini, Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya berharap kesadaran masyarakat usia produktif terhadap faktor risiko Diabetes Melitus semakin meningkat.

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya hidup sehat di tengah masyarakat melalui deteksi dini, edukasi kesehatan, dan pengendalian faktor risiko penyakit tidak menular.

Dengan meningkatnya kesadaran dan perilaku hidup sehat, angka kejadian Diabetes Melitus diharapkan dapat ditekan sehingga mendukung terwujudnya masyarakat Kota Palangka Raya yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas. (Red)

Cabai Merah Naik Rp5 Ribu, Pemko Pastikan Inflasi Palangka Raya Tetap Terkendali

“Kenaikan komoditas cabai merah biasanya terjadi akibat adanya permintaan tinggi dari pedagang dan pelaku usaha kuliner”

Jamnas XII 2026, 24 Pramuka Palangka Raya Terima Lencana Tiska

Penyematan Tiska menjadi penanda penghargaan atas partisipasi 24 Pramuka Palangka Raya di Jamnas XII sekaligus momentum mendorong mereka menerapkan disiplin, kepemimpinan, dan etika bermedia sosial.

KP2MI Gandeng Pemprov Banten, Krakatau Steel dan IKA Untirta Perkuat Ekosistem Migran

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama dengan Pemerintah Provinsi Banten, Krakatau Steel Group, dan IKA Untirta. Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan kualitas SDM, perluasan akses kerja internasional yang legal, serta penguatan pelindungan pekerja migran dari hulu hingga hilir.

FORKOB Kalteng Raih Juara di Pawai Muharram 1447 H

“Alhamdulillah, capaian ini adalah hasil kerja sama seluruh anggota FORKOB. Kami ikut dalam pawai bukan hanya untuk lomba, tetapi untuk menegaskan nilai kebersamaan, memperkuat identitas budaya Banjar, dan merayakan spirit hijrah dengan penuh semangat”

Halalbihalal PKS Kalteng, Wagub Soroti Tantangan Fiskal Daerah

Suasana kebersamaan mewarnai kegiatan Halalbihalal dan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Kalimantan Tengah di Ballroom Hotel Luwansa, Sabtu (4/4/2026).

Kwarcab Pulang Pisau Kirim 38 Peserta ke Jamnas Pramuka XII 2026

Sebanyak 38 anggota Pramuka Pulang Pisau menjadi bagian dari kontingen Kwarda Kalimantan Tengah untuk mengikuti Jamnas XII pada 13–20 Agustus 2026, sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian, disiplin, dan tanggung jawab generasi muda.

TPID Palangka Raya Waspadai Kenaikan Harga Ayam, Telur, Cabai, dan Bawang Jelang Idulfitri

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan memfokuskan pengawasan terhadap sejumlah komoditas yang berpotensi mengalami kenaikan harga menjelang Hari Raya Idulfitri.

Achmad Zaini: Nilai Pancasila Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik

Wakil Wali Kota Palangka Raya menegaskan nilai-nilai Pancasila tidak cukup dipahami sebagai dasar negara, tetapi harus diwujudkan dalam pelayanan publik yang adil, profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Wabup Bartim Buka Musrenbang Kabupaten Tahun 2025

Musrenbang merupakan forum strategis untuk merumuskan program pembangunan yang partisipatif serta selaras dengan prioritas provinsi dan nasional. Ia menyebut arah pembangunan Kabupaten Barito Timur harus difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, perluasan peluang usaha, serta peningkatan kualitas layanan publik.

Misnohartaku Pimpin Kwarcab Gerakan Pramuka Bartim 2026–2031

“Amanah ini adalah tanggung jawab bersama. Saya mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk bekerja kolaboratif membangun Pramuka Barito Timur yang semakin maju dan adaptif terhadap tantangan zaman”

Popular Articles