Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

KemenP2MI–Sulut Teken MoU, Dorong PMI Naik Kelas ke Sektor Profesional

Target 500 Ribu Tenaga Kerja, Fokus Skill, Perlindungan, dan Penurunan Pengangguran

Jakarta | EnterKal – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, di Kantor KemenP2MI, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026).

Kerja sama ini menegaskan sinergi pusat–daerah untuk meningkatkan kualitas penempatan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Transformasi Kelembagaan dan Target Nasional

Mukhtarudin menegaskan transformasi dari badan menjadi kementerian memperkuat peran sebagai regulator sekaligus operator sesuai amanat regulasi.

“Kerja sama ini adalah implementasi nyata sinergitas pusat dan daerah. Kami berkomitmen memberikan perlindungan maksimal dari sebelum berangkat, selama bekerja, hingga setelah kembali ke tanah air,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah menargetkan penempatan 500.000 tenaga kerja kompeten hingga 2029 pada sektor strategis seperti caregiver, hospitality, nurse, dan welder melalui program SMK Go Global.

Fokus Kualitas dan Keamanan

Kerja sama difokuskan pada peningkatan kompetensi SDM serta penguatan perlindungan pekerja migran.

Langkah preventif juga diprioritaskan untuk menekan keberangkatan non-prosedural, termasuk melalui penguatan pelatihan dan pembekalan sebelum penempatan.

Program ini turut mencakup pemberdayaan purna PMI melalui pelatihan ekonomi serta dukungan bagi keluarga pekerja di daerah asal.

Solusi Tekan Pengangguran

Yulius Selvanus menyebut kerja sama ini menjadi solusi dalam menekan angka pengangguran terbuka di Sulawesi Utara yang mencapai 6,12 persen.

Ia memaparkan, dari sekitar 1,2 juta penduduk usia produktif, masih terdapat 100.000 hingga 120.000 orang yang belum terserap di pasar kerja.

“Jujur saja, menciptakan lapangan kerja formal di daerah adalah tantangan besar,” ujarnya.

Kendala Bahasa dan Keterampilan

Yulius mengungkapkan tiga kendala utama dalam penempatan tenaga kerja, yakni bahasa, budaya, dan keterampilan.

“Tantangan utama kami ada tiga, bahasa, budaya, dan Skilling. Selama ini metode pelatihan sering tidak efektif karena durasi yang terlalu lama, hingga 6 bulan,” jelasnya.

Untuk itu, Pemprov Sulut mendorong revitalisasi pendidikan vokasi agar lulusan lebih siap kerja di pasar global.

Optimisme Program Go Global

Yulius menilai arahan KemenP2MI memberi kejelasan bagi daerah dalam menyiapkan tenaga kerja kompeten lintas sektor.

“Kami akan segera menyiapkan masyarakat kami agar benar-benar kompeten dan siap bersaing di dunia internasional,” pungkasnya.

Tonggak Baru Penempatan PMI

Penandatanganan MoU dan PKS ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam menciptakan PMI yang kompeten sekaligus terlindungi secara hukum.

Sinergi ini juga membuka peluang peningkatan kontribusi tenaga kerja migran terhadap ekonomi daerah dan nasional. (FJ-Red)

Forum Relawan Damkar Palangka Raya Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Puntun

“Kami turut berbela sungkawa dan prihatin. Bantuan yang diserahkan oleh forum ini berjumlah 22 paket sembako, semoga sedikit banyak bisa membantu meringankan beban warga terdampak.

Fairid Naparin: Hari Jadi ke-60 Momentum Bangun Budaya Perubahan

“Kita harus menjadikan momen peringatan hari jadi ini sebagai titik tolak lahirnya budaya perubahan. Kita harus terus berubah untuk menjadi lebih baik, bahkan menjadi yang terbaik”

Pemkab Bartim Maksimalkan PAD Melalui Optimalisasi Aset Daerah

“Sudah saatnya kita peduli dengan aset-aset Pemkab. Legalitas kepemilikan harus dijaga dan dapat dikerjasamakan dengan pihak ketiga melalui mekanisme sewa barang milik daerah. Hal ini akan mengurangi beban pemeliharaan APBD sekaligus meningkatkan PAD untuk pembangunan daerah"

Pemkot Palangka Raya Gelar FGD Penentuan Potensi Daerah dan Produk Unggulan

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memetakan potensi unggulan di setiap wilayah sehingga dapat ditetapkan satu wilayah satu produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi dan daya saing tinggi”

Bupati Pulang Pisau: Struktur Ramping Harus Dongkrak Kinerja ASN

Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menegaskan bahwa penyederhanaan struktur organisasi harus berbanding lurus dengan peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN).

Satresnarkoba Polres Seruyan Bongkar Jaringan Narkoba di Pondok Kopi, Tiga Tersangka Diamankan

“Setelah kami interogasi, salah satu karyawan mengaku mendapatkan sabu dari seseorang yang kemudian kami lacak keberadaannya”

Relokasi PKL Wujudkan Lingkungan Kota Tertib dan Nyaman

Palangka Raya -Pemerintah Kota Palangka Raya saat ini sedang...

DPRD Kalteng Tutup Masa Sidang I 2025, Buka Sidang II 2026; Wagub Tekankan Sinergi Legislasi dan Aspirasi Publik

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo menghadiri Rapat Paripurna ke-11 DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dengan agenda Penutupan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 sekaligus Pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Senin (5/1/2026).

S1F Unggul di Quick Count Pilbup Barito Utara, Selisih 3.376 Suara

“Keunggulan ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari kepercayaan publik terhadap visi dan program kami. Ini adalah amanah yang akan kami jaga dengan integritas tinggi”

Hari Jadi ke-75 Kalsel, Gubernur Ajak Warga Bersatu Songsong Masa Depan

“Dirgahayu Provinsi Kalimantan Selatan ke-75. Semoga kita semua diberi kesehatan untuk terus bekerja dan berkarya demi kemajuan daerah tercinta”

Popular Articles