spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Dinkes Palangka Raya Gelar Bimtek Keamanan Pangan bagi 50 Pelaku IRTP

Bimbingan Teknis Penyuluhan Keamanan Pangan menjadi langkah meningkatkan kapasitas pelaku Industri Rumah Tangga Pangan dalam memenuhi standar keamanan produk sekaligus mendukung legalitas usaha dan perlindungan konsumen.

Palangka Raya | EnterKal – Sebanyak 50 pelaku Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) di Kota Palangka Raya mendapatkan pembekalan mengenai standar keamanan pangan dan proses legalitas usaha melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) Angkatan I Tahun 2026 yang digelar selama dua hari, 18–19 Juni 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya tersebut menjadi salah satu tahapan wajib bagi pelaku usaha untuk memperoleh Sertifikat Pemenuhan Komitmen Produksi Pangan Olahan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT), sebagai legalitas resmi peredaran produk pangan olahan.

Keamanan pangan tidak hanya berkaitan dengan kualitas produk, tetapi juga menyangkut perlindungan kesehatan masyarakat. Produk pangan yang diproduksi tanpa memenuhi standar keamanan berisiko menimbulkan gangguan kesehatan dan menurunkan kepercayaan konsumen.

Di sisi lain, kepemilikan legalitas usaha melalui SPP-IRT menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing produk lokal, memperluas akses pasar, dan memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan pelaku usaha.

SPP-IRT Jadi Kunci Legalitas Produk

Kegiatan yang berlangsung di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya itu dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, SKM., M.M.Kes., didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), Haryadi, S.Kep.

Dalam sambutannya, Riduan menegaskan pentingnya penerapan standar keamanan pangan guna melindungi masyarakat dari risiko produk yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan dan mutu.

“Keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui Bimtek PKP ini, kami berharap seluruh pelaku usaha IRTP dapat menghasilkan produk yang aman, sehat, bermutu, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Tingkatkan Kapasitas Pelaku Usaha Pangan

Selama pelaksanaan kegiatan, peserta memperoleh berbagai materi yang berkaitan dengan keamanan dan mutu pangan, mulai dari regulasi pangan hingga penerapan Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRTP).

Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang aman, ketentuan kemasan dan label produk, pengawasan iklan pangan, serta proses perizinan melalui sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA).

Materi tersebut dirancang untuk membantu pelaku usaha memahami seluruh aspek yang diperlukan dalam menghasilkan produk pangan yang aman sekaligus memenuhi ketentuan regulasi.

Perkuat Daya Saing Produk Lokal

Untuk memberikan pembekalan yang lebih komprehensif, Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya menghadirkan narasumber dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palangka Raya serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palangka Raya.

Kolaborasi lintas instansi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam menerapkan prinsip-prinsip keamanan pangan sekaligus mempercepat proses legalitas usaha.

Selain menjamin perlindungan konsumen, penerapan standar keamanan pangan yang baik juga menjadi modal penting bagi produk lokal untuk bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Dorong Pangan Lokal yang Aman dan Berkualitas

Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan usaha pangan lokal yang berkualitas melalui berbagai program pembinaan dan peningkatan kapasitas pelaku usaha.

Melalui Bimtek PKP ini, pemerintah berharap semakin banyak pelaku IRTP yang mampu menghasilkan produk yang aman, sehat, bermutu, dan memiliki legalitas resmi sehingga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal.

Pada akhirnya, penguatan keamanan pangan tidak hanya berdampak pada keberlanjutan usaha, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat melalui penyediaan pangan yang aman untuk dikonsumsi. (Red)

Pemkot Perkuat Layanan Primer untuk Cegah Penyakit Kronis

“Dengan ILP, kita tidak hanya menunggu masyarakat sakit. Tapi kita pastikan mereka mendapat edukasi, skrining, dan pendampingan agar penyakit kronis bisa dicegah sejak dini"

Satgas PKH Tinjau Tambang Ilegal di Murung Raya, Kejagung Dalami Kasus

Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) melakukan peninjauan langsung ke lokasi tambang ilegal milik PT Asmin Koalindo Tuhup di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.

25.950 KK di Palangka Raya Diproyeksikan Terima Bantuan Kartu Huma Betang Sejahtera

Pemerintah Kota Palangka Raya menargetkan sebanyak 25.950 kepala keluarga (KK) di wilayahnya akan menerima bantuan melalui Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Kadisdik Kalteng Pastikan Upacara Hari Guru 2025 Dilaksanakan Secara Virtual di Seluruh Sekolah

“Langkah ini dipilih untuk memastikan seluruh sekolah dapat mengikuti kegiatan tanpa harus berkumpul terpusat"

Menteri P2MI Mukhtarudin Terima Dubes Qatar, Dorong Penempatan Pekerja Migran Indonesia Terampil di Sektor Strategis

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Qatar untuk Indonesia, H.E. Dr. Sultan Bin Mubarak Saad Al-Dosari, di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2026).

Pemkab Seruyan Serahkan LKPD 2025 ke BPK Kalteng Tepat Waktu

Pemerintah Kabupaten Seruyan menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 yang belum diaudit kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (31/3/2026).

Desa Bagok Wakili Barito Timur pada Penilaian Percontohan Desa Antikorupsi 2025

“Desa memiliki peran sentral dalam mewujudkan pemerintahan yang bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme"

Rapat Koordinasi KHBS, Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Lintas Sektor dan Skema Penyaluran 300 Ribu KPM

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat konsolidasi lintas sektor dalam implementasi Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Langkah tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Unsur Pendukung KHBS yang dipimpin Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, mewakili Gubernur Agustiar Sabran, di Istana Isen Mulang, Kamis (26/2/2026).

Wali Kota Fairid Naparin Tegaskan Tiga Fokus Utama RKPD Palangka Raya 2025

“Kota Palangka Raya harus siap menghadapi tantangan urbanisasi. Dengan infrastruktur yang lebih baik dan layanan publik yang semakin modern, kita ingin menciptakan lingkungan yang nyaman dan mendukung pertumbuhan ekonomi”

Wali Kota Palangka Raya Minta Polisi Tindak Tegas Balap Liar, Dinilai Ganggu Ketertiban dan Ibadah Ramadan

“Aksi balapan liar yang disertai penggunaan knalpot brong ini sangat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,”

Popular Articles