spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Fairid Tetapkan Tiga Pilar Reformasi Birokrasi Palangka Raya

Pemerintah Kota Palangka Raya menyiapkan strategi penguatan tata kelola pemerintahan melalui tiga pilar utama yang mencakup pencegahan korupsi, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan pembangunan budaya kerja berintegritas.

Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya menetapkan tiga pilar utama reformasi birokrasi sebagai fondasi penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mempercepat implementasi reformasi birokrasi sekaligus memperkuat posisi Palangka Raya sebagai calon percontohan Kota Antikorupsi Tahun 2026.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengatakan ketiga pilar tersebut akan menjadi pedoman seluruh perangkat daerah dalam menjalankan pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik dan pencegahan praktik penyimpangan.

Penguatan Sistem Pencegahan Korupsi

Fairid menjelaskan pilar pertama berfokus pada penguatan sistem pencegahan korupsi secara menyeluruh di lingkungan pemerintah daerah.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan melalui optimalisasi pengawasan internal, penerapan manajemen risiko, pemanfaatan sistem digital, serta pelaksanaan audit berkala pada setiap organisasi perangkat daerah.

“Pilar pertama yang menjadi fokusnya adalah penguatan sistem pencegahan korupsi secara masif dari hulu ke hilir di lingkungan pemerintah daerah,” katanya, Kamis (4/6/2026).

Melalui sistem pengawasan yang lebih terintegrasi, pemerintah berharap potensi penyimpangan anggaran dapat diminimalkan sekaligus meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Fokus pada Kualitas Pelayanan Publik

Pilar kedua diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kota Palangka Raya menilai kepuasan masyarakat menjadi salah satu indikator utama keberhasilan reformasi birokrasi.

Karena itu, berbagai upaya penyederhanaan prosedur layanan, penguatan sistem digital, hingga pencegahan pungutan liar terus didorong agar pelayanan publik semakin efektif dan inklusif.

Dengan pelayanan yang lebih baik, pemerintah berharap kepercayaan masyarakat terhadap institusi publik dapat terus meningkat.

Bangun Budaya Kerja Berintegritas

Sementara itu, pilar ketiga menitikberatkan pada pembangunan budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan transparansi.

Transformasi ini tidak hanya menyasar sistem kerja birokrasi, tetapi juga pola pikir dan perilaku aparatur sipil negara dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Fairid, aparatur pemerintah harus memiliki komitmen moral yang kuat agar mampu menjalankan tugas secara profesional serta terhindar dari praktik gratifikasi maupun konflik kepentingan.

“Sinergi di antara ketiga pilar utama tersebut akan menjadi motor penggerak yang efektif dalam mewujudkan predikat Kota Antikorupsi yang sesungguhnya,” ujarnya.

Dukung Target Kota Antikorupsi

Fairid menegaskan keberhasilan reformasi birokrasi tidak dapat dicapai hanya melalui kebijakan administratif semata.

Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan sistem pemerintahan yang terbuka dan akuntabel.

Menurutnya, partisipasi publik dalam mengawasi jalannya pemerintahan menjadi faktor penting dalam menjaga integritas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya optimistis mampu memperkuat fondasi pembangunan yang bersih, transparan, dan berkelanjutan. (Red)

Diskominfo Gelar Desk PPID, Pemkot Palangka Raya Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

“Hal ini juga turut berperan dalam membangun reputasi pemerintah serta meningkatkan partisipasi aktif masyarakat untuk aktif dalam mendukung keterbukaan informasi publik”

Pemko Palangka Raya Tegaskan Pendidikan Tetap Jadi Prioritas Utama di RAPBD 2026

“Pendidikan tidak bisa menjadi objek penghematan. Anak-anak kita harus mendapatkan fasilitas terbaik demi masa depan yang cerah”

Pemko Palangka Raya Anugerahkan Satyalancana Karya Satya kepada ASN Berprestasi

“Satyalancana Karya Satya merupakan bagian dari pembinaan kepegawaian berbasis karier dan prestasi kerja, serta menjadi simbol integritas moral dalam birokrasi modern"

Sertifikasi Halal Jadi Fokus Sosialisasi UMKM di Palangka Raya

Menjelang pemberlakuan penuh kewajiban sertifikasi halal pada Oktober 2026, pemerintah daerah dan Kementerian Agama mempercepat edukasi kepada pelaku usaha agar tidak terkendala regulasi saat memasarkan produk.

Pemko Palangka Raya Canangkan Kelurahan Cantik, Perkuat Tata Kelola Data

Program Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Palangka Raya bersama BPS dalam memperkuat kualitas data sektoral sebagai fondasi perencanaan, evaluasi, dan pengambilan kebijakan pembangunan yang lebih akurat.

Kemkomdigi Dorong Transformasi Pertanian Lewat Program “Tani Digital”

“Teknologi baru itu tidak boleh hanya mengawang di langit, tapi harus membumi dan menyentuh kehidupan masyarakat. IoT dan AI adalah contoh teknologi yang harus kita manfaatkan agar benar-benar berdampak pada produktivitas"

Fairid Tinjau Pemadaman Karhutla di Jalan Karanggan dan Kompleks Pemko

Petugas gabungan menghadapi lahan kering, sumber air yang mulai menyusut, dan titik api yang sulit dijangkau saat menangani karhutla di Palangka Raya. Untuk menjangkau lokasi kebakaran, petugas dapat menyambungkan hingga lima rol selang dengan panjang total sekitar 150 meter.

Wagub Kalteng Pimpin HUT ke-75 Barito Utara, Perkenalkan Program Kartu Huma Betang Sejahtera

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, saya menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-75 kepada seluruh masyarakat Barito Utara. Ini adalah saat tepat untuk memperkuat kebersamaan dan komitmen dalam membangun daerah yang lebih maju dan merata"

Festival Handep Lewu Dorong Wisata Budaya Kereng Bangkirai Berkelanjutan

Festival Handep Lewu menjadi bagian program PPK Ormawa UPR untuk mengembangkan wisata budaya berbasis potensi lokal, dengan kolaborasi mahasiswa dan masyarakat sebagai fondasi penguatan ekonomi berkelanjutan di Kereng Bangkirai.

BPBD Palangka Raya Siaga Penuh Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

“Gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan kita menghadapi bencana hidrometeorologi. Kami bersama seluruh tim dan relawan siap bersinergi dalam penanganan apabila terjadi situasi darurat"

Popular Articles