spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Desil 9-10 Berpotensi Beralih dari Pertalite ke BBM Nonsubsidi

Pemerintah bersama Pertamina menguji skema pembatasan Pertalite bagi kelompok desil 9 dan 10 agar subsidi BBM lebih tepat sasaran, tetapi waktu penerapannya belum ditetapkan.

Nasional | EnterKal – Pemerintah mulai menguji skema pembatasan pembelian Pertalite bagi masyarakat kelompok ekonomi atas yang masuk desil 9 dan 10. Jika kebijakan diterapkan, kelompok tersebut berpotensi tidak lagi mendapatkan subsidi Pertalite dan harus beralih menggunakan BBM nonsubsidi seperti Pertamax.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah masih mempelajari mekanisme pembatasan tersebut bersama PT Pertamina (Persero). Sistem yang dimiliki Pertamina dinilai sudah cukup siap untuk mendukung penerapan kebijakan.

“Yang desil 9, 10 enggak bisa beli yang bersubsidi. Dia mesti bayar harga Pertamax atau yang lain,” kata Purbaya di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Penerapan Masih Dikaji Bertahap

Purbaya mengatakan pemerintah belum menetapkan waktu penerapan pembatasan Pertalite tersebut. Saat ini, pemerintah masih menguji sistem dan menyiapkan mekanisme agar kebijakan dapat diterapkan secara bertahap.

Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperbaiki ketepatan sasaran subsidi energi. Pemerintah menilai subsidi BBM perlu lebih diarahkan kepada masyarakat yang memang berhak menerimanya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pembahasan pembatasan dilakukan karena masih terdapat kelompok masyarakat mampu yang menikmati subsidi BBM.

“Sebagian subsidi tidak tepat sasaran. Masa orang kaya harus kita subsidi? Contoh, Pertalite. Desil 9, desil 10 masih dapat subsidi,” ujar Bahlil.

Bahlil juga mencontohkan pemilik kendaraan mewah yang dinilai tidak semestinya menikmati subsidi. Namun, ia menegaskan sepeda motor tidak menjadi sasaran pembatasan dalam skema yang tengah dibahas pemerintah.

Harga BBM Tidak Akan Dinaikkan

Di tengah pembahasan pembatasan subsidi, Bahlil memastikan pemerintah tidak berencana menaikkan harga BBM. Namun, harga BBM nonsubsidi tetap dapat mengalami penyesuaian mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia.

“Kalau turun ya turun, kalau naik ya terkoreksi juga untuk kenaikan,” kata Bahlil.

Kebijakan tersebut membuat pemerintah memiliki ruang untuk menyesuaikan harga BBM nonsubsidi dengan dinamika harga minyak dunia, sementara harga BBM subsidi tetap menjadi bagian dari kebijakan pengendalian subsidi.

Kuota Pertalite 2026 Turun

Berdasarkan data konsumsi Pertalite 2026, kuota yang ditetapkan dalam APBN tahun ini mencapai 29,27 juta kiloliter (KL). Angka tersebut turun 6,28 persen dibandingkan kuota 2025 sebesar 31,23 juta KL.

Hingga 30 Juni 2026, realisasi konsumsi Pertalite tercatat 13,96 juta KL. Dengan demikian, masih terdapat sekitar 15,31 juta KL kuota untuk memenuhi kebutuhan pada paruh kedua tahun ini.

Penetapan kuota yang lebih rendah menjadi bagian dari upaya pemerintah mengendalikan konsumsi BBM bersubsidi sekaligus meningkatkan ketepatan sasaran penyalurannya. BPH Migas sebelumnya menetapkan kuota Pertalite 2026 sebesar 29,267 juta KL.

Pemerintah Jaga Ruang Fiskal

Selain memperbaiki ketepatan sasaran, pengendalian subsidi Pertalite juga berkaitan dengan upaya menjaga kondisi APBN hingga akhir tahun.

