spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Wapres Gibran Tinjau Perawatan Orangutan Terdampak Karhutla di Nyaru Menteng

Wapres Gibran meninjau langsung perawatan sekitar 90 orangutan di Nyaru Menteng dan menegaskan penanganan karhutla harus mencakup perlindungan satwa serta pemulihan habitat dan ekosistem.

PALANGKA RAYA | EnterKal – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng yang dikelola Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), Kamis (10/9/2026), untuk memastikan penanganan satwa terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berjalan optimal sekaligus mendukung pemulihan habitatnya.

Gibran didampingi Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran. Dalam kunjungan tersebut, Wapres melihat langsung kondisi orangutan yang menjalani perawatan serta berdialog dengan dokter hewan, relawan, dan tim konservasi mengenai kebutuhan penanganan satwa.

Kunjungan berlangsung di tengah kondisi kabut asap yang sempat menyulitkan pendaratan pesawat. Gibran tetap melanjutkan agenda tersebut dan datang bersama dokter hewan serta pegiat konservasi satwa dari Jakarta.

“Penanganan karhutla harus menyeluruh. Manusia harus terlindungi, tetapi satwa dan habitatnya juga tidak boleh kita abaikan. Saya ingin memastikan kebutuhan perawatan di sini benar-benar terpenuhi,” ujar Wapres.

Sekitar 90 Orangutan Jalani Perawatan

Di Nyaru Menteng, Gibran meninjau Forest School BOSF yang menjadi lokasi pembinaan 17 orangutan.

Ia juga melihat area Karantina Individu Orangutan, termasuk proses nebulisasi atau pemberian uap untuk membantu penanganan satwa yang mengalami gangguan akibat paparan asap.

Di area karantina tersebut, sekitar 90 orangutan menjalani perawatan di sejumlah kandang yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing satwa.

Gibran berdialog dengan dokter hewan, relawan, dan tim konservasi untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan perawatan orangutan yang terdampak.

Untuk mendukung penanganan, Wapres menyerahkan sejumlah bantuan berupa obat-obatan, bawang bombay, dan alat nebulizer yang dibutuhkan dalam proses perawatan satwa.

Pemulihan Habitat Jadi Bagian Penanganan

Menurut Gibran, pemulihan dampak karhutla tidak cukup hanya dengan menangani satwa yang terdampak. Habitat juga perlu dipulihkan agar orangutan kembali memperoleh lingkungan yang mendukung keberlangsungan hidupnya.

“Perlindungan satwa dan pemulihan lingkungan adalah hal penting yang saling terkait. Termasuk penyembuhan hewan yang terluka serta penyediaan kembali sumber pakan, air dan ekosistem bagi satwa,” tegasnya.

Penekanan tersebut memperluas fokus penanganan karhutla dari pemadaman dan penanganan dampak langsung menuju pemulihan lingkungan yang menjadi habitat satwa liar.

Apresiasi untuk Tim Penyelamatan Satwa

Wapres juga memberikan apresiasi kepada dokter hewan, relawan, pecinta satwa, yayasan, dan seluruh pihak yang konsisten melakukan penyelamatan serta perawatan satwa di Kalimantan Tengah.

“Terima kasih kepada para dokter hewan, pecinta hewan, relawan, yayasan dan seluruh tim yang terus melakukan perawatan untuk melindungi satwa Indonesia. Aksi nyata Bapak Ibu semua sangat berarti,” pungkasnya.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan karhutla dilakukan secara menyeluruh, dengan memperhatikan perlindungan masyarakat, satwa liar, serta pemulihan ekosistem yang terdampak. (Red)

72 Desa di Kaltim Belum Berlistrik, Pemprov Targetkan Tuntas 2027

Pemprov Kaltim bersama PLN menargetkan 36 desa mendapat akses listrik pada 2026 dan 36 desa lainnya pada 2027 untuk menutup kesenjangan elektrifikasi di wilayah perdesaan dan pelosok.

80 Tahun Indonesia Merdeka. Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju

80 Tahun Indonesia Merdeka. Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia...

Lomba “Nyama Unik” Palangka Raya, Tradisi Berburu Dayak Dikemas Jadi Perlombaan

Lomba menangkap anak babi dengan mata tertutup menjadi hiburan sekaligus ruang mengenalkan tradisi berburu masyarakat Dayak Dusmala-Tebama kepada generasi muda dan masyarakat luas.

Bupati Kobar Pimpin Apel Hari Lingkungan Hidup, Ajak Masyarakat Perangi Polusi Plastik

“Produksi plastik global mengalami pertumbuhan eksponensial, mencapai lebih dari 400 juta ton pada tahun 2023. Sepanjang 1954 hingga 2017, sebanyak 9,8 miliar ton plastik telah diproduksi, namun hanya kurang dari 10% yang berhasil didaur ulang"

Indonesia Siapkan Roadmap AI 2026–2029 dan Regulasi Berbasis Risiko

Menkomdigi Meutya Hafid mendorong Meaningful AI yang terukur dampaknya, dari produktivitas dan layanan publik hingga inklusi, daya saing, serta ketahanan masyarakat.

30.000 Aduan Masuk, Pemprov Kalteng Perketat Validasi KHBS Lewat Kanal Pengaduan dan 1.432 Relawan

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah membuka kanal pengaduan resmi untuk memperkuat akurasi dan transparansi program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Langkah ini disertai lonjakan partisipasi publik yang signifikan.

Pemko Palangka Raya Gelar Rakor Penanggulangan Kemiskinan, Wawali: Butuh Kolaborasi dan Inovasi Nyata

“Upaya pengentasan kemiskinan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, namun membutuhkan kolaborasi aktif dari masyarakat, dunia usaha, dan semua pihak”

Harga Emas Sentuh Level Tertinggi Tiga Pekan, Dolar Melemah dan Geopolitik Memanas

JAKARTA | EnterKal — Harga emas kembali menguat pada Senin...

Harkitnas 2026, Palangka Raya Soroti Kedaulatan Digital Anak

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Palangka Raya menyoroti pergeseran tantangan bangsa dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan digital, termasuk penguatan pelindungan anak di ruang siber melalui implementasi PP TUNAS.

Fairid Naparin Perkuat Kapasitas Kepemimpinan Lewat KPPD 2025

“Ilmu yang diperoleh dari kegiatan ini dapat diterapkan secara langsung untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Palangka Raya”

Popular Articles