spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Menteri Mukhtarudin Pastikan Korban TPPO Asal Barito Selatan Segera Dipulangkan

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) mempercepat repatriasi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) asal Kabupaten Barito Selatan dengan menanggung seluruh proses pemulangan, pendampingan, hingga pengantaran ke rumah keluarga sebagai bagian dari penguatan pelindungan pekerja migran.

Jakarta | EnterKal – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) mempercepat proses pemulangan Supiat (21), warga Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan sindikat penipuan daring (online scam) di Kamboja. Pemerintah memastikan seluruh proses repatriasi, mulai dari kepulangan ke Indonesia hingga pengantaran ke rumah keluarga, difasilitasi sebagai bentuk kehadiran negara dalam melindungi warga negara di luar negeri.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, bahkan melakukan panggilan video secara langsung dengan korban di tempat penampungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh untuk memastikan kondisi kesehatan serta kesiapan dokumen administrasi sebelum proses pemulangan dilaksanakan.

Kasus TPPO dengan modus penawaran kerja nonprosedural masih menjadi ancaman bagi masyarakat Indonesia, terutama generasi muda yang tergiur janji pekerjaan bergaji tinggi di luar negeri. Repatriasi korban tidak hanya menjadi bentuk perlindungan negara terhadap warga negara, tetapi juga menjadi peringatan agar masyarakat menggunakan jalur resmi dalam bekerja ke luar negeri.

Terjebak Modus Kerja Ilegal di Kamboja

Berdasarkan informasi yang disampaikan KP2MI, Supiat awalnya menerima tawaran pekerjaan sebagai pekerja kebun di Malaysia dengan iming-iming penghasilan tinggi.

Namun dalam perjalanannya, korban justru diberangkatkan ke Kamboja dan dipaksa bekerja sebagai operator online scam. Selama berada di perusahaan ilegal tersebut, korban tidak menerima upah karena tidak mampu memenuhi target yang ditetapkan.

Korban akhirnya berhasil dievakuasi setelah aparat keamanan Kamboja melakukan operasi terhadap perusahaan tempatnya bekerja, kemudian mendapat perlindungan dari KBRI Phnom Penh.

Negara Tanggung Proses Pemulangan

Mukhtarudin menegaskan pemerintah akan memfasilitasi seluruh tahapan pemulangan korban, termasuk transit di Indonesia, pendampingan awal, hingga perjalanan menuju kampung halaman.

Setibanya di Tanah Air, Supiat akan mendapatkan layanan dari Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Banten sebelum diberangkatkan menuju Kalimantan Tengah.

Penerbangan domestik hingga proses pengantaran melalui jalur darat menuju rumah keluarga di Buntok juga menjadi tanggung jawab pemerintah.

“Nanti sampai daerah, ada orang kantor kita lagi yang akan mengantar sampai ke Buntok, sampai ke rumah,” ujar Mukhtarudin kepada korban.

Menteri juga mengimbau korban tetap menjaga kesehatan dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai pelajaran agar lebih waspada terhadap tawaran kerja luar negeri yang tidak melalui prosedur resmi.

Korban Sampaikan Terima Kasih

Melalui rekaman video dari tempat penampungan KBRI Phnom Penh, Supiat menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas bantuan yang diterimanya.

Ia mengaku bersyukur karena seluruh proses kepulangan difasilitasi setelah keluarganya mengalami kesulitan membiayai perjalanan pulang dari Kamboja.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KBRI Phnom Penh dan Bapak Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia yang telah membantu, mendampingi, dan memfasilitasi seluruh proses kepulangan saya ke tanah air,” ujar Supiat.

Imbauan Waspadai Modus Perekrutan Ilegal

KP2MI mengingatkan masyarakat agar selalu memverifikasi setiap tawaran kerja ke luar negeri melalui jalur resmi pemerintah untuk menghindari praktik TPPO maupun penipuan berkedok perekrutan tenaga kerja.

Pemerintah berharap penanganan kasus Supiat menjadi bukti bahwa negara hadir memberikan pelindungan kepada pekerja migran Indonesia, sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus perekrutan nonprosedural yang masih marak terjadi. (Fj-Red)

Kalteng Kembali Raih Opini WTP, Agustiar: Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025. Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa keberhasilan tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas pembangunan dan pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pemkab Seruyan dan Kaleka Perkuat Kolaborasi Pembangunan Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan menandatangani kesepakatan bersama dengan Kaleka Indonesia sebagai bentuk komitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Bupati Pulang Pisau: Koperasi Harus Jadi Pilar Ketahanan Pangan dan Kemandirian Daerah

“Kehadiran para tokoh penting dalam seminar ini mencerminkan komitmen bersama memperkuat koperasi sebagai instrumen strategis untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat”

Edy Pratowo Resmikan Kantor Golkar Barito Selatan, Dorong Jadi Rumah Aspirasi

Peresmian Kantor Sekretariat DPD Partai Golkar Barito Selatan menjadi bagian dari penguatan infrastruktur organisasi menjelang Musda XI sekaligus diharapkan meningkatkan pelayanan kepada kader dan masyarakat.

Kelurahan Kalampangan Gandeng Sekolah, Hidupkan Literasi Lewat Program Roda Baca

“Kami ingin menciptakan terobosan baru untuk meningkatkan literasi di wilayah Kelurahan Kalampangan. Melalui sinergi dengan sekolah-sekolah, Roda Baca diharapkan dapat menjangkau lebih banyak siswa dan membuka wawasan mereka melalui kebiasaan membaca”

Dispursip Palangka Raya Perluas Layanan Perpustakaan Keliling hingga Pinggiran Kota

Optimalisasi armada mobil pintar dilakukan untuk memperluas akses literasi dan menjangkau masyarakat di wilayah yang jauh dari pusat kota

Fairid Lepas Kontingen Palangka Raya ke FBIM 2026, Target Pertahankan Juara Umum

Wali Kota menyebut Festival Budaya Isen Mulang menjadi ruang strategis menjaga identitas budaya dan memperkuat kebanggaan daerah

Wali Kota Palangka Raya Dorong Tiga Solusi Percepat Penanganan Karhutla

Pemko Palangka Raya mendorong penyediaan sumber air, penguatan pemadaman udara, dan pos koordinasi untuk mempercepat pengendalian kebakaran di titik rawan.

Bamsoet: Pemerintahan Prabowo Tutup 2025 dengan Fondasi Kepemimpinan Kuat

“Tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo menjadi fase penting konsolidasi nasional. Pemerintah tidak bermain aman, tetapi berani memilih kebijakan strategis untuk jangka panjang"

Pemkot Palangka Raya Dukung Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

“Koperasi merupakan wadah yang sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui Koperasi Merah Putih, diharapkan muncul semangat baru bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi di tingkat lokal"

Popular Articles