spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Pemprov dan DPRD Kalteng Bahas Agenda Legislasi hingga Penanganan Karhutla

Pembukaan Masa Persidangan I menjadi momentum Pemprov dan DPRD Kalteng memperkuat koordinasi, dengan fokus pada penanganan karhutla dan percepatan proyek pemerintah yang realisasinya hingga Agustus baru 38 persen.

PALANGKA RAYA | EnterKal – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama DPRD Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat koordinasi menghadapi dua agenda penting daerah, yakni penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta percepatan pelaksanaan proyek pemerintah yang hingga Agustus 2026 baru mencapai 38 persen.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Paripurna Ke-9 (Penutupan) Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 sekaligus Rapat Paripurna Ke-1 (Pembukaan) Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (1/9/2026).

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo yang menghadiri rapat tersebut menyampaikan pidato Gubernur. Ia mengatakan, selama Masa Persidangan III, Pemprov Kalteng bersama DPRD telah membahas sejumlah rancangan peraturan daerah (Raperda) strategis yang berkaitan langsung dengan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Sejumlah Raperda yang dibahas antara lain tentang Penyelenggaraan Perpustakaan, Penyelenggaraan Kearsipan, Penyelenggaraan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Agenda Legislasi Berlanjut pada Masa Persidangan I

Memasuki Masa Persidangan I, pembahasan Raperda tentang Perpustakaan, Kearsipan, serta Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu akan dilanjutkan hingga tahap penyelesaian.

Pemprov Kalteng juga akan mengajukan Raperda tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah untuk dibahas bersama DPRD.

Agenda persidangan turut mencakup Raperda Kumulatif Terbuka, yakni Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dan Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2027.

“Diharapkan seluruh agenda pembahasan dapat berjalan efektif dan konstruktif dengan mengedepankan kepentingan masyarakat serta kebutuhan pembangunan Kalimantan Tengah,” kata Edy.

Menurut Edy, sinergi pemerintah daerah dan DPRD perlu terus diperkuat agar setiap kebijakan yang dihasilkan memberikan kepastian, memperbaiki tata kelola pemerintahan, mempercepat pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

DPRD Soroti Dampak Karhutla

Di tengah agenda legislasi dan penganggaran, DPRD Kalteng memberikan perhatian serius terhadap karhutla yang kembali terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.

Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Arton S. Dohong menyampaikan sejumlah capaian DPRD bersama Pemprov Kalteng selama Masa Persidangan III. Di antaranya persetujuan bersama terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Nota Kesepakatan Bersama terhadap Rancangan KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2027, serta pembahasan Rancangan Perubahan KUPA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2026.

DPRD juga melanjutkan pembahasan sejumlah Raperda inisiatif, termasuk mengenai Penyelesaian Sengketa dan Konflik Pertanahan serta Raperda Penyelenggaraan Perpustakaan dan Kearsipan.

Namun, Arton menilai karhutla tidak dapat dipandang hanya sebagai persoalan lingkungan. Dampaknya juga menyentuh keselamatan, kesehatan, aktivitas pendidikan, dan perekonomian masyarakat.

“Karhutla adalah bencana yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Karena itu, penanganannya harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

DPRD mendorong Pemerintah Provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta unsur Forkopimda memaksimalkan penanggulangan karhutla. Penguatan pemadaman di darat, dukungan water bombing, perlindungan masyarakat, hingga penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan dinilai perlu dilakukan secara terpadu.

DPRD juga menyatakan siap mendukung langkah pemerintah daerah, termasuk apabila diperlukan realokasi atau refocusing anggaran untuk memperkuat penanganan keadaan darurat karhutla.

Realisasi Proyek Baru 38 Persen

Selain karhutla, DPRD meminta pemerintah daerah mempercepat pelaksanaan pekerjaan proyek pemerintah. Hingga Agustus 2026, realisasi keuangan disebut baru mencapai 38 persen.

Percepatan pelaksanaan kegiatan dan pelelangan proyek dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menyerap tenaga kerja, mengurangi pengangguran, serta memperkuat daya beli masyarakat.

Dengan dibukanya Masa Persidangan I, pembahasan kebijakan daerah akan kembali diarahkan pada agenda legislasi, penganggaran, serta persoalan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Pemprov Kalteng dan DPRD menegaskan komitmen untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menjawab tantangan pembangunan, termasuk memastikan perlindungan masyarakat dari ancaman karhutla dan mempercepat pembangunan daerah. (Red)

Kemiskinan Turun, Pemkot Fokus Tingkatkan Pendidikan dan Ketenagakerjaan

“Alhamdulillah, dengan kondisi ini kita melihat kerja tim pengendalian kemiskinan berjalan cukup baik. Penurunan ini salah satunya berkat inovasi dan intervensi melalui berbagai program”

Pemko Palangka Raya Salurkan Bantuan Sosial dalam Program 100 Hari Kerja

“Melalui program 100 hari kerja ini, kami ingin memastikan bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, serta mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan mereka”

Wali Kota Palangka Raya Lantik William sebagai Damang Adat Pahandut 2025–2031

“Pelantikan ini adalah kelanjutan dari proses panjang kedamangan yang dimulai sejak November tahun lalu. Ini bukan hanya tentang jabatan, tapi tentang tanggung jawab budaya dan sosial”

Pemko Palangka Raya Percepat Digitalisasi Transaksi Daerah, Wali Kota Dorong Optimalisasi KKPD

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya dalam mempercepat penerapan digitalisasi transaksi di lingkungan pemerintahan daerah.

Survei Litbang Kompas: Kepuasan Publik atas Program Pendidikan Huma Betang Capai 97,8 Persen

Transformasi sektor pendidikan di Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo mencatat respons publik yang sangat tinggi. Hasil Survei Teropong Daerah yang dilakukan Litbang Kompas menunjukkan tingkat kepuasan terhadap Program Pendidikan Huma Betang mencapai 97,8 persen.

P2MI dan Imipas Sepakat Perkuat Sinergi Perlindungan Pekerja Migran

“Kami dari jajaran Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia bersyukur bisa berkunjung ke Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam rangka memperkuat kerja sama dan sinergitas kita dalam pelayanan kepada pekerja migran”

AMPI Kalteng Desak Polda Kalteng dan Polres Katingan Usut Tuntas Dugaan Jaringan Narkoba

DPD AMPI Kalimantan Tengah mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan jaringan peredaran narkotika di Kabupaten Katingan serta memastikan proses penanganan perkara dilakukan secara terbuka, profesional, dan akuntabel.

Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari Digelar Khidmat di Kapuas

Peringatan Haul Ganal ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari berlangsung khidmat di Masjid Agung Al Mukarram, Sabtu (11/4/2026) malam, dengan dihadiri ratusan jamaah dari berbagai wilayah.

Gubernur Ria Norsan Apresiasi Inovasi Siswa SMKN 1 Sintang Rakitan Mobil Listrik

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memberikan apresiasi atas inovasi siswa SMKN 1 Sintang yang berhasil merakit mobil listrik secara mandiri. Apresiasi tersebut disampaikan usai dirinya menjajal langsung kendaraan ramah lingkungan itu saat kunjungan ke sekolah tersebut, Senin (23/2/2026).

Fairid Tinjau Ruas Jalan, Percepat Perbaikan Infrastruktur Prioritas

Pemerintah Kota Palangka Raya mempercepat pemetaan kondisi infrastruktur jalan melalui peninjauan lapangan sebagai dasar penetapan prioritas perbaikan yang lebih efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Popular Articles