spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Bupati Lamandau Instruksikan ASN Hemat BBM untuk Tekan Belanja Operasional

Lamandau | EnterKal — Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menginstruksikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamandau untuk lebih bijak dan efisien dalam penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

Kebijakan ini ditegaskan sebagai bagian dari upaya pengendalian belanja operasional daerah sekaligus mendorong budaya kerja yang lebih hemat dan bertanggung jawab.

Tekankan Disiplin dan Efisiensi

Rizky menyampaikan bahwa efisiensi penggunaan BBM tidak hanya berkaitan dengan penghematan anggaran, tetapi juga mencerminkan kedisiplinan ASN dalam mengelola sumber daya pemerintah.

“Saya minta seluruh ASN bisa lebih selektif dalam penggunaan BBM. Gunakan kendaraan dinas sesuai kebutuhan dan hindari pemborosan yang tidak perlu,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Dorong Perubahan Pola Pikir ASN

Ia menambahkan, kebijakan tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran, di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi.

Menurutnya, diperlukan perubahan pola pikir ASN agar lebih mengedepankan prinsip efisiensi dalam setiap aktivitas kedinasan.

“Efisiensi ini bukan sekadar imbauan, tetapi harus menjadi kebiasaan. Dengan pengelolaan yang baik, anggaran yang ada bisa dialihkan untuk program-program yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Lamandau berharap kebijakan ini dapat menjadi contoh dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih hemat, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik. (Red)

P2MI dan Imipas Sepakat Perkuat Sinergi Perlindungan Pekerja Migran

“Kami dari jajaran Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia bersyukur bisa berkunjung ke Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam rangka memperkuat kerja sama dan sinergitas kita dalam pelayanan kepada pekerja migran”

Wali Kota Fairid Tegaskan Komitmen Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

“Salah satu kunci utamanya adalah meningkatkan keterbukaan informasi publik sebagai bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik"

Bupati Seruyan Lepas Kontingen FBIM 2025, Siap Tampilkan Budaya Lokal di Ajang Provinsi

“Festival ini bukan hanya ajang lomba, tapi juga ruang untuk melestarikan budaya lokal. Saya harap seluruh kontingen Seruyan dapat membawa semangat kebersamaan dan menjunjung tinggi nilai budaya kital

Semarak Takbiran Iduladha, Pemkab Barsel Gelar Pawai Meriah di Buntok

“Saya harap tradisi ini dapat terus dilestarikan dan menjadi momen kebersamaan yang mempererat silaturahmi antarwarga”

Wali Kota Palangka Raya Minta Polisi Tindak Tegas Balap Liar, Dinilai Ganggu Ketertiban dan Ibadah Ramadan

“Aksi balapan liar yang disertai penggunaan knalpot brong ini sangat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,”

DLH Palangka Raya Resmi Tutup TPS Jalan Lawu Mulai 13 Juli 2026, Warga Diarahkan ke Depo Sampah

Penutupan TPS Jalan Lawu menjadi bagian dari penataan sistem persampahan di Kota Palangka Raya untuk mengurangi penumpukan sampah di kawasan jalan protokol serta mengarahkan masyarakat memanfaatkan depo sampah yang telah disediakan.

Achmad Zaini: Data Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Palangka Raya

Wakil Wali Kota Palangka Raya menegaskan data Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan, sekaligus referensi bagi investor dalam membaca potensi ekonomi daerah.

Harga Emas Masuk Area Jenuh Beli, Volatilitas Berpotensi Naik

“Harga emas ini sudah berada di level jenuh overbought. Namun, di sisi lain bank sentral masih terus melakukan pembelian”

Kementerian UMKM Siapkan Sertifikasi Halal Gratis untuk 500 Ribu Pelaku Usaha

Kementerian UMKM bersama BPJPH menyiapkan sertifikasi halal gratis bagi sekitar 500 ribu pelaku usaha guna membantu pemenuhan kewajiban sertifikasi halal sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM di pasar domestik dan global.

Pemko Palangka Raya Dorong Pengembangan Produk Unggulan untuk Perkuat Ekonomi Palangka Raya

“Hambatan yang sering kita temui antara lain kurangnya data yang terintegrasi, minimnya sinergi antar lembaga, serta rendahnya pemahaman masyarakat dan pelaku usaha terhadap potensi lokal. Di sisi lain, keterbatasan infrastruktur dan teknologi juga membatasi pengolahan serta pemasaran produk unggulan daerah”

Popular Articles