Palangka Raya | EnterKal – Masjid Al Farid yang berada di kompleks perkantoran Pemerintah Kota Palangka Raya menyalurkan sebanyak 860 paket daging kurban kepada masyarakat dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026).
Penyaluran daging kurban dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini kepada warga di sekitar masjid.
Dalam kesempatan tersebut, Achmad Zaini menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan para sohibul kurban yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini.
“Momentum Iduladha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga tentang memperkuat rasa kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama. Pemerintah Kota Palangka Raya sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat yang terus menjaga nilai-nilai gotong royong dan solidaritas sosial,” ujarnya.
Enam Ekor Sapi dari 42 Sohibul Kurban
Panitia Kurban Masjid Al Farid, Hernadi Prabowo mengatakan pada Iduladha tahun ini pihaknya menyembelih enam ekor sapi kurban yang berasal dari 42 sohibul kurban di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.
Proses pemotongan hewan kurban dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) sebelum didistribusikan kepada para penerima manfaat.
“Total ada enam ekor sapi dari 42 sohibul kurban yang dipotong di RPH. Daging kurban kemudian kami salurkan kepada warga sekitar masjid, pegawai Pemerintah Kota Palangka Raya, anak-anak stunting, serta masyarakat lainnya yang membutuhkan,” ujar pria yang akrab disapa Bowo tersebut.
Penyaluran daging kurban tidak hanya menyasar masyarakat sekitar masjid, tetapi juga kelompok rentan yang membutuhkan dukungan sosial dan pemenuhan gizi.
Gunakan Tas Purun Pengganti Plastik
Pelaksanaan kurban tahun ini juga mengusung konsep ramah lingkungan dengan menggunakan tas purun sebagai wadah pembagian daging kurban.
Tas purun merupakan kerajinan tradisional khas Kalimantan Tengah yang dibuat dari tanaman purun, sejenis tumbuhan rawa yang banyak dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan anyaman.
Menurut Bowo, penggunaan tas purun merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Wali Kota Palangka Raya Nomor 660.1/612/DLH/II.1/VI/2026 tentang Pelaksanaan Hari Raya Iduladha Tanpa Sampah Plastik.
“Melalui penggunaan tas purun sebagai wadah daging kurban, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai. Sehingga pelaksanaan Iduladha dapat berlangsung lebih ramah lingkungan sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan,” tambahnya.
Selain mengurangi sampah plastik, penggunaan tas purun juga dinilai mampu mendukung pelestarian produk kerajinan lokal sekaligus memperkenalkan budaya Kalimantan Tengah kepada masyarakat. (Red)





