spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Kisah Paskibraka HUT ke-81 RI: Haru, Doa, dan Kebanggaan di Istana Merdeka

Tiga Paskibraka dari Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua membagikan pengalaman saat menjalankan tugas di Istana Merdeka, dari kebanggaan hingga doa untuk keluarga dan daerah asal.

Jakarta | EnterKal – Di balik langkah tegap, gerakan serempak, dan berkibarnya Sang Merah Putih di halaman Istana Merdeka, terdapat cerita tentang haru, perjuangan, doa, dan kebanggaan para Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Bagi mereka yang bertugas pada HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026), menjalankan amanah negara bukan sekadar tugas dalam sebuah upacara. Momen tersebut menjadi pengalaman yang mereka anggap akan dikenang seumur hidup.

Maharazthu dan Impian Kelompok 8

Salah satu cerita datang dari Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana, Paskibraka asal Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dalam Upacara Penurunan Bendera Negara Sang Merah Putih, ia dipercaya menjalankan tugas sebagai pengerek bendera dalam Kelompok 8.

Bagi Maharazthu, penugasan tersebut menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus mengharukan.

“Perasaan saya tentu saja bahagia, bahagia terharu karena bisa sampai ke pasukan 8, yaitu pengerek bendera karena semua impian laki-laki yang Paskibraka pasti ingin jadi kelompok 8,” tuturnya.

Atanasius Jalani Seleksi dengan Keyakinan

Pengalaman serupa dirasakan Atanasius Meyllano Frans Yogar dari Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ia dipercaya menjadi Komandan Kelompok 8 pada prosesi penurunan Sang Merah Putih.

Atanasius mengaku tidak pernah menyangka dapat mencapai posisi tersebut. Sejak mengikuti proses seleksi, ia memilih menjalani setiap tahapan dengan keyakinan dan menyerahkan hasilnya kepada Tuhan.

“Ikut saja seleksi, mau sampai mana Tuhan kasih, pasti bersyukur dan menjalankan tugas yang baik,” ujarnya.

Dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam perjalanan Atanasius. Ia menyampaikan terima kasih kepada keluarga dan orang-orang terdekat yang terus memberikan dukungan selama menjalani proses sebagai Paskibraka nasional.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan doa dan belasungkawa untuk keluarga serta masyarakat di Nusa Tenggara Timur yang sedang menghadapi bencana gempa.

“Untuk Bapak Mama, saudara semua yang ada di NTT, yang sekarang terjadi bencana. Atanasius dari sini dan teman-teman turut berdoa dan mengucapkan turut berduka cita yang sebesar-besarnya karena terjadi gempa yang sangat besar di sana,” ucapnya dengan haru.

Neeltje Bawa Nama Papua

Cerita kebanggaan lainnya datang dari Neeltje Deliana Insjowi Werimon, Paskibraka asal Provinsi Papua yang dipercaya sebagai pembawa baki pada prosesi penurunan Bendera Negara Sang Merah Putih.

Bagi Neeltje, tugas tersebut terasa istimewa karena menjadi pengalaman pertamanya sebagai Paskibraka. Ia juga tidak menyangka dapat lolos hingga tingkat nasional.

“Tentunya saya bahagia sekali dan tidak expect sekali karena ini pertama kali saya mengikuti Paskibra, bisa lulus tingkat nasional, bisa menjadi pembawa baki dan bisa membawa nama baik Provinsi Papua,” kata Neeltje.

Pengalaman tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Neeltje untuk menjalankan tugas di tingkat nasional sambil membawa nama daerah asalnya.

Pembina dan Paskibraka Bangun Kedekatan

Keberhasilan para Paskibraka menjalankan tugas tidak terlepas dari peran para pembina dan komandan selama masa persiapan.

Kapten Pnb Bagus Setianto, Komandan Kompi pada Upacara Penurunan Bendera, mengatakan proses latihan berlangsung dari pagi hingga sore dan terkadang menjelang malam.

