spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Nanang Galuh Kalsel 2026, Ini Pemenang dan Pesan Pelestarian Budaya

Pemilihan Nanang dan Galuh Kalsel 2026 diikuti 40 peserta dari 12 kabupaten/kota. Pemerintah provinsi mendorong para duta budaya menjalankan program berkelanjutan dengan target dan ukuran kinerja yang jelas.

Banjarbaru | EnterKal – Nanang dan Galuh Kalimantan Selatan diharapkan tidak hanya menyandang gelar duta budaya, tetapi juga menjalankan program nyata untuk melestarikan dan mempromosikan kebudayaan Banua. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendorong para duta budaya memiliki penugasan dan ukuran kinerja yang jelas agar perannya berkelanjutan.

Pesan tersebut disampaikan dalam Grand Final Pemilihan Nanang dan Galuh Kalimantan Selatan 2026 yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel bersama Yayasan Nanang Galuh Kalimantan Selatan di Hotel Grand Maya, Banjarbaru, Sabtu (24/10/2026).

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Muhammad Syarifuddin, menekankan pentingnya menjadikan Nanang dan Galuh sebagai mitra pemerintah dalam memperkenalkan kembali kearifan lokal kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Duta Budaya Didorong Punya Program Terukur

Syarifuddin menilai, pengenalan budaya daerah kepada generasi muda masih perlu diperkuat. Nanang dan Galuh diharapkan dapat menjembatani kesenjangan pengetahuan tersebut melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Melalui pemilihan Nanang dan Galuh ini, nantinya mereka diharapkan dapat mengangkat budaya-budaya lokal. Masih banyak anak-anak kita yang belum mengetahui budaya sendiri. Dengan kegiatan positif yang diinisiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, kita ingin kearifan-kearifan lokal ini dimunculkan kembali,” ujar Syarifuddin.

Menurutnya, peran para duta budaya tidak semestinya berhenti setelah pemilihan atau terbatas pada kehadiran dalam acara seremonial. Mereka diharapkan aktif menjalankan kegiatan kebudayaan di kabupaten dan kota masing-masing.

“Pemerintah provinsi mendukung langkah Disdikbud menempatkan Nanang dan Galuh sebagai mitra kerja, lengkap dengan penugasan dan ukuran kinerja di kabupaten dan kota masing-masing,” tambahnya.

Selain mengenalkan tradisi, kesenian, sejarah, dan nilai-nilai lokal, para duta budaya diharapkan memperdalam penguasaan bahasa Banjar. Kemampuan tersebut dinilai penting untuk menyampaikan pesan budaya secara tepat dan membangun kedekatan dengan masyarakat.

Media Digital Jadi Sarana Promosi Budaya

Nanang dan Galuh juga diharapkan menjaga etika, tutur kata, dan empati saat berinteraksi, termasuk di ruang digital dan media sosial.

Dengan kemampuan komunikasi dan kreativitas yang baik, mereka dapat memanfaatkan platform digital untuk membuat konten edukasi kebudayaan, memperkenalkan tradisi daerah, serta menjangkau generasi muda yang lebih luas.

Kepala Disdikbud Kalsel Abdul Rahim menjelaskan, Pemilihan Nanang dan Galuh Kalsel 2026 berlangsung pada 20–25 Oktober 2026 dan diikuti 40 peserta dari 12 kabupaten/kota.

Mengusung tema “Kenali Budayanya, Hidupkan Ceritanya, Ciptakan Masa Depannya”, kegiatan tersebut dirancang untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, berwawasan budaya, komunikatif, kreatif, dan siap berkontribusi dalam pemajuan kebudayaan daerah.

Selama rangkaian kegiatan, peserta mengikuti pembekalan, eksplorasi budaya, pengembangan kapasitas, serta tahapan penilaian. Materinya mencakup filosofi budaya, transformasi budaya digital, komunikasi budaya, wawasan pemerintahan, kewirausahaan berbasis budaya, dan aksi nyata peserta.

Penilaian meliputi enam aspek, yakni pengetahuan budaya, kualitas gagasan, karakter, kemampuan komunikasi, kreativitas digital, dan aksi nyata. Aspek tersebut menempatkan pengetahuan dan kontribusi terhadap kebudayaan sebagai bagian penting dari peran seorang duta budaya.

Muhammad Abdi Rahman dan Shouma Hunafa Terpilih

Dalam grand final tersebut, Muhammad Abdi Rahman dari Kabupaten Hulu Sungai Utara terpilih sebagai Nanang Kalsel 2026. Sementara itu, Shouma Hunafa dari Kota Banjarmasin dinobatkan sebagai Galuh Kalsel 2026.

