spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

AI dan Hukum: Nezar Patria Soroti Autentikasi Bukti Elektronik

Kemampuan Generative AI membuat foto, video, dan suara sintetis meningkatkan kebutuhan autentikasi bukti elektronik, meski teknologi yang sama mulai membantu efisiensi administrasi peradilan.

Jakarta | EnterKal – Perkembangan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) mulai mengubah proses peradilan sekaligus menghadirkan tantangan baru dalam memastikan keaslian bukti elektronik.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengatakan kemampuan Generative AI menghasilkan foto, video, dan suara yang menyerupai kejadian nyata membuat proses autentikasi alat bukti menjadi semakin penting.

“Perkembangan Generative AI saat ini mampu menghasilkan apa yang kita sebut sebagai realitas sintetik dalam bentuk berbagai macam format media. Ini menjadi satu hal yang signifikan ketika kita melihat dalam proses-proses peradilan itu ada alat bukti yang diajukan berupa rekaman, video, maupun foto,” jelasnya dalam acara National Law Forum di Jakarta Pusat, Senin (24/8/2026).

Bukti Elektronik Hadapi Tantangan Realitas Sintetik

Menurut Nezar, perkembangan teknologi tersebut menjadi tantangan bagi proses peradilan karena bukti berupa rekaman, foto, atau video tidak lagi mudah dinilai hanya berdasarkan tampilan visualnya.

Kemampuan AI menghasilkan konten sintetis yang menyerupai kejadian nyata membuat pengadilan perlu memastikan bahwa bukti yang diajukan benar-benar autentik dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Ini menjadi ujian yang cukup penting. Bagaimana bukti tersebut bisa meyakinkan majelis hakim? Bagaimana forum pengadilan bisa melakukan autentikasi terhadap barang bukti yang diajukan di pengadilan?” tegas Wamen Nezar.

AI Juga Mulai Bantu Proses Peradilan

Di sisi lain, Nezar mengatakan AI tidak hanya menghadirkan tantangan bagi sistem hukum. Teknologi tersebut juga mulai dimanfaatkan untuk membantu proses peradilan agar lebih cepat dan efektif.

Salah satu contohnya adalah pemanfaatan AI oleh Mahkamah Agung untuk mendukung administrasi perkara dalam jumlah besar.

“Contohnya Mahkamah Agung telah memakai teknologi artificial intelligence untuk membuat semacam smart majelis untuk memproses administrasi kasus yang masuk yang jumlahnya sampai puluhan ribu,” ujar Wamen Nezar.

Selain administrasi, AI juga dapat membantu penyusunan analisa hukum. Pemanfaatan tersebut dinilai dapat meringankan beban kerja pihak-pihak yang terlibat dalam proses peradilan.

Keputusan Tetap di Tangan Hakim

Meski AI dapat digunakan untuk membantu berbagai tahapan pekerjaan, Nezar menegaskan teknologi tersebut tidak menggantikan peran manusia dalam menentukan keputusan hukum.

Menurutnya, AI ditempatkan sebagai alat bantu, sementara kewenangan untuk menentukan keputusan tetap berada pada hakim.

“Yang menentukan tetap hakim, bukan AI, tetap manusianya, bukan AI. AI hanya membantu,” tandasnya.

Perkembangan AI dengan demikian menghadirkan dua sisi bagi sistem peradilan: membuka peluang efisiensi sekaligus menuntut mekanisme yang lebih kuat untuk memastikan keaslian bukti elektronik. Tantangan tersebut menjadi semakin relevan seiring kemampuan Generative AI menghasilkan konten yang semakin menyerupai realitas. (Red)

Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026, Pemerintah 21 Maret

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Idul Fitri jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Sejumlah warga Muhammadiyah pun telah melaksanakan salat Id pada Jumat pagi.

Puskesmas Kayon Direhabilitasi dan Naik Status Jadi Layanan 24 Jam, Fairid Respons Overload Pasien

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin memastikan Puskesmas Kayon akan direhabilitasi dan ditingkatkan fasilitasnya pada 2026 menjadi layanan kesehatan 24 jam yang dilengkapi fasilitas rawat inap.

Mukhtarudin Terima Gelar Kehormatan “Tun Perak” dari Yang di-Pertua Negeri Melaka Merangkap Presiden DMDI

“Dengan gelar ini, saya semakin termotivasi untuk berkhidmat kepada bangsa dan agama. Tun Perak adalah simbol kepemimpinan bijaksana, dan saya akan jadikan itu sebagai panduan”

SBY Ingatkan Potensi Perang Dunia ke-3, Soroti Pelanggaran Hukum Internasional

Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan dunia mengenai potensi terjadinya Perang Dunia ke-3 akibat meningkatnya pelanggaran hukum internasional yang dilakukan sejumlah negara besar.

Fairid Tinjau Jalan Lele, Pemko Percepat Penanganan Jalan Rusak Usai Kecelakaan Fatal

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin meninjau langsung ruas Jalan Lele yang mengalami kerusakan dan diduga menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan lalu lintas hingga menelan korban jiwa. Pemerintah kota berkomitmen mempercepat penanganan infrastruktur sekaligus memperkuat sistem pelaporan masyarakat.

Idul Adha 1446 H, Spirit Keikhlasan dan Solidaritas Untuk Indonesia yang Inklusif

Sebagai seorang Muslim dan wakil rakyat dari Kalimantan Tengah, saya melihat Idul Adha bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi sebuah panggilan mendalam untuk merefleksikan nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, dan solidaritas sosial yang menjadi inti ajaran Islam.

Pemko Palangka Raya dan TNI Bahas Evaluasi Tata Ruang Wilayah

“Kami menyambut baik dukungan Pangdam XXII/Tambun Bungai dalam memastikan setiap rencana tata ruang sejalan dengan kepentingan masyarakat dan keamanan wilayah”

Menhaj Temukan Kekurangan Kapasitas Tenda Jemaah Indonesia di Arafah

Pemerintah pastikan seluruh jemaah mendapatkan tempat layak saat puncak ibadah haji di Armuzna

Pemko Palangka Raya Alokasikan Rp25,8 Miliar untuk Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025

“Anggaran ini diarahkan untuk memastikan seluruh anak mendapatkan gizi yang baik, akses layanan kesehatan yang merata, serta dukungan lingkungan tumbuh kembang yang sehat"

Ablasi Sungai Kahayan Rusak Dua Bangunan, BPBD Palangka Raya Imbau Warga Waspada

Ablasi yang kembali terjadi di bantaran Sungai Kahayan menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana, peningkatan kewaspadaan masyarakat, serta percepatan penanganan kawasan rawan longsor tepi sungai.

Popular Articles