spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Pemprov Kalteng Arahkan Perubahan APBD 2026 untuk Kebutuhan Dasar Warga

Perubahan APBD Kalteng 2026 diarahkan pada pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pengentasan kemiskinan, pangan, dan pemberdayaan ekonomi, sementara efisiensi anggaran difokuskan pada belanja nonprioritas.

PALANGKA RAYA | EnterKal – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengarahkan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 untuk memperkuat pelayanan dasar, menjaga daya beli, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Arah kebijakan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo saat menyampaikan jawaban pemerintah provinsi atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Kalimantan Tengah terhadap Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD 2026 dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan I Tahun 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Jumat (11/9/2026).

Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kalteng terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 sebelumnya disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026, Kamis (10/9/2026).

Dalam arah kebijakan anggaran, Pemprov Kalteng memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar, terutama pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan UMKM, pertanian, dan ketahanan pangan.

“Setiap anggaran yang dibelanjakan harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” demikian ditegaskan Pemerintah Provinsi dalam jawaban atas pandangan Fraksi Partai Gerindra.

Infrastruktur dan Layanan Dasar Jadi Prioritas

Di bidang infrastruktur, pembangunan dan pemeliharaan jalan diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Pada sisa Tahun Anggaran 2026, perhatian diberikan pada koridor logistik utama dan jalan penghubung sentra produksi perdesaan.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat menekan biaya ekonomi, memperlancar akses masyarakat, dan mendukung distribusi hasil produksi dari wilayah perdesaan ke pasar.

Di sektor kesehatan, Pemprov Kalteng mendorong pemerataan tenaga kesehatan, sarana dan prasarana, obat-obatan, serta penguatan sistem rujukan.

Penguatan Puskesmas dan Puskesmas Pembantu, pelayanan kesehatan bergerak, serta pemanfaatan telemedisin menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.

Pendidikan Didorong Lebih Terjangkau

Di bidang pendidikan, Program Huma Betang Sejahtera (KHBS) diarahkan untuk memperluas akses pendidikan melalui bantuan biaya sekolah dan bantuan biaya kuliah bagi masyarakat sesuai kriteria penerima manfaat.

Kebijakan tersebut ditujukan untuk mengurangi hambatan ekonomi dan mencegah anak putus sekolah.

Pemprov Kalteng juga mendorong penguatan pendidikan vokasi, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta optimalisasi teknologi pembelajaran agar pendidikan semakin sesuai dengan kebutuhan pembangunan dan dunia kerja.

UMKM dan Sektor Produktif Didorong Ciptakan Nilai Tambah

Untuk memperkuat ekonomi masyarakat, pemerintah daerah mendorong pengembangan UMKM, pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Pengolahan bahan mentah menjadi produk bernilai tambah, perluasan pemasaran digital, peningkatan kualitas produk, serta kemitraan dengan industri besar diharapkan membuka peluang usaha dan lapangan kerja.

“Nilai tambah ekonomi diharapkan dapat lebih banyak dirasakan oleh masyarakat,” demikian disampaikan dalam jawaban Pemerintah Provinsi atas pandangan Fraksi Partai Gerindra.

Karhutla dan Daya Beli Jadi Perhatian

Dalam menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Pemprov Kalteng memperkuat langkah perlindungan masyarakat.

Upaya tersebut mencakup stabilisasi harga dan ketersediaan kebutuhan pokok, penguatan pencegahan karhutla, perlindungan sosial, serta pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat terdampak.

Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), pemerintah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga daya beli.

Pemantauan harga bahan pokok dilakukan secara harian untuk mendeteksi potensi kenaikan harga dan gangguan distribusi, disertai pengawasan pasar bersama TPID dan Satgas Pangan.

Jaring pengaman sosial juga diperkuat melalui percepatan bantuan tunai dan bantuan pangan dalam Program KHBS bagi keluarga terdampak.

Pemerintah mendorong pertanian tanpa bakar, diversifikasi mata pencaharian, penguatan UMKM, akses permodalan, serta program padat karya bagi masyarakat lokal.

Efisiensi Diarahkan ke Belanja Nonprioritas

Pemprov Kalteng menegaskan efisiensi anggaran dilakukan pada kegiatan nonprioritas dan tidak diarahkan untuk mengurangi pelayanan dasar maupun program prioritas masyarakat.