Purbaya mengatakan pemerintah terus mencermati perkembangan harga minyak dunia karena perubahan harga komoditas tersebut dapat memengaruhi kondisi fiskal dan kebutuhan subsidi energi.

Dengan demikian, pembatasan Pertalite untuk desil 9 dan 10 masih berada pada tahap pengkajian dan pengujian sistem. Pemerintah belum menetapkan kapan kebijakan tersebut mulai diberlakukan secara penuh. (Red)

Bupati Hj. Nurhidayah Dikukuhkan Sebagai Ibunda Guru Kabupaten Kobar oleh PGRI Kalteng

“Sebagai Ibunda Guru di Kabupaten Kotawaringin Barat, saya mendukung penuh perjuangan PGRI, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan, profesionalisme, dan perlindungan bagi guru serta tenaga kependidikan"

Wamen PPPA Veronica Tan Tinjau Layanan UPT Perlindungan Perempuan dan Anak di Kobar

“UPT PPA memiliki peran strategis dalam memberikan perlindungan, pendampingan, serta pemulihan bagi perempuan dan anak korban kekerasan. Diperlukan sinergi semua pihak, termasuk aparat penegak hukum, layanan kesehatan, dan psikolog, agar layanan ini berjalan maksimal"

Pemprov Kalteng Gelar Anjangsana ke Panti Asuhan

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan anjangsana ke sejumlah panti asuhan di Kota Palangka Raya dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (6/5/2026).

Pemkab Seruyan dan Kaleka Perkuat Kolaborasi Pembangunan Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan menandatangani kesepakatan bersama dengan Kaleka Indonesia sebagai bentuk komitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Bupati Seruyan Dorong Percepatan Elektrifikasi Lewat Audiensi dengan PLN

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, melakukan audiensi dengan PT PLN (Persero) di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Kamis (9/4/2026), guna mempercepat pembangunan sektor ketenagalistrikan dan meningkatkan rasio elektrifikasi di Kabupaten Seruyan.

Bupati Nurhidayah Buka Kejurda Off-Road KOBAR#2, Jadi Ajang Promosi Potensi Daerah

“Ini bentuk sinergitas dari seluruh elemen masyarakat. Saya berharap kegiatan serupa bisa rutin dilaksanakan, sehingga berdampak positif bagi ekonomi dan citra Kobar di bidang otomotif"

Wali Kota Palangka Raya Hadiri Pembukaan Manasik Haji Terintegrasi 1447 H, 296 Jemaah Siap Berangkat

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menghadiri pembukaan Manasik Haji Terintegrasi tingkat kabupaten/kota dan kecamatan Tahun 1447 Hijriah/2026 M di Asrama Haji Al Mabrur Palangka Raya, Senin (23/2/2026).

Gubernur Rudy Mas’ud Tuntaskan Jembatan Sungai Nibung Mangkrak 12 Tahun, Akses Kutai Timur–Berau Terbuka

Komitmen Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud membuka konektivitas wilayah utara Kaltim memasuki babak baru. Jembatan Sungai Nibung yang mangkrak sejak 2014 akhirnya rampung dan dijadwalkan diresmikan pada Selasa, 24 Februari 2026, bertepatan dengan momentum Ramadan.

Wagub Kaltara Sampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Umum Fraksi terkait Ranperda APBD 2026

“Pandangan umum yang disampaikan setiap fraksi, dengan kesungguhan serta perhatian mendalam terhadap kemajuan Provinsi Kalimantan Utara, menjadi kontribusi berharga bagi penyempurnaan rancangan tersebut"

Menteri Mukhtarudin Pastikan Korban TPPO Asal Barito Selatan Segera Dipulangkan

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) mempercepat repatriasi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) asal Kabupaten Barito Selatan dengan menanggung seluruh proses pemulangan, pendampingan, hingga pengantaran ke rumah keluarga sebagai bagian dari penguatan pelindungan pekerja migran.

Popular Articles