spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Fairid Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menghasilkan data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan dan pemberdayaan ekonomi di masa depan.

Palangka Raya | EnterKal – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik.

Dukungan tersebut diwujudkan dengan menerima kehadiran petugas sensus di lingkungan tempat tinggal maupun lokasi usaha serta memberikan informasi yang benar dan lengkap sesuai kondisi sebenarnya.

Menurut Fairid, keterbukaan masyarakat menjadi kunci keberhasilan sensus yang hanya dilaksanakan satu kali dalam sepuluh tahun tersebut.

Jamin Kerahasiaan Data Masyarakat

Fairid menegaskan masyarakat, khususnya pelaku usaha, tidak perlu ragu menerima petugas sensus yang melakukan pendataan di lapangan.

Ia memastikan seluruh data yang diberikan masyarakat bersifat rahasia dan dilindungi oleh ketentuan perundang-undangan.

Proses pendataan dilakukan semata-mata untuk kepentingan statistik nasional dan tidak berkaitan dengan penegakan hukum maupun penarikan pajak.

“Melalui sensus ini, pemerintah dapat memotret secara utuh kondisi riil perekonomian masyarakat saat ini. Oleh karena itu, partisipasi aktif warga sangat dibutuhkan agar tidak ada satu pun sektor usaha baik skala mikro, kecil, maupun besar yang terlewat dari pendataan,” katanya, Jumat (5/6/2026).

Data Jadi Dasar Kebijakan Ekonomi

Fairid menjelaskan hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi salah satu dasar penting dalam penyusunan berbagai kebijakan ekonomi nasional maupun daerah.

Data yang terkumpul nantinya digunakan untuk memetakan kondisi usaha, perkembangan sektor ekonomi, potensi investasi, hingga kebutuhan pemberdayaan pelaku usaha.

Karena itu, akurasi data menjadi aspek yang sangat menentukan kualitas kebijakan yang akan dirumuskan pemerintah.

Menurutnya, data yang tidak lengkap atau tidak sesuai kondisi lapangan berpotensi menyebabkan program pembangunan dan bantuan ekonomi tidak tepat sasaran.

Sebaliknya, data yang akurat akan membantu pemerintah menyusun kebijakan yang lebih efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Libatkan Aparatur hingga Tingkat RT

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan sensus, Fairid meminta seluruh aparatur wilayah mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RT dan RW turut aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Keterlibatan aparatur lingkungan dinilai penting untuk memberikan pemahaman kepada warga sekaligus menciptakan rasa aman saat petugas BPS melakukan pendataan.

Selain itu, dukungan dari aparat wilayah diharapkan dapat meminimalkan kendala di lapangan dan memastikan seluruh pelaku usaha dapat terdata secara optimal.

Dukung Perencanaan Pembangunan

Fairid berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum Sensus Ekonomi 2026 sebagai bentuk kontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional.

Melalui data yang akurat, pemerintah dapat merancang program pembangunan ekonomi, pemberdayaan UMKM, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan sektor usaha secara lebih terarah.

Ia menegaskan keberhasilan sensus bukan hanya menjadi tanggung jawab BPS, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar menghasilkan potret ekonomi yang lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan. (Red)

DPMPTSP Tingkatkan Kualitas Layanan Perizinan di Palangka Raya

“Tentu GTSK tidak hanya menjadi urusan dari JPM GTSK sendiri, tapi juga merupakan kerja kolaboratif seluruh perangkat daerah yang memiliki kewajiban teknis dalam proses perizinan"

AMPI Kalteng Desak Polda Kalteng dan Polres Katingan Usut Tuntas Dugaan Jaringan Narkoba

DPD AMPI Kalimantan Tengah mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan jaringan peredaran narkotika di Kabupaten Katingan serta memastikan proses penanganan perkara dilakukan secara terbuka, profesional, dan akuntabel.

Achmad Diran Kembali Pimpin PAN Kalteng Periode 2024–2029, Tomy Irawan Jabat Ketua Harian

“Dalam kepengurusan, ada perubahan dikit. 90 persen kepengurusan yang lama”

MTQ VIII KORPRI Kalimantan Tengah 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 491 Peserta

MTQ VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual aparatur sipil negara untuk memperkuat integritas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan publik yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

Gubernur Kalteng Resmikan “Huma Betang Night”: Perpaduan Budaya, Ekonomi Kreatif, dan Ruang Publik Inklusif

“Ini bukan hanya tentang hiburan, tapi juga ruang ekspresi, ruang ekonomi, dan ruang budaya. Kita ingin Bundaran Besar menjadi jantung aktivitas masyarakat, terutama di akhir pekan"

Menteri Mukhtarudin: Pancasila Harus Jadi Inspirasi Perlindungan Pekerja Migran

“Selamat Hari Kesaktian Pancasila. Harapan kita agar Pancasila terus menjadi pelindung rakyat di setiap masa, dan mari kita jadikan Pancasila sebagai inspirasi untuk berbuat baik di manapun kita berada”

Lamandau Catat Capaian Positif Pembangunan, Kemiskinan Turun Jadi 3,33 Persen

“Capaian ini memang membanggakan, terutama rendahnya angka kemiskinan dan ketimpangan. Namun kita tidak boleh berpuas diri. Masih ada PR besar dalam meningkatkan produktivitas pangan, memperkuat daya saing ekonomi daerah, dan menjaga stabilitas harga agar tidak terlalu fluktuatif"

Fairid Tetapkan Tiga Pilar Reformasi Birokrasi Palangka Raya

Pemerintah Kota Palangka Raya menyiapkan strategi penguatan tata kelola pemerintahan melalui tiga pilar utama yang mencakup pencegahan korupsi, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan pembangunan budaya kerja berintegritas.

Palangka Raya Perkuat Budaya Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan inovasi tidak sekadar mengejar penghargaan, tetapi menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, efektivitas pemerintahan, dan kesejahteraan masyarakat.

Dari Barisan Depan Jadi Penonton, Ironi Cerita Para Tim Sukses

Politik memang panggung sandiwara penuh ironi. Ada tim sukses yang sudah ikut berjuang dari nol, yang menyemai harapan di tanah tandus, mulai dari saat jagoannya masih sekadar mimpi, hingga kampanye yang penuh keringat dan pengorbanan.

Popular Articles