Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur melalui pembangunan dua jembatan gantung di Sei Rungan dan Sei Rakumpit pada Tahun Anggaran 2026. Infrastruktur tersebut diproyeksikan meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta memperkuat akses menuju layanan pendidikan, kesehatan, dan pusat-pusat kegiatan ekonomi.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palangka Raya, Fahrial Anchar, mengatakan proyek tersebut merupakan hasil usulan Pemerintah Kota Palangka Raya yang direalisasikan melalui sinergi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Tengah, Kementerian Pekerjaan Umum.
Keterbatasan akses transportasi masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya. Infrastruktur penghubung yang memadai berperan penting dalam mempercepat mobilitas masyarakat, mengurangi hambatan distribusi barang dan jasa, serta memperluas akses terhadap berbagai layanan publik.
Pembangunan jembatan juga menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan agar manfaat infrastruktur dapat dirasakan masyarakat di berbagai wilayah.
Dua Jembatan Gantung Mulai Dibangun
Fahrial menjelaskan proyek yang dilaksanakan pada tahun ini meliputi pembangunan Jembatan Gantung Sei Rungan dan Jembatan Gantung Sei Rakumpit.
Kedua jembatan dirancang sebagai sarana penghubung yang aman dan nyaman untuk mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Jembatan Gantung Sei Rungan akan dibangun dengan bentang panjang mencapai 120 meter dan Jembatan Gantung Sei Rakumpit akan memiliki bentang sepanjang 60 meter. Kedua jembatan ini akan selesai pada Desember 2026,” ujarnya.
Perlancar Mobilitas dan Distribusi
Selain mempermudah mobilitas warga, pembangunan kedua jembatan tersebut diharapkan memperlancar distribusi barang dan jasa yang selama ini terkendala kondisi geografis.
Akses transportasi yang lebih baik juga diproyeksikan memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran pelayanan publik di wilayah sekitar.
Perluas Akses Layanan Dasar
Pemerintah Kota Palangka Raya menilai keberadaan infrastruktur penghubung akan membuka akses masyarakat menuju berbagai fasilitas penting, mulai dari layanan pendidikan, kesehatan, hingga pusat kegiatan ekonomi.
Melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, pembangunan dua jembatan gantung tersebut diharapkan menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat pemerataan pembangunan, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di Kota Palangka Raya. (Red)





