spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Festival Tari Anak Kalimantan Tengah 2026 Resmi Dibuka, Libatkan 10 Sanggar Seni

Festival Tari Anak Kalimantan Tengah menjadi ruang pembinaan generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan seni budaya daerah sekaligus memperkuat identitas budaya di tengah perkembangan zaman.

Palangka Raya | EnterKal – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, membuka Festival Tari Anak Kalimantan Tengah 2026 bertema “Laras Gerak” di Panggung Terbuka UPT Taman Budaya, Sabtu (27/6/2026). Festival ini menjadi bagian dari upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah sejak usia dini sekaligus mendorong lahirnya generasi kreatif yang bangga terhadap identitas budaya Kalimantan Tengah.

Pelestarian budaya membutuhkan proses regenerasi yang berkelanjutan. Melalui ruang ekspresi seperti festival tari, anak-anak tidak hanya belajar menampilkan kemampuan seni, tetapi juga memahami nilai, filosofi, dan identitas budaya yang menjadi bagian dari warisan daerah.

Budaya Jadi Fondasi Pembentukan Karakter

Dalam sambutannya, Aisyah menyampaikan bahwa Festival Tari Anak merupakan wujud komitmen bersama untuk menjaga sekaligus mengembangkan kekayaan budaya Kalimantan Tengah.

Ia menilai pengenalan budaya sejak usia dini menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda yang kreatif, percaya diri, serta memiliki kecintaan terhadap daerahnya.

“Kita ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa setiap gerak tari bukan hanya rangkaian koreografi, tetapi juga mencerminkan harmoni, keindahan, serta nilai-nilai kehidupan yang menjadi identitas budaya kita,” ujarnya.

Menurut Aisyah, tema “Laras Gerak” menggambarkan harmoni yang tercermin melalui setiap gerakan tari sebagai representasi penghormatan kepada leluhur, semangat kebersamaan, dan kecintaan terhadap budaya Dayak yang harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Diikuti 10 Sanggar Seni

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, Adi Soeseno, dalam laporan yang dibacakan menyampaikan bahwa festival tahun ini diikuti oleh 10 sanggar seni dan budaya dari Kota Palangka Raya dan sekitarnya.

Sekitar 60 anak berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan pendampingan para pelatih dan orang tua masing-masing.

Menurutnya, tingginya partisipasi peserta menunjukkan minat generasi muda terhadap seni budaya daerah terus tumbuh apabila diberikan ruang untuk belajar dan berekspresi.

“Kami berharap Festival Tari Anak Kalimantan Tengah dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai agenda budaya tahunan. Melalui kegiatan ini, kreativitas anak dapat berkembang, identitas budaya daerah semakin kuat, serta mampu mencetak generasi penerus yang kreatif, berkarakter, dan bangga terhadap warisan budayanya,” katanya.

Dorong Regenerasi Seni Budaya

Aisyah juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, sanggar seni, guru, dan orang tua yang terus mendampingi anak-anak dalam mengembangkan bakat di bidang seni budaya.

Menurutnya, dukungan keluarga dan lingkungan pendidikan menjadi faktor penting dalam menciptakan generasi yang mampu menjaga sekaligus mengembangkan warisan budaya di tengah perubahan zaman.

Ia berpesan agar seluruh peserta menjadikan festival sebagai ruang belajar, membangun keberanian tampil, dan mempererat kebersamaan.

“Menang atau kalah bukanlah tujuan utama. Yang terpenting adalah pengalaman, keberanian untuk tampil, kebersamaan yang dibangun, dan keceriaan yang kalian bagikan. Tunjukkan bahwa anak-anak Kalimantan Tengah adalah generasi hebat yang kreatif dan mencintai budayanya,” pesannya.

Festival Tari Anak Kalimantan Tengah diharapkan menjadi agenda budaya yang berkelanjutan dalam mendukung regenerasi pelaku seni daerah. Melalui pembinaan sejak usia dini, pemerintah berharap lahir generasi yang tidak hanya memiliki kreativitas dan kepercayaan diri, tetapi juga menjadi pewaris budaya yang mampu menjaga identitas Kalimantan Tengah di masa depan. (Red)

Pemkab Seruyan Integrasikan Konservasi Penyu dengan Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten Seruyan mengembangkan konsep wisata berbasis konservasi melalui pembangunan fasilitas penetasan semi alami telur penyu sebagai upaya melindungi habitat satwa laut sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.

Generasi Muda, Bonus Demografi dan Masa Depan Indonesia

Indonesia sedang berada di persimpangan sejarah. Lebih dari separuh...

Safari Ramadan di Takisung, Pemkab Tanah Laut Salurkan Hibah Rp1,08 Miliar dan Tekankan Percepatan Infrastruktur

Pemerintah Kabupaten Tanah Laut memanfaatkan momentum Safari Ramadan di Desa Benua Tengah, Kecamatan Takisung, Rabu (26/2/2026), sebagai ruang konsolidasi sosial sekaligus penegasan komitmen pembangunan daerah.

KPU Seruyan Tetapkan Nomor Urut Paslon Pilkada 2025 Lewat Pleno Terbuka

“Kami berharap seluruh paslon dapat mengikuti tahapan pilkada secara tertib dan bersosialisasi dengan cara yang santun. Mari kita ciptakan suasana demokrasi yang sehat dan damai di Kabupaten Seruyan”

Gubernur Kalbar Lantik Komisioner KPID 2025–2028, Tekankan Penyiaran Sehat dan Ramah Anak

“Kita harus memastikan konsumsi siaran anak-anak terarah dengan baik agar mata dan telinga mereka terlindungi dalam pembentukan kepribadian”

Menteri P2MI Bahas Peluang Kerja PMI di Eropa, Fokus Italia hingga Malta

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Italia merangkap Malta, Siprus, dan San Marino, Junimart Girsang, di Kantor KP2MI, Jakarta Selatan, Jumat (27/3/2026).

Karhutla di Jalan Hiu Putih Palangka Raya Berhasil Dipadamkan, Lahan Terbakar 0,60 Hektare

Respons cepat BPBD Kota Palangka Raya bersama tim gabungan berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan di Jalan Hiu Putih sehingga api tidak meluas serta mengurangi potensi dampak terhadap lingkungan dan masyarakat.

Kadisdik Kalteng Pastikan Upacara Hari Guru 2025 Dilaksanakan Secara Virtual di Seluruh Sekolah

“Langkah ini dipilih untuk memastikan seluruh sekolah dapat mengikuti kegiatan tanpa harus berkumpul terpusat"

Menteri Mukhtarudin Pastikan Korban TPPO Asal Barito Selatan Segera Dipulangkan

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) mempercepat repatriasi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) asal Kabupaten Barito Selatan dengan menanggung seluruh proses pemulangan, pendampingan, hingga pengantaran ke rumah keluarga sebagai bagian dari penguatan pelindungan pekerja migran.

Pemprov Kalteng Resmikan Samsat Drive Thru di Palangka Raya

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi mengoperasikan layanan Samsat Drive Thru di Kantor Samsat Palangka Raya, Senin (30/3/2026).

Popular Articles