Lampung | EnterKal – PLN Electricity Services (PLN ES) memulai implementasi teknologi Live Line Insulation Coating Robot di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Pekerjaan awal dilakukan pada jaringan tegangan menengah sepanjang 31,8 kilometer di PLN UID Lampung tanpa menghentikan pasokan listrik kepada pelanggan.
Teknologi ini memungkinkan pelapisan isolasi dilakukan pada jaringan yang masih bertegangan. Metode tersebut membuat pemeliharaan tetap berjalan tanpa pemadaman, berbeda dengan pekerjaan konvensional yang dapat membutuhkan penghentian pasokan listrik.
Direktur Utama PLN Electricity Services, Susiana Mutia, mengatakan penerapan teknologi itu merupakan bagian dari transformasi layanan Operation & Maintenance PLN ES berbasis teknologi.
“Implementasi perdana Live Line Insulation Coating Robot di wilayah Sumatera dan Kalimantan merupakan langkah nyata PLN ES dalam menghadirkan inovasi berbasis teknologi untuk meningkatkan keandalan jaringan distribusi,” ujar Susiana.
Jaga Kontinuitas Pasokan Listrik
Pemeliharaan jaringan tanpa pemadaman menjadi nilai utama dari penerapan robot coating. PLN ES menyatakan metode tersebut ditujukan untuk mendukung keandalan sistem distribusi, keselamatan kerja, efisiensi operasional, dan kualitas pelayanan.
“Melalui metode pekerjaan tanpa pemadaman, kami dapat menjaga kontinuitas pasokan listrik kepada pelanggan sekaligus meningkatkan efektivitas dan keselamatan pelaksanaan pekerjaan di lapangan,” katanya.
Penerapan Live Line Insulation Coating Robot di Sumatera dan Kalimantan menjadi yang pertama setelah teknologi tersebut diperkenalkan Divisi Operasi Distribusi Sumatera dan Kalimantan PT PLN (Persero) kepada 10 Unit Induk.
Pelapisan 31,8 Kilometer di Lampung
Pekerjaan di PLN UID Lampung mencakup inspeksi lapangan, analisis kondisi jaringan, proses pelapisan isolasi, hingga evaluasi hasil pekerjaan. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan serta mendukung peningkatan keandalan sistem distribusi listrik.
Executive Vice President Operasi Distribusi Sumatera dan Kalimantan PT PLN (Persero), Saleh Siswanto, mengatakan penerapan Live Line Insulation Coating menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan performa jaringan dan keandalan sistem kelistrikan di PLN UID Lampung.
“Program Live Line Insulation Coating merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan performa jaringan sekaligus memperkuat keandalan sistem kelistrikan, khususnya di PLN UID Lampung,” ujar Saleh.
Pada tahap awal, pekerjaan coating diprioritaskan untuk jaringan tegangan menengah yang memasok kawasan pariwisata di Pesawaran. Keandalan pasokan listrik di kawasan itu diperlukan untuk mendukung aktivitas pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Diarahkan Menjadi Model Pengembangan
General Manager PT PLN (Persero) UID Lampung, Rizky Mochamad, mengatakan teknologi tersebut diharapkan dapat mengurangi gangguan jaringan akibat faktor eksternal, termasuk vegetasi.
“Kami berharap implementasi teknologi Live Line Insulation Coating dapat menurunkan gangguan jaringan yang disebabkan oleh faktor eksternal, seperti vegetasi maupun gangguan lainnya,” ujar Rizky.
PLN ES menyatakan pekerjaan akan dijalankan berdasarkan standar teknis dan operasional yang berlaku dengan mengedepankan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), Good Corporate Governance (GCG), serta budaya continuous improvement.
“Inovasi ini menjadi bagian dari transformasi PLN ES dalam menghadirkan layanan Operation & Maintenance yang semakin andal, aman, dan efisien,” tuturnya.
Keberhasilan implementasi awal di PLN UID Lampung diharapkan menjadi model pengembangan Live Line Insulation Coating Robot di wilayah kerja PLN lainnya, dengan dukungan teknologi robotik, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta sinergi PLN dan PLN Electricity Services. (Red)