Berikut daftar penerima gelar Nanang dan Galuh Kalsel 2026:

  • Nanang Kalsel 2026: Muhammad Abdi Rahman, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
  • Galuh Kalsel 2026: Shouma Hunafa, Kota Banjarmasin.
  • Wakil I Nanang: Muhammad Faishal, Kota Banjarmasin.
  • Wakil I Galuh: Nayla Amali, Kabupaten Banjar.
  • Wakil II Nanang: Nazril Wafa Pandya, Kabupaten Banjar.
  • Wakil II Galuh: Nayshila Puspita, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
  • Wakil III Nanang: Thariq, Kota Banjarmasin.
  • Wakil III Galuh: Sasi Rasyida, Kota Banjarmasin.
  • Wakil IV Nanang: Aldi Saputra, Kabupaten Barito Kuala.
  • Wakil IV Galuh: Ayu Zahra, Kabupaten Banjar.
  • Wakil V Nanang: Hijrah Mubarak, Kota Banjarbaru.
  • Wakil V Galuh: Tatia Mida Rahmawati, Kabupaten Barito Kuala.

Para pemenang dan finalis diharapkan melanjutkan peran mereka melalui program yang terukur, antara lain mengenalkan tradisi dan kesenian daerah kepada generasi muda, membuat konten edukasi budaya, berkolaborasi dengan sekolah dan sanggar seni, serta mendukung kewirausahaan berbasis kebudayaan.

Keberlanjutan program tersebut menjadi tantangan berikutnya agar pemilihan Nanang dan Galuh tidak berhenti pada pemberian gelar, tetapi menghasilkan kontribusi nyata bagi pelestarian dan pengembangan kebudayaan Kalimantan Selatan. (Red)

Pemkab Lamandau Mediasi Warga dan Perusahaan Soal Kewajiban Plasma 20 Persen

Pemerintah Kabupaten Lamandau memfasilitasi dialog antara warga Desa Batu Kotam dan pihak perusahaan PT Menthobi Makmur Lestari (MMaL) terkait kewajiban plasma 20 persen, Selasa (15/4/2026).

Pemko Palangka Raya dan KSP RI Sinergi Dukung Pendidikan Berkualitas

“Kami sangat mengapresiasi perhatian dari KSP RI. Secara umum kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat berjalan baik, dan kami akan terus memonitor fasilitas agar proses pendidikan semakin optimal”

Bupati Pulang Pisau Tinjau Progres Pembangunan Lewu Bahalap di Kahayan Hilir

“Kami ingin memastikan pembangunan Lewu Bahalap ini tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga berkualitas dan membawa manfaat langsung bagi masyarakat. Lewu Bahalap adalah simbol kearifan lokal yang harus kita jaga dan kembangkan bersama”

Ketua DPRD Palangka Raya: Perencanaan 2027 Harus Akomodasi Musrenbang dan Pokir DPRD

“Pertama, aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota”

Bupati Lamandau Instruksikan ASN Hemat BBM untuk Tekan Belanja Operasional

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menginstruksikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamandau untuk lebih bijak dan efisien dalam penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

Peringatan 1 Muharam, Wabup Seruyan Ajak Perkuat Ibadah dan Ukhuwah

Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang digelar PD BKMT Kabupaten Seruyan menjadi momentum memperkuat nilai keislaman, kepedulian sosial, dan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik melalui santunan anak yatim dan tausiyah keagamaan.

Pemko Palangka Raya dan UIN Perkuat Sinergi Lewat Program KKN

Kolaborasi pemerintah daerah dan perguruan tinggi diharapkan memperkuat pengabdian masyarakat dan pembangunan SDM

Agustiar Sabran Salurkan 6.000 Sembako dan 560 LPG di Barito Selatan

Pemprov Kalteng menyalurkan 6.000 paket sembako dan 560 tabung LPG 3 kilogram di Barito Selatan. Pemerintah juga menyiapkan bantuan pangan bagi sekitar 140.000 kepala keluarga dengan penekanan pada ketepatan sasaran serta penanganan dampak kekeringan dan karhutla.

Gubernur Kalteng Tekankan Integritas ASN dan Kawal Kartu Huma Betang

Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, memberikan pengarahan kepada seluruh pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, di Aula Jayang Tingang, Rabu (18/2/2026).

PT Bara Prima Mandiri Tuntaskan Program PPM 2025 di Barito Selatan

Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) merupakan program strategis jangka panjang yang wajib dilaksanakan perusahaan pertambangan guna meningkatkan kualitas hidup serta kemandirian masyarakat di sekitar wilayah tambang.

Popular Articles