Palangka Raya | EnterKal — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya menggelar Program Kerja Sama Pemberdayaan Masyarakat dalam Program Kampung Iklim (Proklim) di Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini bekerja sama dengan PT PLN (Persero) serta didukung pihak kecamatan dan kelurahan setempat.
Program tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi dampak perubahan iklim sekaligus mendukung terwujudnya Palangka Raya sebagai kota berketahanan iklim. Masyarakat didorong berperan aktif dalam aksi adaptasi dan mitigasi di tingkat kelurahan.
Sekretaris DLH Kota Palangka Raya, Yudo Asbela, mengatakan melalui pendampingan Proklim, warga dibekali pemahaman dan keterampilan pengelolaan lingkungan, mulai dari pengurangan emisi gas rumah kaca, pengelolaan sampah, konservasi air, hingga penghijauan.
“Program ini juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan penanaman 30 batang tanaman buah yang melibatkan masyarakat, terutama para ketua RW dan RT. Penanaman ini diharapkan membantu mengurangi emisi gas rumah kaca sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.
DLH Kota Palangka Raya, lanjut Yudo, secara rutin melaksanakan pendampingan kepada masyarakat melalui berbagai program pembinaan, termasuk sosialisasi dan pembinaan kepada kelompok tani maupun kelompok usaha.
Melalui kegiatan ini, DLH berharap kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan terus meningkat, serta memperkuat ketahanan wilayah terhadap risiko perubahan iklim secara berkelanjutan. (MC-Red)








