spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Menteri P2MI: Pekerja Migran adalah Pejuang Ekonomi Keluarga

Jakarta | EnterKal.com – Dalam rangka memperingati Hari Pekerja Migran Internasional 2025, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menghadiri Forum Pekerja Migran Indonesia yang diselenggarakan oleh Indonesian Diaspora Network (IDN) Global. Kegiatan tersebut digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Minggu (21/12/2025).

Forum ini dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI Heni Hamidah, Anggota Komisi I DPR RI Abraham Sridjaja, serta Presiden IDN Global Nathalia Widjaja.

Turut hadir perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di berbagai negara penempatan, di antaranya Uni Emirat Arab, Malaysia, Jepang, Mesir, Singapura, Tiongkok, Hong Kong, serta Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei. Forum ini juga diikuti berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari berbagai negara.

Dalam sambutannya, Menteri Mukhtarudin mengapresiasi penyelenggaraan forum yang untuk pertama kalinya digelar oleh IDN Global. Ia menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya pengelolaan ekosistem pekerja migran yang terintegrasi, berkualitas, dan berkelanjutan.

“Saya melihat pekerja migran bukan sebagai pahlawan devisa, tetapi sebagai pejuang ekonomi keluarga. Karena itu, diksi yang selalu saya gunakan adalah pekerja migran merupakan pejuang-pejuang ekonomi keluarga,” ujar Mukhtarudin.

Ia menegaskan bahwa remitansi hanyalah dampak dari perjuangan para pekerja migran. Hal yang paling utama, menurutnya, adalah peran mereka dalam memperjuangkan kesejahteraan keluarga. Oleh sebab itu, negara wajib hadir melalui regulasi, fasilitas, dan sistem pelindungan yang kuat bagi warga negara yang bekerja di luar negeri.

Mukhtarudin juga menyoroti pentingnya penguatan diplomasi dalam menangani kasus pekerja migran non-prosedural atau ilegal. Menurutnya, banyak kasus baru diketahui ketika masalah sudah terjadi, sehingga menyulitkan pemerintah dalam memberikan perlindungan secara cepat dan tepat.

“Sering kali tidak tahu kapan dia berangkat, tahu-tahu sudah ada masalah. Ini banyak terjadi pada pekerja migran non-prosedural atau tanpa dokumen lengkap,” jelasnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, ia mendorong penguatan diplomasi yang melibatkan diaspora Indonesia di luar negeri sebagai bagian dari sistem peringatan dini (early warning system) terhadap potensi permasalahan pekerja migran.

Sementara itu, Presiden IDN Global Nathalia Widjaja menyatakan bahwa IDN Global berkomitmen memfasilitasi dan memberdayakan pekerja migran Indonesia sebagai bagian penting dari diaspora.

“Pekerja migran adalah wajah Indonesia yang berkontribusi besar bagi pembangunan bangsa dan negara,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen IDN Global dalam program pelindungan dan pemberdayaan pekerja migran beserta keluarganya, khususnya anak-anak pekerja migran, melalui pendekatan advokasi, pelindungan, dan pemberdayaan secara holistik.

Anggota Komisi I DPR RI Abraham Sridjaja dalam kesempatan tersebut menyoroti masih maraknya praktik mafia penempatan pekerja migran ilegal yang menjadi tantangan serius dan membutuhkan pengawasan serta penegakan hukum yang lebih kuat.

Sementara itu, Heni Hamidah dari Kementerian Luar Negeri RI menegaskan bahwa pekerja migran memiliki hak atas pelindungan, keadilan, dan rasa aman di mana pun mereka berada.

“Keringat, pikiran, dan air mata pekerja migran telah memberikan kontribusi besar bagi keluarga, masyarakat, dan negara,” ungkapnya.

