spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Wagub Kaltara Sampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Umum Fraksi terkait Ranperda APBD 2026

TANJUNG SELOR | EnterKal – Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, S.E., M.Si menghadiri Sidang Paripurna ke-37 DPRD Provinsi Kaltara dengan agenda Jawaban Pemerintah atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Nota Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Provinsi Kaltara Tahun Anggaran 2026. Rapat berlangsung di ruang paripurna DPRD Provinsi Kaltara, Selasa (18/11/2025), dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kaltara, H. Achmad Djufrie, S.E., M.M.

Mewakili Gubernur Kaltara, Wagub Ingkong Ala menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD atas perhatian, ketelitian, dan masukan konstruktif yang diberikan terhadap Nota Pengantar Ranperda APBD Tahun 2026.

“Pandangan umum yang disampaikan setiap fraksi, dengan kesungguhan serta perhatian mendalam terhadap kemajuan Provinsi Kalimantan Utara, menjadi kontribusi berharga bagi penyempurnaan rancangan tersebut,” ujar Wagub Ingkong.


Dorong Ketepatan Waktu Penetapan APBD

Dalam kesempatan tersebut, Wagub membacakan jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi yang sebelumnya disampaikan pada Sidang Paripurna ke-36. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan APBD 2026 sesuai jadwal yang ditetapkan Kementerian Dalam Negeri agar tidak terjadi keterlambatan seperti pada tahun anggaran 2025.

“Kita mendorong percepatan proses pelelangan dan pelaksanaan kegiatan, khususnya belanja modal, untuk membentuk perputaran ekonomi di Kaltara dan memastikan program pembangunan berjalan efektif,” ujarnya.


Prioritas: Padat Karya, UMKM, dan Potensi Lokal

Pemprov Kaltara, kata Wagub, memprioritaskan program padat karya yang berbasis potensi lokal seperti Desa, UMKM, dan sektor pangan. Program ini dinilai mampu memperkuat ekonomi kerakyatan dan membuka lapangan kerja baru.

“Program ini dipandang sebagai langkah konkret mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan menciptakan lapangan kerja. Ini sejalan dengan visi pembangunan ekonomi rakyat,” jelasnya.

Pemprov juga terus menggali potensi daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui inovasi sistem pemungutan pajak dan retribusi berbasis digital.

“Langkah ini penting untuk meningkatkan transparansi, memperluas basis pajak, dan menekan potensi kebocoran,” tambah Wagub.


Komitmen Mandatory Spending dan Infrastruktur

Wagub Ingkong menegaskan komitmen Pemprov Kaltara dalam memenuhi belanja mandatory spending, di antaranya belanja pendidikan minimal 20 persen, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta belanja prioritas nasional dan daerah.

Selain itu, Pemprov tetap fokus meningkatkan belanja infrastruktur pelayanan publik minimal 40 persen sesuai amanat Permendagri Nomor 14 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan APBD TA 2026, meskipun di tengah tuntutan efisiensi anggaran.


Perkuat Sinergi Eksekutif–Legislatif

Wagub Ingkong menutup penyampaiannya dengan harapan agar sinergi antara eksekutif dan legislatif terus terjalin kuat di tengah tantangan tahun anggaran 2026.

“Memasuki tahun anggaran 2026 yang penuh tantangan, kita dituntut untuk bekerja lebih keras dan memperkokoh kolaborasi agar seluruh kepentingan dan kebutuhan masyarakat Kaltara tetap dapat terpenuhi dengan baik,” terangnya.


Lanjut ke Tahap Pembahasan

Dengan disampaikannya jawaban pemerintah, Ranperda APBD Provinsi Kaltara Tahun Anggaran 2026 resmi memasuki tahap pembahasan lebih lanjut. Pemerintah berharap rancangan ini menghasilkan APBD yang seimbang, berpihak pada kepentingan masyarakat, serta mampu mendorong pertumbuhan daerah secara berkelanjutan.

Polresta Palangka Raya Sediakan Layanan Penitipan Kendaraan Gratis bagi Warga Mudik Lebaran 2026

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menyediakan layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik pada momen Idulfitri 2026.

Bupati Lamandau Instruksikan ASN Hemat BBM untuk Tekan Belanja Operasional

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menginstruksikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamandau untuk lebih bijak dan efisien dalam penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

Pancasila, Cahaya Penuntun Generasi Muda Bangsa di Era Digital

Sebagai anggota DPR RI, saya menyampaikan refleksi tentang peran Pancasila bagi generasi muda di tengah dinamika zaman yang kian kompleks

Pemkot Palangka Raya Siap Jadi Daerah Percontohan Transformasi Digital Sosial

Perluasan digitalisasi perlindungan sosial diarahkan untuk memperkuat integrasi data, meningkatkan akuntabilitas penyaluran bantuan, dan memastikan program kesejahteraan masyarakat berjalan lebih tepat sasaran.

Gubernur Agustiar Tinjau Kesiapan Pangkalan Bun Jadi Tuan Rumah Porprov 2026 dan Gubernur Cup 2025

“Saya minta semua pihak terkait mulai dari sekarang bersiap. Kita ingin Porprov berjalan sukses dan merata, tidak hanya terpusat di Palangka Raya”

Bupati Barsel Tetapkan Perbup ADD 2025: Rp108 Miliar untuk 86 Desa

Buntok | EnterKal – Bupati Barito Selatan, Eddy Raya...

Pemkot Palangka Raya Launching Ekspor Perdana Produk IKM dan UMKM

“Ekspor perdana ini adalah momentum penting bagi kita semua. Ini membuktikan bahwa produk IKM dan UMKM Kota Palangka Raya memiliki kualitas, keunikan, dan daya saing untuk masuk ke pasar global”

Pemkab Lamandau Mediasi Warga dan Perusahaan Soal Kewajiban Plasma 20 Persen

Pemerintah Kabupaten Lamandau memfasilitasi dialog antara warga Desa Batu Kotam dan pihak perusahaan PT Menthobi Makmur Lestari (MMaL) terkait kewajiban plasma 20 persen, Selasa (15/4/2026).

Cuaca Panas Ekstrem Tingkatkan Risiko Karhutla di Palangka Raya

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Di samping itu, dengan cuaca panas seperti ini masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan"

Silaturahmi Ramadan di Sekadau, Gubernur Ria Norsan Perkuat Sinergi dan Serahkan Bantuan Sosial

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri kegiatan Silaturahmi Ramadan yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Masjid Agung Sultan Anum, Kabupaten Sekadau, Selasa (24/2/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat.

Popular Articles