spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Fairid Janji Tindaklanjuti Rekomendasi BPK soal Pajak dan Retribusi Daerah

Palangka Raya | EnterKal — Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait hasil pemeriksaan pengelolaan pajak dan retribusi daerah. Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin usai penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja dan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) Semester II Tahun 2025 di Kantor BPK Provinsi Kalimantan Tengah, Jalan Yos Sudarso, Palangka Raya, Rabu (7/1/2026).

Fairid menyebut, hasil pemeriksaan BPK terhadap Pemko Palangka Raya menemukan 11 temuan beserta rekomendasinya, yang sebagian besar berkaitan dengan kekurangan bayar dari sejumlah objek pajak. Ia mengakui, persoalan tersebut menunjukkan masih adanya celah dalam pengelolaan pendapatan daerah.

“Memang ada kekurangan bayar dari objek pajak. Sebenarnya Pemko sudah mulai melakukan pembenahan sambil berjalan,” kata Fairid.

Pemeriksaan yang dilakukan BPK merupakan audit penilaian kinerja atas pengelolaan pajak dan retribusi daerah, yang dinilai krusial dalam upaya memperkuat kemandirian fiskal pemerintah daerah. Temuan ini sekaligus menegaskan bahwa kapasitas fiskal daerah masih sangat bergantung pada optimalisasi PAD.

“Dalam waktu 60 hari, kami akan melengkapi seluruh tindak lanjutnya. Khusus Kota Palangka Raya, audit ini fokus pada kinerja pajak dan retribusi daerah,” ujar Fairid.

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan juga mengungkap masih adanya potensi pajak yang belum tergarap optimal, serta indikasi kebocoran yang membutuhkan perbaikan serius dari sisi tata kelola dan pengawasan.

“Isunya adalah kemandirian fiskal daerah. Ada potensi-potensi pajak yang mungkin masih terjadi kebocoran. Itu yang langsung akan kami lakukan perbaikannya,” lanjutnya.

Sejumlah jenis pajak menjadi sorotan utama dalam pemeriksaan tersebut, antara lain pajak reklame, Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), serta pemanfaatan aset daerah melalui skema kerja sama dan peminjaman aset.

“Masih ada ketidaksesuaian pada pajak reklame, kemudian PBJT, termasuk kerja sama dan peminjaman aset daerah yang berpotensi kurang bayar,” terang Fairid.

Ia menegaskan, temuan BPK harus dibaca sebagai peringatan dini untuk memperkuat pengelolaan pendapatan asli daerah (PAD), terutama di tengah tuntutan peningkatan kemandirian fiskal dan keterbatasan ruang fiskal pemerintah daerah.

“Pemko Palangka Raya harus benar-benar menggali potensi PAD dan mengoptimalkan aset daerah sebagai langkah memperkuat kemandirian fiskal,” tutup Fairid. (Red)

Wawali Palangka Raya Tegaskan WFH ASN Tidak Berlaku Menyeluruh

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan bahwa kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah kota tidak diberlakukan secara menyeluruh.

Pemko Palangka Raya Jalin Kerja Sama dengan Nganjuk untuk Jaga Pasokan Bawang Merah

“Selama tahun 2025 ini, bawang merah beberapa kali menjadi penyumbang inflasi di Palangka Raya. Hal ini karena secara geografis, daerah kita belum memungkinkan untuk membudidayakan bawang merah secara optimal”

Distanketpang Kota Palangka Raya Sosialisasikan Keamanan Pangan Segar kepada Masyarakat

Pemerintah Kota Palangka Raya meningkatkan edukasi keamanan pangan guna memastikan masyarakat mengonsumsi pangan yang aman, bermutu, dan layak sehingga mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang sehat.

Rapimnas Golkar Dorong Pembentukan Koalisi Permanen

“Stabilitas politik merupakan prasyarat utama bagi pembangunan berkelanjutan”

Palangka Raya–Nganjuk Jalin Kerja Sama Kembangkan Potensi Pertanian, Fokus Budidaya Bawang Merah

“Kami melihat potensi yang besar dalam budidaya bawang merah, dan Nganjuk memiliki pengalaman serta keahlian yang mumpuni di bidang ini. Oleh karena itu, kami menjalin kerja sama dengan Pemkab Nganjuk untuk belajar dan mengembangkan budidaya bawang merah di Kota Palangka Raya”

Permintaan Emas Diproyeksi Meningkat Jelang Idulfitri, THR Dorong Minat Investasi Rumah Tangga

Permintaan emas di Indonesia diproyeksikan meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri, seiring bertambahnya likuiditas masyarakat akibat pencairan Tunjangan Hari Raya (THR).

Menteri P2MI: Pekerja Migran adalah Pejuang Ekonomi Keluarga

“Saya melihat pekerja migran bukan sebagai pahlawan devisa, tetapi sebagai pejuang ekonomi keluarga. Karena itu, diksi yang selalu saya gunakan adalah pekerja migran merupakan pejuang-pejuang ekonomi keluarga”

Kebakaran Hebat di Kuala Pembuang II, Bupati Seruyan Salurkan Bantuan untuk Korban

“Berdasarkan laporan dari Dinas Sosial dan BPBD, bantuan logistik telah kami salurkan untuk meringankan beban para korban. Ini merupakan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah”

Pigai Sebut Penolak MBG dan Koperasi Merah Putih “Menentang HAM”, Pernyataan Picu Perdebatan

Pernyataan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menjadi sorotan setelah menyebut pihak yang menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih sebagai “orang yang menentang HAM”. Ucapan itu memicu perdebatan di ruang publik, terutama terkait batas antara kritik kebijakan dan pelanggaran hak asasi manusia.

Bereng Bengkel Wakili Kalteng di Lomba Desa Pangan Aman Nasional 2026

Kelurahan Bereng Bengkel mengandalkan inovasi pengawasan pangan berbasis masyarakat dan integrasi program kesehatan serta ketahanan pangan

Popular Articles