spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Sekda Soroti Perizinan Reklame, Pemkot Palangka Raya Siapkan Penataan

Palangka Raya | EnterKal – Pj Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, menyoroti persoalan perizinan reklame yang dinilai masih jauh dari tertib administrasi. Ia menyebut hingga saat ini sebagian besar reklame yang terpasang belum mengantongi izin resmi.

“Kalau kita lihat, memang saat ini persoalan reklame sangat miris, belum ada separuh yang memiliki izin,” ujar Arbert usai membuka Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Palangka Raya di Hotel Luwansa, Selasa (9/12/2025).

Arbert menyampaikan, Pemerintah Kota Palangka Raya ke depan akan melakukan penataan kembali reklame, termasuk di sepanjang Jalan G. Obos yang menjadi salah satu titik perhatian utama.

“Jalan G. Obos akan kita tata, agar papan-papan reklame memenuhi standar, tidak membahayakan pengguna jalan, memiliki nilai estetika, dan tetap menjadi sumber pendapatan daerah,” katanya.

Ia berharap, penataan tersebut dapat menghadirkan tata kelola perizinan reklame yang lebih rapi, terintegrasi, serta memberikan manfaat optimal bagi pemerintah daerah maupun masyarakat.

Lebih lanjut, Arbert menegaskan pentingnya sinergi lintas perangkat daerah dalam penyelenggaraan perizinan. Menurutnya, proses perizinan tidak dapat berjalan sendiri-sendiri karena sangat bergantung pada rekomendasi teknis dari masing-masing perangkat daerah.

“Kita mendorong sinergi perangkat daerah agar memiliki komitmen dan tidak berjalan sendiri-sendiri. Karena perizinan ini beranjak dari rekomendasi peraturan teknis,” ujarnya.

Ia menilai, salah satu persoalan utama yang selama ini menghambat penerbitan izin adalah masih adanya ego sektoral antar perangkat daerah, sehingga berdampak pada lambatnya pelayanan perizinan.

“Ini yang kita bangun, agar jangan sampai ke depan terjadi lagi tertundanya izin karena ego sektoral perangkat daerah,” tegasnya.

Sebagai solusi, Arbert menyebut perlunya penguatan regulasi melalui penyusunan standar operasional prosedur (SOP) perizinan terpadu yang selaras antar perangkat daerah.

“Perlu kebijakan melalui regulasi yang nanti akan kita susun dalam SOP perizinan. Meskipun perangkat daerah memiliki SOP masing-masing, tetap perlu dipadukan agar sejalan dengan percepatan perizinan dan dorongan investasi,” tutupnya. (R-Adv)

Pemkot Pontianak Gunakan Kajian Aktuaria Hitung Dampak Banjir

“Beberapa kawasan terdampak cukup serius. Air tidak hanya menggenangi badan jalan, tetapi juga masuk ke rumah warga. Kondisi ini menimbulkan kerusakan material, mengganggu aktivitas masyarakat, bahkan menyebabkan sebagian warga harus mengungsi"

Menteri P2MI Mukhtarudin Lepas 12 PMI Ahli ke Industri Dirgantara Korea

Jakarta Selatan | EnterKal – Menteri Perlindungan Pekerja Migran...

Unboxing Ekonomi Syariah: Indonesia Siap Pimpin Ekonomi Halal Dunia

Unboxing Ekonomi Syariah: Indonesia Siap Pimpin Ekonomi Halal Dunia.

Achmad Diran Kembali Pimpin PAN Kalteng Periode 2024–2029, Tomy Irawan Jabat Ketua Harian

“Dalam kepengurusan, ada perubahan dikit. 90 persen kepengurusan yang lama”

DPRD Minta PUPR Tertibkan Bangunan Tanpa PBG

“Penyesuaian regulasi ini penting untuk menata bangunan gedung, papan nama usaha, neon box, hingga billboard agar lebih tertib, aman, dan sesuai ketentuan"

Pemkot Palangka Raya Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur 2026

“Pembangunan infrastruktur bukan hanya keinginan pemerintah, tetapi merupakan aspirasi masyarakat yang mengharapkan peningkatan kualitas sarana dan prasarana di Kota Palangka Raya”

Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Kalteng Berganti, Wagub Tekankan Sinergi Pembinaan

Pergantian kepemimpinan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah menjadi momentum memperkuat sinergi pembinaan warga binaan serta mendukung program pembangunan daerah dan nasional.

Ketua DPRD Nilai Program 100 Hari Fairid–Zaini Bukan Sekadar Janji Politik

“Saya menilai program 100 hari bukan sekadar janji politik, tetapi telah dibuktikan dengan pelaksanaan nyata di lapangan. Tentu program ini bukan hanya program, tapi real pelaksanaan di lapangan. Itu yang pertama"

Menkeu Nilai Kebijakan WFH Tidak Ganggu Produktivitas, Berpotensi Hemat Energi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) yang tengah disiapkan pemerintah tidak akan mengganggu produktivitas ekonomi nasional. Bahkan, kebijakan tersebut dinilai berpotensi memberikan efisiensi penggunaan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM).

Popular Articles