Palangka Raya | EnterKal – Kebakaran hebat melanda kawasan Jalan Mendawai I, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 13.40 WIB. Peristiwa tersebut menewaskan dua balita kakak beradik berusia 2 dan 4 tahun.
Kedua korban berada di dalam salah satu barak bersama ibu dan seorang adik bayi ketika kebakaran terjadi. Api yang cepat membesar membuat upaya penyelamatan kedua korban tidak berhasil.
Api Membesar Saat Ibu Menyelamatkan Bayi
Lurah Palangka, Dawid, mengatakan saat kebakaran terjadi, sang ibu sedang menyusui bayinya ketika api tiba-tiba muncul dan membesar. Kondisi bangunan yang sebagian besar berbahan kayu membuat kobaran api cepat merambat.
Sang ibu kemudian membawa bayi tersebut keluar dari bangunan dan menitipkannya kepada warga sekitar. Setelah memastikan bayinya berada di tempat aman, ia berusaha kembali masuk untuk menyelamatkan dua anaknya yang masih berada di dalam barak.
Namun, kobaran api semakin besar sehingga upaya tersebut tidak dapat dilakukan.
“Waktu kebakaran itu mereka berempat. Ibu yang sedang menyusui satu orang anak langsung lari keluar dan menitipkan anaknya, kemudian kembali untuk dua anak lagi. Namun, api membesar,” ujar Dawid saat ditemui di lokasi.
Dalam kejadian tersebut, sang ibu mengalami luka bakar pada tangan kanan dan kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Ayah Korban Sempat Berusaha Masuk
Sementara itu, sang ayah diketahui sedang berada di luar rumah ketika kebakaran terjadi. Ia tiba di lokasi saat api sudah membesar.
Mengetahui dua anaknya masih berada di dalam bangunan, sang ayah sempat berupaya menerobos kobaran api untuk menyelamatkan mereka. Namun, warga di lokasi mencegahnya karena kondisi bangunan sudah terbakar hebat dan membahayakan keselamatan.
“Ayahnya masih di luar waktu itu. Begitu datang, dia ingin menyelamatkan anak, tetapi api sudah membesar dan tidak memungkinkan lagi. Warga kemudian menahannya,” kata Dawid.
Petugas kemudian melakukan pemadaman dan penanganan di lokasi. Setelah api berhasil dikendalikan, dua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Empat Bangunan Terdampak, Penyebab Kebakaran Diselidiki
Selain menewaskan dua balita, kebakaran tersebut berdampak terhadap sedikitnya empat bangunan, termasuk dua barak. Salah satu barak diketahui ditempati keluarga korban.
Hingga berita ini ditulis, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran sekaligus memastikan kronologi lengkap peristiwa tersebut.
Pihak Kelurahan Palangka juga masih melakukan pendataan terhadap bangunan dan kepala keluarga yang terdampak musibah.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga sekitar karena terjadi ketika keluarga korban berada di dalam barak dan api berkembang dengan cepat. Penyelidikan kepolisian selanjutnya akan menjadi dasar untuk memastikan penyebab kebakaran serta rangkaian kejadian secara lengkap. (Red)





