spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Fairid Naparin Ajak ASN Perkuat Soliditas Lewat Mini Soccer

PALANGKA RAYA | EnterKal — Pemerintah Kota Palangka Raya menggelar pertandingan mini soccer yang diikuti aparatur sipil negara (ASN) di Lapangan Mini Soccer Jalan Cempaka, Minggu (15/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan dan soliditas internal birokrasi.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, turut hadir dan bermain bersama sejumlah kepala perangkat daerah dalam pertandingan tersebut.

Fairid mengatakan, olahraga bersama tersebut tidak sekadar aktivitas rekreasi, melainkan sarana membangun kekompakan antarperangkat daerah.

“Pertandingan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesegaran jasmani para ASN tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan, sinergi dan kolaborasi antar ASN di setiap perangkat daerah,” ucapnya.

Menurutnya, budaya hidup sehat penting ditanamkan di lingkungan pemerintahan sebagai bagian dari pembentukan karakter ASN yang tangguh dan berintegritas.

Ia menegaskan bahwa ASN yang sehat secara fisik dan mental akan lebih optimal dalam memberikan pelayanan publik.

Fairid berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga semangat kebersamaan dan pola hidup aktif tidak hanya tumbuh di internal pemerintahan, tetapi juga menjadi teladan bagi masyarakat Kota Palangka Raya. (Red)

Pemprov Kalteng Resmikan Samsat Drive Thru di Palangka Raya

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi mengoperasikan layanan Samsat Drive Thru di Kantor Samsat Palangka Raya, Senin (30/3/2026).

Wagub Kalsel Dorong Transformasi Ekonomi, Kurangi Ketergantungan Sektor Tambang

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, menegaskan pentingnya transformasi ekonomi daerah agar tidak terus bergantung pada sektor ekstraktif, khususnya pertambangan. Hal tersebut disampaikan melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ariadi Noor, dalam kegiatan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Senin (23/2/2026).

Fairid Paparkan Inovasi Pembiayaan Kreatif Pemko Palangka Raya di Kemendagri

Pemko menampilkan inovasi pajak daerah, digitalisasi keuangan, hingga skema kerja sama pembiayaan pembangunan

Wirausaha Muda Berprestasi Kalsel 2026 Resmi Ditetapkan, Dorong Inovasi Pemuda

Pemilihan Wirausaha Muda Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun ekosistem kewirausahaan pemuda, sekaligus mendorong lahirnya pelaku usaha muda yang inovatif, berdaya saing, dan mampu menciptakan lapangan kerja.

Gubernur Agustiar Sabran: Huma Betang Night Angkat Budaya dan Gairahkan UMKM

“Ini adalah minggu kedua pelaksanaan Huma Betang Night. Kegiatan ini akan menjadi agenda rutin mingguan yang tidak hanya mengangkat budaya lokal, tetapi juga membangkitkan gairah UMKM agar bisa tumbuh kuat di tengah arus globalisasi"

DPRD Palangka Raya Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat dari Pemerintah Pusat

“Harapan kami, kehadiran Sekolah Rakyat ini bisa membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda untuk mendapatkan pendidikan berkualitas”

NPCI Kalbar Gelar Rakor, Soroti Status dan Pembinaan Atlet Disabilitas

NPCI Kalimantan Barat menggelar rapat koordinasi bersama Disporapar serta pengurus NPCI kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Bersinergi Membangun Organisasi untuk Meningkatkan Prestasi”.

Bupati Samsul Rizal Buka Pasar Ramadan, Tekankan Stabilisasi Harga dan Daya Beli Warga

Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Samsul Rizal, menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat saat membuka Pasar Ramadan 2026 di Pasar Keramat Barabai, Kamis (19/2/2026).

Mutu Pendidikan Palangka Raya Meningkat, Wali Kota: Angka Kelulusan dan Akreditasi Sekolah Naik Signifikan

"Ini menjadi indikator kuat bahwa sistem pendidikan di kota ini semakin efektif dan merata"

Pemko Palangka Raya Dorong Pengembangan Produk Unggulan untuk Perkuat Ekonomi Palangka Raya

“Hambatan yang sering kita temui antara lain kurangnya data yang terintegrasi, minimnya sinergi antar lembaga, serta rendahnya pemahaman masyarakat dan pelaku usaha terhadap potensi lokal. Di sisi lain, keterbatasan infrastruktur dan teknologi juga membatasi pengolahan serta pemasaran produk unggulan daerah”

Popular Articles