spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

APBD Turun Separuh, Gubernur Tekankan Stabilitas Keamanan Jadi Kunci Pembangunan Kalteng 2026

PALANGKA RAYA | EnterKal — Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan stabilitas keamanan sebagai prasyarat utama keberlanjutan pembangunan daerah di tengah tekanan fiskal 2026. Penegasan itu disampaikan saat menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) Polri tingkat Polda Kalimantan Tengah di Gedung Graha Bhayangkara, Rabu (18/2/2026).

Dalam forum yang diikuti para Kapolres dan Kapolsek se-Kalteng tersebut, Gubernur hadir sebagai narasumber untuk menyampaikan arah kebijakan daerah, khususnya terkait kondisi keuangan dan implikasinya terhadap agenda pembangunan.

Rapim ini merupakan tindak lanjut Rapim TNI/Polri bersama Presiden Prabowo Subianto pada akhir Januari 2026 yang menekankan soliditas dan profesionalisme aparat dalam menjaga stabilitas nasional.

Tekanan Fiskal dan Efisiensi Terukur

Dalam paparannya, Agustiar mengungkapkan APBD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp5,4 triliun, turun signifikan dibandingkan APBD 2025 yang mencapai Rp10,3 triliun.

“Ini merupakan tantangan besar bagi kita semua. Oleh karena itu, saya telah menginstruksikan agar dilakukan efisiensi besar dan terukur terhadap belanja seluruh OPD,” tegasnya.

Penurunan kapasitas fiskal tersebut, menurutnya, menuntut prioritisasi program dan pengendalian belanja yang lebih disiplin. Reformulasi anggaran diarahkan pada program yang berdampak langsung terhadap masyarakat, sekaligus menjaga kesinambungan pembangunan strategis.

Namun, ia mengingatkan, efisiensi anggaran tidak akan efektif tanpa jaminan stabilitas keamanan.

“Tanpa situasi yang aman dan kondusif, efisiensi anggaran tidak akan menghasilkan manfaat maksimal,” ujarnya.

Keamanan sebagai Fondasi Ekonomi

Gubernur menilai peran Polda Kalteng strategis dalam menjaga iklim investasi dan kepastian hukum di tengah keterbatasan anggaran daerah. Stabilitas keamanan, menurutnya, bukan hanya isu ketertiban, tetapi berkaitan langsung dengan kepercayaan publik, aktivitas ekonomi, serta kelancaran program pemerintah.

Ia mendorong jajaran kepolisian terus menjaga integritas dan meningkatkan profesionalisme, sekaligus memperkuat pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel.

Selain itu, pendekatan humanis dan restorative justice diminta tetap dikedepankan tanpa mengurangi ketegasan terhadap tindak pidana yang meresahkan masyarakat.

Sinergi Lintas Sektor

Forum Rapim tersebut juga menghadirkan unsur strategis daerah, antara lain Kabinda Kalteng Marsekal Pertama TNI Muhammad Nur, Kajati Kalteng Nurcahyo Jungkung Madyo, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, serta jajaran pejabat Pemprov dan Polda Kalteng.

Melalui forum ini, pemerintah daerah dan aparat penegak hukum diharapkan memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan agenda pembangunan tetap berjalan efektif meski ruang fiskal menyempit.

Bagi Pemprov Kalteng, tahun 2026 bukan sekadar tahun efisiensi, melainkan momentum penataan prioritas dan penguatan tata kelola. Dalam kerangka itu, stabilitas keamanan diposisikan sebagai fondasi utama agar Kalimantan Tengah tetap bergerak menuju visi “Makin Berkah, Maju, dan Sejahtera.”

Mukhtarudin Dukung Implementasi Road Map Kerja Sama Indonesia-Belarus 2026–2030

Peluncuran peta jalan kerja sama lima tahun Indonesia dan Belarus membuka peluang kolaborasi lintas sektor. Kementerian P2MI menyatakan siap menyelaraskan program untuk mendukung penguatan sumber daya manusia dan implementasi kerja sama bilateral.

Disparbudpora Catat Kenaikan Kunjungan Wisata Palangka Raya

“Sepanjang 2025, kunjungan wisata ke Palangka Raya menunjukkan peningkatan yang cukup positif dan melampaui 644 ribu orang"

Pawai Akbar 1 Muharram Warnai Tahun Baru Islam di Pulang Pisau

“Makna 1 Muharram bagi umat Islam adalah bulan yang sangat luar biasa karena menjadi awal tahun baru Islam yang mengajak kita untuk lebih baik ke depan”

Ketua DPRD Subandi Dorong Mall di Palangka Raya Sediakan Ruang bagi UMKM dan Pengrajin Lokal

“Memang untuk berjualan di sana tentu ada biaya sewa. Tapi kami berharap ada kebijakan dari pihak pengelola agar pelaku kerajinan khas daerah juga bisa punya ruang untuk tampil"

Pemko Palangka Raya Sosialisasikan Pedoman Evaluasi Kinerja BLUD RSUD dan Puskesmas

“Namun, fleksibilitas tersebut harus diimbangi dengan tanggung jawab dan akuntabilitas kinerja. Oleh karena itu, diperlukan pedoman evaluasi kinerja BLUD yang terukur, objektif, dan dapat menjadi dasar pembinaan serta pengambilan kebijakan pemerintah daerah”

Syukuran dan Donor Darah Warnai Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Seruyan

“Donor darah tidak hanya menyehatkan tubuh, tapi juga menyelamatkan nyawa. Ini adalah wujud nyata kolaborasi dan kepedulian antar elemen daerah”

Fairid Naparin Tinjau SPBU, Antrean BBM di Palangka Raya Mulai Normal

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin bersama jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palangka Raya, Sabtu (9/5/2026).

Fairid Luncurkan Beasiswa 2026 dan Program Kampung Keren

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, secara resmi meluncurkan program beasiswa Pemerintah Kota Palangka Raya Tahun 2026, Kamis (2/4/2026).

FAIRID-ZAINI Paparkan Capaian 100 Hari Kerja, Tegaskan Komitmen Kepemimpinan Responsif dan Terukur

“Program 100 Hari Kerja bukan sekadar simbol politik, tetapi merupakan ukuran awal keseriusan kami dalam memimpin kota ini dengan hati, integritas, dan hasil yang nyata”

Meutya Hafid: AI Harus Perkuat UMKM dan Tepat Sasaran Bansos

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemanfaatan kecerdasan artifisial di Indonesia harus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat melalui digitalisasi bantuan sosial yang lebih akurat serta penguatan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Popular Articles