Namun demikian, ia mengakui masih banyak tantangan yang dihadapi pekerja migran, mulai dari persoalan ketenagakerjaan, keimigrasian, kerentanan sosial dan hukum, hingga stigmatisasi negatif. Kemenlu bersama seluruh perwakilan RI di luar negeri, kata dia, terus menjalankan mandat pelayanan dan pelindungan dengan prinsip bahwa negara harus hadir saat warganya menghadapi masalah.

Forum Pekerja Migran Indonesia ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, diaspora, dan masyarakat dalam melindungi serta memberdayakan pekerja migran Indonesia, sejalan dengan diplomasi Indonesia yang antisipatif, progresif, dan berorientasi pada nilai kemanusiaan sebagaimana tertuang dalam Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. (Red)

Mukhtarudin Dorong Percepatan Proyek Baterai Kendaraan Listrik Indonesia Grand Package

“Kita harus memanfaatkan peluang global di sektor energi baru terbarukan. Proyek baterai EV Indonesia Grand Package harus dipercepat untuk mendukung hilirisasi dan memperkuat posisi Indonesia sebagai hub produksi baterai dunia"

Bupati Seruyan Resmi Lepas Keberangkatan Jemaah Calon Haji 2025

“Tahun ini, pemerintah daerah menyediakan pesawat carter dari Sampit menuju embarkasi Banjarmasin. Ini adalah bentuk nyata perhatian kami agar jemaah lebih mudah dan nyaman dalam melakukan perjalanan”

Fairid Naparin Dorong Pelaku Usaha Kuliner Kembangkan Inovasi dan Promosi

“Sektor kuliner lokal adalah salah satu penggerak utama ekonomi daerah. Kami ingin mereka bisa tumbuh lebih kuat melalui pembinaan, inovasi, dan promosi agar kuliner khas Palangka Raya semakin dikenal luas”

Palangka Raya–Nganjuk Jalin Kerja Sama Kembangkan Potensi Pertanian, Fokus Budidaya Bawang Merah

“Kami melihat potensi yang besar dalam budidaya bawang merah, dan Nganjuk memiliki pengalaman serta keahlian yang mumpuni di bidang ini. Oleh karena itu, kami menjalin kerja sama dengan Pemkab Nganjuk untuk belajar dan mengembangkan budidaya bawang merah di Kota Palangka Raya”

Bupati Lamandau Tekankan Disiplin ASN Pasca Libur Lebaran

Pemerintah Kabupaten Lamandau menegaskan komitmennya menjaga kualitas pelayanan publik tetap optimal usai libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dan Nyepi. Hal ini disampaikan Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, terkait kesiapan aparatur kembali menjalankan tugas, Rabu (25/3/2026).

Pemko Palangka Raya Dukung Akses Keadilan Lewat Pos Bantuan Hukum

“Dengan adanya pos bantuan hukum, warga yang kurang mampu dapat terbantu ketika menghadapi persoalan hukum”

DPRD Kalteng Tutup Masa Sidang I 2025, Buka Sidang II 2026; Wagub Tekankan Sinergi Legislasi dan Aspirasi Publik

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo menghadiri Rapat Paripurna ke-11 DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dengan agenda Penutupan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 sekaligus Pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Senin (5/1/2026).

Gubernur Kalbar Lantik Komisioner KPID 2025–2028, Tekankan Penyiaran Sehat dan Ramah Anak

“Kita harus memastikan konsumsi siaran anak-anak terarah dengan baik agar mata dan telinga mereka terlindungi dalam pembentukan kepribadian”

Kemendikti–Kemenpora Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Olahraga Kampus

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga resmi menjalin kolaborasi strategis untuk memperkuat ekosistem olahraga di perguruan tinggi. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Gubernur Kalteng Hadiri Panen Raya di Kapuas, Dorong Penguatan Sentra Pangan dan Infrastruktur

“Saya harap semua pihak benar-benar hadir dan turun langsung ke lapangan, bukan hanya di balik meja. Kita harus perhatikan para petani, karena mereka adalah tulang punggung ketahanan pangan kita”

Popular Articles