Penyesuaian anggaran justru ditujukan agar belanja daerah lebih fokus pada kebutuhan yang paling dekat dengan masyarakat.

Seluruh program dan kegiatan akan terus dievaluasi berdasarkan hasil dan dampaknya, bukan semata-mata dari besarnya serapan anggaran.

Dengan arah tersebut, Perubahan APBD 2026 diharapkan dapat memperkuat kualitas pelayanan publik, menjaga kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pembangunan Kalimantan Tengah yang lebih merata dan berkeadilan.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Arton S. Dohong. Hadir para Wakil Ketua dan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, tenaga ahli DPRD, kepala OPD, instansi vertikal, perguruan tinggi, serta pimpinan perbankan/BUMD. (Red)

Fairid Naparin Temui Menteri Kehutanan, Usulkan Perluasan APL untuk Dorong Pembangunan Palangka Raya

“Pertemuan ini merupakan upaya Pemkot Palangka Raya dalam mengatasi masalah lahan untuk program-program pembangunan”

Outstanding Kredit Balikpapan Tembus Rp31,45 Triliun, Investasi Jadi Penggerak Utama

“Fenomena ini menggambarkan strategi defensif yang dipilih dunia usaha. Mereka tetap berkomitmen pada investasi jangka panjang namun menahan diri dalam perluasan operasional harian”

Wali Kota Palangka Raya Kukuhkan Pengurus FPRB 2025–2030 dan Buka Workshop Penanggulangan Karhutla

“FPRB Kota Palangka Raya dibentuk untuk membantu kepala daerah dalam mengupayakan pengurangan risiko bencana secara sistematis dan terkoordinasi”

Diskominfo Palangka Raya Gelar Monev PPID 2025, Dorong Penguatan Keterbukaan Informasi Publik

“Keberadaan PPID bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan bagian penting dari penyelenggaraan pemerintahan yang transparan dan akuntabel”

Hasil Kejurnas Gateball 2026, Kalsel Raih Lima Medali dan Peringkat Kelima

Kontingen Kalimantan Selatan meraih satu emas dan empat perunggu di Kejurnas Gateball 2026 di Cibubur. Hasil ini menjadi bahan evaluasi pembinaan sekaligus bekal menghadapi Babak Kualifikasi PON 2027.

Karhutla Palangka Raya, Raja Juli Antoni Dorong Tambahan Water Bombing

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau karhutla di Petuk Katimpun dan membuka opsi penambahan water bombing jika pasokan air di lapangan masih kurang.

Dua Paslon Jalani Tes Kesehatan, Suhu Politik PSU Barito Utara Meningkat

“Akar massa kedua belah pihak sudah terbentuk. Tinggal bagaimana mereka menjaga soliditas dan memperluas pengaruh"

Diskominfo Perkuat Peran KIM Tangkal Hoaks dan Sebarluaskan Informasi Publik

Gathering Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) menjadi langkah Pemerintah Kota Palangka Raya memperkuat literasi digital, memperluas partisipasi masyarakat, serta meningkatkan kualitas penyebaran informasi publik yang akurat dan bertanggung jawab.

Fairid Naparin Didukung 6 Ormas, Peluang Pimpin Golkar Kalteng Makin Kuat

Sebanyak enam organisasi kemasyarakatan (ormas) yang memiliki keterkaitan langsung dengan Partai Golkar telah secara resmi menyatakan dukungan kepada Fairid. Tiga di antaranya merupakan ormas pendiri Partai Golkar, yakni Depidar XV SOKSI Kalteng, DPD Ormas MKGR Kalteng, dan PDK Kosgoro 1957 Kalteng. Sementara tiga lainnya merupakan ormas yang didirikan oleh Golkar, yaitu DPD Himpunan Wanita Karya (HWK) Kalteng, DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kalteng, serta DPD Pengajian Al-Hidayah Kalteng.

Pemko Palangka Raya dan Ratusan Ojol Gelar Salat Istisqa di Tengah Karhutla

Ibadah bersama di Masjid Agung Kubah Kecubung menjadi ikhtiar spiritual di tengah kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap yang melanda Palangka Raya dan wilayah Kalimantan Tengah.

Popular Articles