PALANGKA RAYA | EnterKal – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mendorong tiga langkah untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yakni pembangunan sumur bor, operasi water bombing, serta pembentukan Pos Lapangan sebagai pusat pemantauan dan koordinasi.
Usulan tersebut disampaikan Fairid saat meninjau sejumlah titik karhutla di Jalan Tabak Kalsa dan kawasan Jalan Merdeka, Palangka Raya, Kamis (27/8/2026).
Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi lahan yang terbakar sekaligus memastikan penanganan di lapangan berjalan optimal. Fairid juga berdiskusi dengan jajaran terkait mengenai langkah pengendalian yang dinilai perlu diperkuat.
Tiga Solusi untuk Percepat Pemadaman
Fairid mengatakan pembangunan sumur bor menjadi salah satu kebutuhan penting untuk menyediakan sumber air langsung di kawasan rawan kebakaran.
Ketersediaan sumber air tersebut diharapkan dapat mendukung pemadaman sekaligus pembasahan lahan, terutama di lokasi yang membutuhkan penanganan cepat.
Langkah kedua adalah penguatan operasi water bombing. Pemadaman melalui udara dinilai diperlukan untuk menjangkau titik api yang sulit atau tidak dapat diakses oleh petugas melalui jalur darat.
Sementara itu, solusi ketiga yang disebut Fairid adalah pembangunan Pos Lapangan.
“Solusi ketiga yang terpenting adalah pembangunan Pos Lapangan sebagai pusat pemantauan dan koordinasi terpadu bagi petugas di sekitar wilayah rawan kebakaran,” ucap Fairid.
Cegah Api Mendekati Permukiman
Selain penguatan sarana, Pemko Palangka Raya terus meningkatkan koordinasi lintas perangkat daerah dan instansi terkait untuk mencegah api meluas, terutama ke kawasan permukiman.
Fairid menegaskan kewaspadaan dan sinergi seluruh pemangku kepentingan tetap diperlukan selama potensi karhutla masih ada.
Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Sinergi seluruh pihak sangat penting. Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api, agar kondisi Kota Palangka Raya tetap aman dan kondusif bagi kita semua,” pungkas Fairid. (Red)





