Palangka Raya | EnterKal – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menegaskan peran strategis Satuan Pengamanan (Satpam) sebagai mitra Polri sekaligus garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satpam ke-45 di Aquarius Boutique Hotel Palangka Raya, Kamis (8/1/2026).
“Satpam bukan sekadar penjaga pintu atau pengatur lalu lintas parkir. Anda adalah mitra strategis Polri dan garda terdepan dalam menjaga keamanan, aset, investasi, dan keselamatan jiwa di wilayah kita,” ujar Wagub.
Menurutnya, keberadaan Satpam memiliki dimensi strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Iklim investasi di sektor perkebunan, pertambangan, dan jasa sangat bergantung pada stabilitas keamanan yang terjaga. Selain itu, peran Satpam juga krusial dalam menciptakan rasa aman di pusat perbelanjaan, perkantoran, serta objek-objek vital.
Momentum HUT ke-45 Satpam, lanjut Wagub, harus menjadi titik penguatan profesionalisme. Ia mendorong seluruh anggota Satpam di Kalteng untuk meningkatkan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi berkelanjutan.
“Tingkatkan profesionalisme dengan terus mengasah kemampuan melalui pelatihan dan sertifikasi. Satpam yang kompeten adalah wajah dari profesionalisme sebuah institusi,” tegasnya.
Wagub juga mengingatkan pentingnya koordinasi erat dengan jajaran kepolisian dan masyarakat, bersikap humanis tanpa mengabaikan ketegasan, serta adaptif terhadap sistem keamanan berbasis teknologi modern.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sangat mengapresiasi dedikasi saudara-saudara sekalian. Keamanan yang saudara ciptakan adalah fondasi bagi kami untuk terus membangun daerah ini menuju Kalimantan Tengah Berkah, Maju, dan Sejahtera,” pungkasnya.
Penguatan Soliditas dan Profesionalisme
Sementara itu, Ketua DPD ABUJAPI Kalteng, Sutarno, menyampaikan penghormatan kepada seluruh anggota Satpam atas dedikasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Tengah.
Ia menjelaskan bahwa HUT ke-45 Satpam tahun ini mengusung tema “Satpam Bersatu, Berdaulat, Berdedikasi, dan Profesional” sebagai arah penguatan organisasi.
“Tema ini bukan sekadar semboyan, melainkan arah bagi kita semua. Bersatu berarti memperkokoh soliditas internal dan sinergi dengan Polri serta masyarakat. Berdaulat berarti Satpam sebagai pengamanan swakarsa harus mandiri dan bermartabat dalam menjalankan fungsi kepolisian terbatas. Berdedikasi berarti pengabdian yang tulus demi rasa aman di lingkungan kerja dan masyarakat luas. Profesional berarti kita wajib terus meningkatkan kompetensi dan disiplin agar standar pengamanan tetap diakui secara terhormat,” tuturnya.
Sutarno juga mengajak seluruh anggota Satpam untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri di tengah dinamika tantangan keamanan yang semakin kompleks.
“Mari kita tunjukkan bahwa profesi Satpam adalah profesi yang strategis dan membanggakan. Teruslah belajar dan kembangkan diri agar kita selalu siap menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks,” tandasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, serta pimpinan perbankan, BUMN/BUMD, dan perusahaan swasta se-Kalimantan Tengah. (Red)










