spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Ablasi Sungai Kahayan Rusak Dua Bangunan, BPBD Palangka Raya Imbau Warga Waspada

Ablasi yang kembali terjadi di bantaran Sungai Kahayan menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana, peningkatan kewaspadaan masyarakat, serta percepatan penanganan kawasan rawan longsor tepi sungai.

Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat yang bermukim di bantaran Sungai Kahayan untuk meningkatkan kewaspadaan setelah terjadi ablasi di kawasan Jalan A. Yani, Gang Sepakat, Kecamatan Pahandut, Rabu (1/7/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan dua bangunan mengalami kerusakan akibat longsornya tanah di tepian sungai.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Menyikapi laporan dari masyarakat, tim BPBD Kota Palangka Raya langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan sebagai langkah awal penanganan.

Kawasan Rawan Abrasi Terus Dipantau

Analis Kebencanaan BPBD Kota Palangka Raya, Balap Sipet, mengatakan lokasi kejadian merupakan kawasan yang telah beberapa kali mengalami ablasi sehingga masuk dalam wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, terjadi penyusutan tanah sekitar delapan meter dari bibir Sungai Kahayan dengan panjang area terdampak mencapai kurang lebih 20 meter.

“Lokasi ini memang sudah beberapa kali mengalami ablasi. Berdasarkan hasil pemantauan, kali ini terjadi penyusutan tanah sekitar delapan meter dari bibir sungai dengan panjang area terdampak kurang lebih 20 meter,” jelas Balap.

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh perubahan debit air akibat pasang dan surut Sungai Kahayan yang secara bertahap mengikis tanah di sepanjang bantaran sungai.

Relokasi Jadi Solusi Jangka Panjang

Balap menjelaskan Pemerintah Kota Palangka Raya telah berulang kali melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai potensi bahaya ablasi, termasuk mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi di sekitar tempat tinggal.

Selain langkah mitigasi, pemerintah juga telah mengusulkan program relokasi bagi masyarakat yang bermukim di kawasan rawan. Namun, pelaksanaannya masih menunggu kesiapan lokasi dan tahapan perencanaan yang diperlukan.

“Relokasi telah diusulkan sebagai salah satu solusi jangka panjang. Sementara itu, masyarakat diharapkan tetap waspada dan memahami langkah-langkah evakuasi apabila terjadi kondisi darurat,” ujarnya.

Masyarakat Diminta Segera Melapor

BPBD mengimbau warga untuk segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda awal terjadinya ablasi, seperti munculnya retakan tanah, perubahan kontur bantaran sungai, maupun getaran yang tidak biasa.

Informasi dari masyarakat dinilai sangat penting agar pemerintah dapat melakukan penanganan lebih cepat sebelum dampak yang lebih besar terjadi.

Hasil asesmen di lapangan selanjutnya akan disampaikan kepada pimpinan daerah dan perangkat daerah terkait sebagai bahan penyusunan langkah penanganan serta penataan kawasan rawan bencana di bantaran Sungai Kahayan.

“BPBD Kota Palangka Raya mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan. Apabila muncul indikasi ablasi, segera menjauh dari lokasi dan berkoordinasi dengan aparat setempat maupun BPBD,” pungkas Balap. (Red)

Kesbangpol Palangka Raya Ajak Pemuda Tingkatkan Literasi Politik di Era Digital

“Pendidikan politik tidak sekadar memahami hak dan kewajiban warga negara, tetapi juga menanamkan semangat perubahan positif bagi bangsa"

Demo Samarinda Ricuh, Massa Dibubarkan di Kantor Gubernur

Aksi unjuk rasa 21 April 2026 di Samarinda, Kalimantan Timur, berakhir ricuh setelah massa bertahan di kawasan Kantor Gubernur Kaltim hingga malam hari.

Dispursip Palangka Raya Perluas Layanan Perpustakaan Keliling hingga Pinggiran Kota

Optimalisasi armada mobil pintar dilakukan untuk memperluas akses literasi dan menjangkau masyarakat di wilayah yang jauh dari pusat kota

Fairid: Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Adalah Investasi Perlindungan

Wali Kota Palangka Raya menegaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal dan relawan berisiko tinggi sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan kepastian perlindungan.

Gubernur Kalteng Tegaskan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Program Prioritas, Infrastruktur dan Bansos Tetap Jalan

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tidak akan menghambat pelaksanaan program prioritas pembangunan maupun kesejahteraan masyarakat.

Kurban Ramah Lingkungan Warnai Iduladha di Kompleks Pemkot Palangka Raya

Sebanyak 860 paket daging kurban dibagikan kepada masyarakat, pegawai, dan kelompok rentan di Palangka Raya. Tahun ini, panitia mengusung konsep ramah lingkungan dengan menggunakan tas purun sebagai pengganti kantong plastik sekali pakai.

Diskominfo Gelar Desk PPID, Pemkot Palangka Raya Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

“Hal ini juga turut berperan dalam membangun reputasi pemerintah serta meningkatkan partisipasi aktif masyarakat untuk aktif dalam mendukung keterbukaan informasi publik”

BPBD Palangka Raya Siaga Penuh Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

“Gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan kita menghadapi bencana hidrometeorologi. Kami bersama seluruh tim dan relawan siap bersinergi dalam penanganan apabila terjadi situasi darurat"

Hari Jadi ke-24 Pulang Pisau, Gubernur Agustiar Dorong Penguatan UMKM dan Ketahanan Pangan

Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk mendorong percepatan pembangunan berbasis potensi daerah, penguatan UMKM, serta kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.

GPM Serentak Digelar, Pemprov Kalteng Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan dan HBKN 2026

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Ada subsidi yang diberikan, berkisar antara Rp2.000 hingga Rp10.000 per komoditas”

Popular Articles