Menurutnya, masa latihan tidak hanya diisi dengan disiplin dan keseriusan. Kedekatan antara pembina dan peserta juga dibangun agar proses persiapan berjalan dengan baik.

“Selama latihan, tentunya banyak cerita. Kami latihan mulai dari pagi sampai sore, menjelang malam hari terkadang. Di situ banyak cerita yang kita laksanakan, selain tentunya kita juga harus dengan serius, tapi banyak canda tawa terhadap adik-adik. Kita juga harus mendekatkan diri tentunya kepada adik-adik biar pelaksanaan dapat berjalan dengan aman lancar,” kata Kapten Bagus.

Bukan Sekadar Prosesi

Setelah seluruh rangkaian tugas ditunaikan, pengalaman para Paskibraka dan pembina meninggalkan cerita yang lebih luas daripada sekadar berhasil menjalankan sebuah prosesi.

Ada kebanggaan karena dipercaya mengibarkan dan menurunkan simbol negara, doa untuk keluarga dan daerah asal, serta pengalaman selama latihan yang menjadi bagian dari perjalanan mereka.

Bagi para Paskibraka tersebut, pengalaman di Istana Merdeka pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi bekal untuk melangkah ke tahap kehidupan berikutnya. (Sum-Red)

Fairid Lepas 192 Jemaah Haji Kloter 5 Palangka Raya ke Tanah Suci

Pemerintah Kota Palangka Raya memastikan dukungan penuh terhadap proses keberangkatan jemaah haji tahun 2026

Guterres Desak Aksi Iklim Global, Soroti Kerusakan Bumi Kian Parah

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, menyerukan percepatan aksi global dalam menghadapi krisis iklim pada peringatan Hari Bumi Internasional 2026, Selasa (22/4/2026).

Bimtek WUB IKM Kota Palangka Raya

Bimtek WUB IKM Kota Palangka Raya

Fairid Hadiri Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih, Kalteng Ditarget 966 Unit

Program Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih disebut menjadi langkah strategis memperkuat ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan masyarakat di daerah

Gerebek Si Tajam Jadi Upaya Kolaboratif Tekan Risiko Stunting di Palangka Raya

Pemerintah Kota Palangka Raya terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui pendekatan berbasis masyarakat. Salah satunya dilakukan lewat kegiatan Gerakan Berkunjung Silaturahmi Satu Jam Cegah dan Atasi Stunting (Gerebek Si Tajam) di Posyandu Teratai, Kelurahan Tumbang Tahai, Kecamatan Bukit Batu, Jumat (8/5/2026).

Wabup Seruyan Dukung Pembangunan Mushola Al Ikhlas di Kantor Kemenag

Wakil Bupati Seruyan, Supian, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap pembangunan sarana ibadah.

Bupati Kutim Rotasi Empat Kepala OPD, Dorong Inovasi dan Reformasi Birokrasi

Rotasi pejabat dilakukan untuk memperkuat efektivitas organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kutai Timur

Bapenda Palangka Raya Klarifikasi Isu Penagihan Pajak Kafe TKB Pascakebakaran

Bapenda Kota Palangka Raya menegaskan petugas hanya melakukan verifikasi data untuk memperbarui status wajib pajak Kafe Toko Kopi Bumi pascakebakaran, bukan melakukan penagihan pajak sebagaimana isu yang beredar di media sosial.

Pemkab Seruyan Sambut Kepulangan Jamaah Haji Tahun 2025

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Seruyan, saya menyampaikan selamat kembali ke tanah air kepada para jamaah haji. Semoga ibadah yang telah ditunaikan menjadi haji yang mabrur serta memberi inspirasi di tengah masyarakat”

Starlink Hentikan Sementara Pendaftaran Pelanggan Baru di Indonesia, Kapasitas Dinilai Sudah Penuh

“Layanan Starlink saat ini tidak tersedia bagi pelanggan baru di wilayah Anda karena kapasitas telah habis terjual di seluruh Indonesia"

Popular Articles