spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Idul Adha 1446 H, Spirit Keikhlasan dan Solidaritas Untuk Indonesia yang Inklusif

Oleh: Drs. Mukhtarudin, Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI, Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah

Hari ini, 6 Juni 2025, umat Islam di seluruh penjuru Indonesia merayakan Idul Adha 10 Dzulhijjah 1446 Hijriah dengan penuh khidmat.

Di tengah suasana pagi yang cerah, jutaan umat Muslim berkumpul di masjid dan lapangan untuk melaksanakan shalat Idul Adha menyembelih hewan qurban, dan berbagi kebahagiaan dengan sesama.

Sebagai seorang Muslim dan wakil rakyat dari Kalimantan Tengah, saya melihat Idul Adha bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi sebuah panggilan mendalam untuk merefleksikan nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, dan solidaritas sosial yang menjadi inti ajaran Islam.

Momentum ini juga menjadi cermin bagi kita, para pemangku kebijakan, untuk mengevaluasi tanggung jawab kami dalam membangun Indonesia yang lebih adil dan sejahtera.

Keikhlasan Nabi Ibrahim: Pelajaran untuk Pemimpin Bangsa

Kisah Nabi Ibrahim dan putranya, Ismail, yang menjadi inti perayaan Idul Adha, adalah simbol keikhlasan yang tak tertandingi.

Ibrahim rela mengorbankan apa yang paling dicintainya demi memenuhi perintah Allah, sementara Ismail menunjukkan ketaatan dan keteguhan iman yang luar biasa.

Kisah ini bukan hanya tentang pengorbanan fisik, tetapi juga tentang kesiapan untuk melepaskan ego, kepentingan pribadi, dan kenyamanan demi kebaikan yang lebih besar.

Sebagai anggota DPR RI, saya merasakan bahwa keikhlasan ini adalah nilai yang harus diterjemahkan ke dalam pengabdian kepada rakyat.

Qurban, Simbol Solidaritas di Tengah Ketimpangan

Idul Adha juga mengajarkan kita tentang solidaritas melalui ibadah qurban. Daging qurban yang dibagikan kepada fakir miskin, tetangga, dan kerabat adalah wujud nyata kepedulian sosial, karena kemajuan bangsa hanya dapat dicapai jika kita saling berbagi.

Selain itu, Idul Adha juga mengingatkan kita akan pentingnya persatuan di tengah dinamika politik yang sering kali memecah belah.

Sebagai bangsa yang majemuk, kita harus meneladani semangat Ismail yang rela menerima takdir dengan penuh keimanan. Perbedaan pendapat adalah hal wajar, tetapi semangat kebersamaan harus tetap menjadi perekat.

Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, dari Sabang sampai Merauke, untuk menjadikan Idul Adha sebagai titik balik untuk memperkuat harmoni sosial.

Mari kita jadikan momentum ini untuk saling mendukung, baik melalui tindakan kecil seperti berbagi dengan tetangga, maupun melalui langkah besar seperti mendukung pembangunan yang inklusif.

Di tengah dinamika politik yang kadang memecah belah, nilai pengorbanan dan kebersamaan yang diajarkan Idul Adha harus menjadi pengingat bahwa kita adalah satu bangsa.

Tak lupa, Saya ingin mengapresiasi masyarakat Kalimantan Tengah yang terus menunjukkan semangat gotong royong dalam setiap perayaan Idul Adha Tahun 2025 ini.

Upaya keras panitia qurban di desa-desa, maupun relawan dalam mendistribusikan daging, dan antusiasme jamaah dalam shalat Idul Adha tahun 2025 adalah bukti bahwa nilai-nilai luhur Idul Adha masih hidup di tengah masyarakat.

Kepada umat Islam di seluruh Indonesia, khususnya di Kalimantan Tengah, saya megucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah.

Semoga ibadah kita diterima Allah SWT, dan semangat pengorbanan yang kita hayati hari ini menjadi pendorong untuk terus berkontribusi bagi kebaikan bersama.

Mari kita jadikan Idul Adha 2025 sebagai momentum untuk menyemai keikhlasan, memperkuat solidaritas, dan memikul tanggung jawab sebagai bagian dari bangsa yang besar.

Ketua DPRD Soroti Jaminan Kesehatan bagi Warga Tidak Mampu

“Masih banyak masyarakat di Kota Palangka Raya yang kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan karena keterbatasan biaya atau belum terdaftar dalam program jaminan kesehatan nasional"

Achmad Zaini Tekankan Pentingnya Manajemen Talenta ASN di Lingkungan Pemko Palangka Raya

“Kita harus mampu menempatkan ASN sesuai kompetensi dan potensinya. Talenta-talenta unggul harus diberikan ruang untuk berkembang agar mampu memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan daerah"

PLN Operasikan GI Tempadung 150 kV, Dukung Pasokan Listrik Industri Smelter di Kaltim

“GI Tempadung adalah infrastruktur strategis dalam penguatan sistem transmisi di Kalimantan Timur. Keberhasilan proses energize ini menunjukkan komitmen PLN menjaga keandalan sistem dan memenuhi kebutuhan listrik pelanggan industri”

Wabup Barsel Tinjau Langsung Jalan Rusak Buntok–Palangka Raya, Alat Berat Disiagakan

“Dengan penanganan ini, kita berharap tidak ada lagi truk atau kendaraan yang amblas atau terperosok di lokasi itu serta kemacetan bisa teratasi”

Awal 2026, Fairid Naparin Pilih Lapangan daripada Meja Rapat

“Saya perlu melihat sendiri. Kalau hanya membaca laporan, kita tidak akan tahu rasanya berjalan di pasar seperti ini"

Satpol PP Palangka Raya Tutup Sementara Enigma Lounge & KTV karena Beroperasi Saat Ramadan

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palangka Raya menutup sementara Tempat Hiburan Malam (THM) Enigma Lounge & KTV setelah kedapatan masih beroperasi pada bulan Ramadan.

Pemkot Perkuat Layanan Primer untuk Cegah Penyakit Kronis

“Dengan ILP, kita tidak hanya menunggu masyarakat sakit. Tapi kita pastikan mereka mendapat edukasi, skrining, dan pendampingan agar penyakit kronis bisa dicegah sejak dini"

Silaturahmi Ramadan di Sekadau, Gubernur Ria Norsan Perkuat Sinergi dan Serahkan Bantuan Sosial

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri kegiatan Silaturahmi Ramadan yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Masjid Agung Sultan Anum, Kabupaten Sekadau, Selasa (24/2/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat.

Pemkab Lamandau Mediasi Warga dan Perusahaan Soal Kewajiban Plasma 20 Persen

Pemerintah Kabupaten Lamandau memfasilitasi dialog antara warga Desa Batu Kotam dan pihak perusahaan PT Menthobi Makmur Lestari (MMaL) terkait kewajiban plasma 20 persen, Selasa (15/4/2026).

Wawali Palangka Raya Tegaskan WFH ASN Tidak Berlaku Menyeluruh

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan bahwa kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah kota tidak diberlakukan secara menyeluruh.

Popular Articles