spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Guterres Desak Aksi Iklim Global, Soroti Kerusakan Bumi Kian Parah

Energi Terbarukan Jadi Solusi, Transisi Dinilai Terlalu Lambat

EnterKal.com – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, menyerukan percepatan aksi global dalam menghadapi krisis iklim pada peringatan Hari Bumi Internasional 2026, Selasa (22/4/2026).

Guterres menegaskan kondisi bumi semakin mengkhawatirkan akibat aktivitas manusia yang merusak lingkungan secara masif.

“Bumi telah memberikan segalanya kepada kita, namun kita membalasnya dengan perusakan,” ujarnya.

Dampak Iklim Kian Nyata

Ia menyoroti dampak krisis iklim yang semakin terasa, mulai dari kebakaran hutan, banjir, kekeringan, gelombang panas ekstrem, hingga kenaikan permukaan laut.

Menurutnya, rangkaian peristiwa tersebut merupakan sinyal darurat yang tidak boleh diabaikan oleh dunia internasional.

Energi Terbarukan Jadi Kunci

Meski demikian, Guterres menilai solusi sebenarnya telah tersedia, salah satunya melalui pemanfaatan energi terbarukan yang kini menjadi sumber listrik paling terjangkau di banyak negara.

Selain menekan emisi, energi bersih juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.

Transisi Dinilai Terlalu Lambat

Guterres mengingatkan bahwa langkah global masih berjalan terlalu lambat. Ia mendesak negara-negara untuk segera mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mempercepat transisi energi bersih.

Selain itu, ia menekankan pentingnya keadilan iklim bagi negara dan kelompok masyarakat yang paling terdampak meski berkontribusi kecil terhadap krisis.

“Pemerintah dan dunia usaha harus menjawab dengan tindakan mendesak demi planet kita dan generasi mendatang,” tegasnya.

Peran Masyarakat Sipil

Guterres juga mengapresiasi peran generasi muda, masyarakat adat, ilmuwan, dan organisasi masyarakat sipil yang dinilai berada di garis depan dalam mendorong aksi iklim global.

Menurutnya, keberanian kelompok tersebut perlu direspons dengan kebijakan konkret dari pemerintah dan dunia usaha.

Peringatan Hari Bumi Internasional tahun ini mengusung tema “Kekuatan Kita, Planet Kita”, yang menekankan pentingnya kolaborasi global dalam menjaga keberlanjutan bumi. (YN-Red)

Safari Ramadan di Masjid Al Farid, Fairid Ajak Masyarakat Perkuat Ukhuwah Islamiyah

Pemerintah Kota Palangka Raya kembali melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1447 H / 2026 M yang kali ini digelar di Masjid Al Farid, Jalan Soekarno, Kota Palangka Raya, Senin (9/3/2026).

BPSDM Kaltim Dorong ASN Manfaatkan AI secara Produktif dan Bertanggung Jawab

Melalui Kaltim Korpu Webinar Series, BPSDM Kalimantan Timur mendorong aparatur sipil negara memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menyederhanakan pekerjaan dan meningkatkan produktivitas, dengan tetap mengutamakan verifikasi informasi, keamanan data, etika, dan akuntabilitas.

Tujuh Titik Pasar Ramadan Disiapkan, Pemkot Palangka Raya Usung Konsep Semi Modern di Datah Manuah

Pemerintah Kota Palangka Raya mulai melakukan persiapan menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah dengan menggelar Pasar Ramadan sebagai upaya mendukung peningkatan ekonomi sekaligus pelayanan kepada masyarakat.

Pemprov Kalteng Gelar Dialog Huma Betang: Perkuat Karakter Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045

“Anak-anak muda perlu dibentengi dengan kecerdasan emosional dan intelektual agar mampu menangkal pengaruh negatif seperti radikalisme, narkoba, perjudian daring, pinjaman ilegal, dan konten pornografi yang semakin marak di era digital saat ini"

Pemko Palangka Raya dan UIN Perkuat Sinergi Lewat Program KKN

Kolaborasi pemerintah daerah dan perguruan tinggi diharapkan memperkuat pengabdian masyarakat dan pembangunan SDM

DPP PKB Tetapkan Kepengurusan DPW PKB Kalteng 2026–2031, Rahmanto Muhidin Pimpin Dewan Tanfidz

Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan komposisi dan personalia Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Provinsi Kalimantan Tengah masa bakti 2026–2031.

Delapan Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Karhutla Dilepasliarkan

Delapan orangutan dievakuasi dari wilayah Ketapang dan Kayong Utara pada Agustus–September 2026 setelah kebakaran mengancam habitat mereka. Hutan Lindung Batu Nyambu dipilih sebagai lokasi pelepasliaran, dengan pemantauan dan perlindungan kawasan menjadi langkah penting berikutnya.

Palangka Raya Masuk 10 Besar Kota Paling Toleran di Indonesia Versi IKT 2024

“Huma Betang bukan hanya warisan budaya, tetapi menjadi pondasi yang terus menginspirasi cara kita hidup bersama dengan saling menghormati”

Bupati Pulang Pisau Ajak Warga Tanamkan Semangat Olahraga di Haornas ke-42

“Dalam momentum Haornas ini harapan saya kita semua bisa membumi untuk menciptakan mari senang berolahraga”

Sekda Soroti Perizinan Reklame, Pemkot Palangka Raya Siapkan Penataan

“Kalau kita lihat, memang saat ini persoalan reklame sangat miris, belum ada separuh yang memiliki izin"

Popular Articles